Mengejutkan, 4 Hal Sederhana Ini Dapat Kurangi Resiko Gigi Berlubang
Advertorial - wolipop
Jumat, 09 Okt 2015 00:00 WIB
Jakarta
-
Gigi berlubang adalah masalah kesehatan yang paling umum diderita oleh orang Indonesia. Berdasarkan hasil riset kesehatan masyarakat hampir 70% penduduk Indonesia memiliki masalah gigi ini. Usia penderitanya pun beragam, mulai dari anak-anak di bawah 12 tahun hingga orang dewasa berusia paruh baya.
Gigi berlubang memang dipandang sebagai masalah kesehatan gigi yang cukup sepele. Tapi efeknya rupanya lumayan besar. Rasa sakit yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas harian. Biaya mengobatinya pun tidak sedikit, apalagi jika sudah parah. Sebenarnya mencegah gigi berlubang tidak sulit dan dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana. Karena begitu sederhananya, Anda tidak akan menyangka.
Sebuah penelitian ilmiah menyebutkan bahwa ada beberapa bahan makanan tertentu yang dapat membantu menjaga kesehatan gigi. Beberapa di antaranya adalah kismis dan keju. Memang benar jika kismis sering dianggap sebagai salah satu biang kerok penyebab gigi berlubang karena kandungan gulanya. Gula akan difermentasi oleh bakteri buruk dalam mulut menjadi zat asam yang dapat melubangi email gigi.
Tapi ternyata kismis dapat membantu mencegah gigi berlubang asalkan dikonsumsi secukupnya, tidak berlebihan dan tidak dikonsumsi sebagai camilan. Kismis memiliki kandungan polifenol dan flavonoid yang secara aktif dapat mengurangi bakteri buruk dalam mulut penyebab gigi berlubang.
Sementara keju, memiliki kandungan senyawa protein bernama kasein yang dapat membantu memperkuat email gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah mengkonsumsi keju, kandungan kalsium di dalam mulut meningkat. Gigi terbuat sebagian besar oleh kalsium sehingga kandungan kalsium yang meningkat pada air liur akan membantu remineralisasi email gigi.
Satu lagi kebiasaan sederhana yang dapat membantu mengurangi resiko gigi berlubang adalah, membersihkan gigi dua kali sehari. Kebiasaan yang satu ini memang sudah tidak mengherankan lagi jika dikatakan dapat membantu menjaga kesehatan gigi. Tapi tidak juga sedikit orang yang mengabaikannya. Padahal cara melakukannya mudah.
“Gigi berlubang selain disebabkan oleh pola konsumsi yang kurang baik, gigi yang memang rapuh, kebanyakan disebabkan oleh masalah higienitas. Kebiasaan pembersihan gigi dan mulut dapat menurunkan jumlah bakteri buruk di mulut. Rutinitas idealnya adalah dua kali sehari, minimal. Tapi jika merasa butuh untuk menambah porsi sikat gigi, boleh saja,” ujar Dr. Mochamad Fahlevi Rizal, drg., SpKGA(K). Praktisi kesehatan gigi yang juga menekuni perawatan kesehatan gigi anak.
Sikat gigi sebaiknya dilakukan minimal setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Lakukan kurang lebih selama dua menit. Jika Anda sudah menerapkan kebiasaan sederhana ini, selamat! Setidaknya resiko gigi Anda akan berlubang lebih kecil.
Untuk melengkapi rutinitas kebersihan gigi penggunaan mouthwash berantiseptik juga memiliki banyak dampak positif untuk dan mulut. Dr. Mochamad Fahlevi Rizal, drg., SpKGA(K) menjelaskan bahwa dikarenakan gigi berlubang sangat erat kaitannya dengan bakteri dalam mulut, penggunaan mouthwash berantiseptik yang dapat menurunkan jumlah bakteri buruk seringkali dijadikan salah satu solusi. Tetapi tetap penggunaan harus disesuaikan dengan kebutuhan.
“Ada baiknya disertai juga dengan rajin konsultasi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali agar kondisi gigi dan mulut lebih terkontrol. Dengan demikian dokter dapat memberi anjuran penanganan apa yang dibutuhkan,” ujarnya.
Jika ingin menggunakan mouthwash berantiseptik sebagai perawatan harian, salah satu mouthwash yang dapat menjadi pilihan adalah LISTERINE®. Mouthwash ini memiliki kandungan antiseptik alami berupa empat minyak atsiri yaitu thymol, eucalyptol, menthol dan methyl salicilate yang efektif mengurangi bakteri, jamur dan virus. Selain itu, memberikan nafas segar.
Berkumur dengan 20 ml cairan LISTERINE® selama 30 detik akan menghindarkan gigi dari masalah-masalah seperti berlubang, karang gigi, infeksi gusi dan bau mulut. Kandungan fluoride memperkuat gigi karena melapisi email gigi. Kandungan zinc akan menghambat pertumbuhan plak. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati, coba terapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini.
Tentang dokter:

Dr. Mochamad Fahlevi Rizal, drg., SpKGA(K). Praktisi kesehatan gigi yang menekuni perawatan kesehatan gigi anak. Mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar dan staf akademik di Departemen Pediatric Dentistry, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Selain itu juga membantu pelayanan kesehatan gigi sebagai tenaga medis di Meilia Hospital – Cibubur, RS. Islam Jakarta – Cempaka Putih dan Klinik Gedong.
(adv/adv)
Gigi berlubang memang dipandang sebagai masalah kesehatan gigi yang cukup sepele. Tapi efeknya rupanya lumayan besar. Rasa sakit yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas harian. Biaya mengobatinya pun tidak sedikit, apalagi jika sudah parah. Sebenarnya mencegah gigi berlubang tidak sulit dan dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana. Karena begitu sederhananya, Anda tidak akan menyangka.
Sebuah penelitian ilmiah menyebutkan bahwa ada beberapa bahan makanan tertentu yang dapat membantu menjaga kesehatan gigi. Beberapa di antaranya adalah kismis dan keju. Memang benar jika kismis sering dianggap sebagai salah satu biang kerok penyebab gigi berlubang karena kandungan gulanya. Gula akan difermentasi oleh bakteri buruk dalam mulut menjadi zat asam yang dapat melubangi email gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara keju, memiliki kandungan senyawa protein bernama kasein yang dapat membantu memperkuat email gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah mengkonsumsi keju, kandungan kalsium di dalam mulut meningkat. Gigi terbuat sebagian besar oleh kalsium sehingga kandungan kalsium yang meningkat pada air liur akan membantu remineralisasi email gigi.
Satu lagi kebiasaan sederhana yang dapat membantu mengurangi resiko gigi berlubang adalah, membersihkan gigi dua kali sehari. Kebiasaan yang satu ini memang sudah tidak mengherankan lagi jika dikatakan dapat membantu menjaga kesehatan gigi. Tapi tidak juga sedikit orang yang mengabaikannya. Padahal cara melakukannya mudah.
“Gigi berlubang selain disebabkan oleh pola konsumsi yang kurang baik, gigi yang memang rapuh, kebanyakan disebabkan oleh masalah higienitas. Kebiasaan pembersihan gigi dan mulut dapat menurunkan jumlah bakteri buruk di mulut. Rutinitas idealnya adalah dua kali sehari, minimal. Tapi jika merasa butuh untuk menambah porsi sikat gigi, boleh saja,” ujar Dr. Mochamad Fahlevi Rizal, drg., SpKGA(K). Praktisi kesehatan gigi yang juga menekuni perawatan kesehatan gigi anak.
Sikat gigi sebaiknya dilakukan minimal setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Lakukan kurang lebih selama dua menit. Jika Anda sudah menerapkan kebiasaan sederhana ini, selamat! Setidaknya resiko gigi Anda akan berlubang lebih kecil.
Untuk melengkapi rutinitas kebersihan gigi penggunaan mouthwash berantiseptik juga memiliki banyak dampak positif untuk dan mulut. Dr. Mochamad Fahlevi Rizal, drg., SpKGA(K) menjelaskan bahwa dikarenakan gigi berlubang sangat erat kaitannya dengan bakteri dalam mulut, penggunaan mouthwash berantiseptik yang dapat menurunkan jumlah bakteri buruk seringkali dijadikan salah satu solusi. Tetapi tetap penggunaan harus disesuaikan dengan kebutuhan.
“Ada baiknya disertai juga dengan rajin konsultasi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali agar kondisi gigi dan mulut lebih terkontrol. Dengan demikian dokter dapat memberi anjuran penanganan apa yang dibutuhkan,” ujarnya.
Jika ingin menggunakan mouthwash berantiseptik sebagai perawatan harian, salah satu mouthwash yang dapat menjadi pilihan adalah LISTERINE®. Mouthwash ini memiliki kandungan antiseptik alami berupa empat minyak atsiri yaitu thymol, eucalyptol, menthol dan methyl salicilate yang efektif mengurangi bakteri, jamur dan virus. Selain itu, memberikan nafas segar.
Berkumur dengan 20 ml cairan LISTERINE® selama 30 detik akan menghindarkan gigi dari masalah-masalah seperti berlubang, karang gigi, infeksi gusi dan bau mulut. Kandungan fluoride memperkuat gigi karena melapisi email gigi. Kandungan zinc akan menghambat pertumbuhan plak. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati, coba terapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini.
Tentang dokter:

Dr. Mochamad Fahlevi Rizal, drg., SpKGA(K). Praktisi kesehatan gigi yang menekuni perawatan kesehatan gigi anak. Mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar dan staf akademik di Departemen Pediatric Dentistry, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Selain itu juga membantu pelayanan kesehatan gigi sebagai tenaga medis di Meilia Hospital – Cibubur, RS. Islam Jakarta – Cempaka Putih dan Klinik Gedong.(adv/adv)
Olahraga
Latihan Kekuatan Tangan Fleksibel Tanpa Ribet dengan Handgrip Adjustable yang Fungsional
Home & Living
Bajumu Berantakan & Nggak Ada Tempat Simpan? Lemari Ini Bisa Jadi Solusinya
Pakaian Wanita
Takut Kecewa Beli Jam Murah? Ini 3 Jam Wanita yang Harganya Masuk Akal & Kualitas Premium
Pakaian Wanita
Lagi Cari Atasan Denim? Ini Rekomendasi yang Nggak Bikin Gaya Kamu Membosankan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
MY BABY Angkat Peran Ibu Lewat Kampanye #HanyaIbuYangBisa
Kelamaan Duduk Picu Nyeri Pinggang, Ini Kebiasaan yang Perlu Diubah
Cetaphil Luncurkan Produk buat Beri Eksfoliasi Lembut bagi Kulit Sensitif
Ada Giant Christmas Tree hingga Toyland, Rayakan Natalmu di Lippo Malls!
Brand Lokal Adu Gaya Musiman di Lazada 11.11 'Biggest Sale of the Year'
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED











































