Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kisah CEO yang Dulu Sekuriti Kini Jadi Wanita Terkaya dengan Usaha Sendiri

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 16 Jan 2026 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Zhou Qunfei
Foto: Lens Technology
Jakarta -

Banyak kisah sukses pengusaha yang patut memotivasi kita untuk selalu optimis. Cerita inspiratif datang dari pengusaha bernama Zhou Qunfei. Ia merupaan CEO dari pembuat 'touch screen' yang ternyata mengumpulkan kekayaannya dari bawah. Dulu ia pernah bekerja sebagai sekuriti keamanan sebelum meraih posisi sebagai wanita terkaya mandiri.

Zhou Qunfei datang latar belakang yang sederhana. Ia lahir di sebuah desa miskin di di Xiangxiang, provinsi Hunan, pada 1970. Ibu Zhou meninggal ketika ia berusia lima tahun dan ayahnya mengalami buta sebagian juga kehilangan satu jari dalam kecelakaan kerja. Kini pendiri Lens Technology tersebut diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar 110 miliar yuan (Rp 266 trililunan) dan meraih peringkat dua dalam Daftar Pengusaha Wanita Hurun pada 2025

Kisah sukses wanita berusia 56 tahun ini memang bukan pertama kali jadi perbincangan. Pada 2015, dia pernah dinobatkan sebagai wanita terkaya China ketika perusahaannya terdaftar di Shenzhen dengan kekayaannya mencapai 50 miliar yuan (Rp 121 triliunan). Ketika itu terungkap perjalanan hidupnya yang pernah sangat susah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Saat kecil, Zhou Qunfei harus menanam sayuran, memelihara babi, dan mengumpulkan sampah plastik demi mendapatkan uang untuk keluarga. Ia juga sudah putus sekolah dua tahun setelah memasuki sekolah menengah. Pada usia 15, Zhou akhirnya pergi ke Shenzhen di provinsi Guangdong selatan untuk mencari pekerjaan.

ADVERTISEMENT

Di Shenzhen, awalnya ia berprofesi sebagai petugas keamanan di lokasi konstruksi sebelum pindah jadi pekerja jalur perakitan di pabrik kaca. Ketika itu, Zhou sambil menggunakan seluruh waktu luangnya untuk belajar sendiri akuntansi dan komputer. Karena itu, ia bisa segera dipromosikan menjadi manajer bengkel dan kemudian seluruh pabrik.

Kisah CEO yang Dulu Sekuriti Kini Jadi Wanita Terkaya dengan Usaha Sendiri

Zhou Qunfei

Foto: Dok. Forbes

Pada 1993, Zhou mendirikan bisnisnya sendiri bersama enam saudara dengan menyewa sebuah flat tiga kamar tidur. Awalnya, mereka bergerak di bidang sablon sebelum beralih ke pembuatan kaca jam tangan.

Zhou dan seorang rekan kemudian mulai membangun Lens Technology di Shenzhen pada 2003 yang fokus pada layar kaca ponsel. Setelah rekannya keluar, perusahaan itu sempat di ambang kebangkrutan. Namun setahun kemudian, Motorola menawari Zhou untuk menyediakan jenis kaca yang tidak akan pecah saat jatuh dari ketinggian satu meter. Saat itu, tidak ada pembuat kaca di dunia yang mampu melakukannya.

Zhou akhirya memenangkan kesepakatan itu setelah melakukan riset selama berbulan-bulan dan membuat terobosan teknologi. Nasib Zhou dan perusahaannya berubah pada 2007 ketika mereka mulai memasok untuk Apple. Sejak saat itu, Lens Technology mendapatkan julukan 'raja rantai pasokan Apple'.


Pada 2015, perusahaan tersebut terdaftar di Shenzhen yang bukan hanya meningkatkan kekayaan Zhou tetapi juga menimbulkan kontroversi. Dilansir SCMP, ketika itu beredar rumor Zhou pernah menjadi selir seorang pria yang sudah menikah dan bahwa ia menggunakan uangnya untuk mendanai perusahaannya.

Kepada Jiemian News, Zhou membantah rumor tersebut. "Aku tidak pantas menjadi orang terkenal. Aku pikir penting untuk tidak terbawa suasana ketika kamu sukses dan tidak membiarkan diri kamu merasa sedih ketika keadaan memburuk,"

"Dari seorang gadis desa miskin, menjadi pekerja jalur perakitan, hingga menjalankan perusahaan dengan sukses dan melakukan penawaran saham perdana, aku telah mencapai semua ini bukan karena keberuntungan, tetapi karena penolakanku untuk menyerah. Saat ini, aku masih berjuang, bukan untuk diri aku sendiri, tetapi untuk orang-orang biasa yang berjuang di lapisan masyarakat paling bawah," tambahnya.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads