ADVERTISEMENT

Bocah Jenius Ini Sudah Bisa Baca Sejak Usia 2 Tahun, Belajar dari Menonton TV

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 25 Jan 2023 08:00 WIB
Teddy Hobbs Foto: YouTube
Jakarta -

Seorang anak berusia empat tahun bernama Teddy Hobbs adalah anggota terbaru dan terbaru dalam Mensa Inggris. Mensa adalah komunitas orang-orang yang memiliki IQ tinggi. Di usianya yang masih sangat muda, Teddy memiliki kemampuan belajar dan IQ di atas rata-rata. Teddy bahkan sudah bisa membaca yang dipelajarinya sendiri dari menonton televisi.

Teddy Hobbs memiliki nilai IQ 139 yang lebih tinggi 99,5% dari anak-anak seusianya. Hal itu terungkap setelah orang tuanya meminta agar pihak kesehatan memeriksanya sebelum mulai sekolah. Diketahui bahwa Teddy telah belajar membaca sendiri dengan menonton televisi dan bermain dengan tablet di usia dua tahun tanpa didampingi orang tua.

"Dia belajar membaca di usia 26 bulan dengan menonton acara anak-anak di televisi dan meniru bunyi huruf. Dia kemudian mulai mengeja dan kami mengirimnya ke tempat penitipa anak setelah lockdown kami bilang sepertinya dia belajar sendiri. Kami mendapat telepon dari sana, yang meminta guru pra-sekolah memeriksa, dan berkata dia benar bisa icara," ungkapnya.

Teddy juga sudah bisa berhitung dari satu sampai 100 tapi bukan hanya dengan bahasa Inggris. Awalnya sang ibu, Beth, mengaku hanya tahu sang putra berbicara sendiri selagi main tablet. Tapi setelah diperhatikan dia sedang membawa nomor dengan bahasa China. Selain China, ia juga bisa berhirung dalam bahasa Welsh, Prancis, Spanyol, dan Jerman.

"Dia sedang main tablet, kami menyediakan permainan seperti Thomas the Tank Engine dan dia duduk, mengeluarkan suara, aku hanya tidak sadar dan aku bertanya itu apa dan dia bilang 'Oh ibu, aku sedang berhitung dalam bahasa Mandarin," kata Beth dilansir BBC Radio 4.

Teddy yang dilahirkan setelah ibunya menjalani bayi tabung dikatakan sudah membaca setelah pandemi. Ia tidak terlalu tertarik dengan games dan hiburan di televisi. Ayah dan ibunya pun kaget dengan kemampuan sang buah hati yang kemudian memutuskan untuk melakukan pemeriksaan kepintaran secara online.

Diketahui bahwa kemampuannya di usia tiga tahun sama dengan anak berusia delapan tahun. Padahal Teddy baru berencan untuk masuk sekolah resmi pada bulan September.

Menurut Beth, Teddy belum mengetahui bahwa dirinya jenius dan dibiarkan demikian untuk sementara waktu. "Kami akan mempertahankannya selama mungkin. Dia sudah mulai tahu bahwa teman-temannya belum bisa membaca dan bertanya mengapa. Tapi penting bagi kam untuk membuatnya rendah hati," kata Beth.

(ami/ami)