ADVERTISEMENT

Dianggap Terlalu Cantik, Tak Ada yang Percaya Profesi Wanita Ini Ternyata..

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 29 Agu 2022 08:00 WIB
Melissa Borsellino Foto: TikTok
Jakarta -

Seorang wanita bernama Melissa jadi viral karena pekerjaannya. Banyak orang tidak percaya dan beranggapan dia terlalu cantik untuk profesi tersebut. Melissa memang sebelumnya bekerja sebagai manajer bar. Tapi karena tidak tahan dengan suasananya, ia memutuskan untuk mengikuti jejak sang ayah untuk menekuni bidang konstruksi.

Melissa Borsellino memang punya penampilan yang cantik dan glamour. Aanita asal AS itu sendiri mengklaim dirinya adalah 'girly-girl'. Karenanya, banyak orang tidak percaya ketika ia mengaku bekerja sebagai tukang plester.

"Aku belum pernah bertemu wanita lain di industri ini. Aku mengerti tidak biasa untuk seorang wanita datang dengan hair extension dan kuku palsu tapi aku harus belajar tidak mempedulikan wajah terkejut mereka," katanya TikTok.

@darling_plastering

Wanita 27 tahun itu mengaku pekerjaannya sekarang lebih baik daripada profesinya dulu di bar. Apalagi penghasilannya juga tidak sedikit. "Aku harus meninggalkan industri jasa karena itu membuatku cemas dan aku punya disleksia jadi opsiku terbatas karena aku kesulitan dengan komputer. Aku berpikir apa yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan penghasilan yang cukup seperti pria?" ujarnya.

Kemudian Melissa meminta pekerjaan dari ayahnya yang sudah menggeluti industri konstruksi selama 40 tahun. Dikatakan jika awalnya sang ayah skeptis mengetahui anak perempuannya adalah wanita yang girly.

"Transisi dari manajer bar jadi tukang plester tidak lah mudah. Aku dulu tidak bisa mengangkat material ketika pertama bergabung jadi aku ikut gym dan dalam beberapa minggu aku bisa menggendongnya di pundakku," kata Melissa.

@darling_plastering

Tapi selama tiga tahun bekerja, bukan hanya tantangan secara fisik yang harus dihadapinya. Melissa mengaku masih sering dipandang sebelah mata oleh rekan kerja atau klien. Ia pun berusaha membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi tukang plester.

"Tidak ada yang lebih menakutkan dari bekerja di situs konstruksi hanya dengan para pria. Aku berusaha untuk tidak mempedulikannya. Aku pernah dibilang terlalu cantik untuk profesi ini tapi aku tidak tahu ada kriteria penampilan tertentu untuk pekerjaan ini. Beberapa orang berpikir aku staf kebersihan atau tukang, aku dulu suka mengoreksi mereka sekarang aku biarkan saja pekerjaanku yang bicara,"

"Aku harus mendapatkan hormat tapi sesama penjual atau pelanggan pria tapi aku semakin baik dari hari ke hari jadi aku bisa berbangga. Aku harap ceritaku menginspirasi wanita lain untuk menjadi apa yang mereka inginkan. Ini adalah dunia pria tapi tidak perlu jadi seperti itu. Jangan pedulikan anggapan orang yang secara stereotip tidak cocok untuk wanita. Yang penting kalian bahagia dan terus maju," ujarnya.

@darling_plastering
(ami/ami)