ADVERTISEMENT

Kisah Ratu Kripto yang Viral Diburu FBI Hingga Diangkat Jadi Serial TV

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 12 Jul 2022 10:04 WIB
Dr Ruja Ignatova Foto: BBC
Jakarta -

Wanita bernama Dr Ruja Ignatova yang dijuluki 'Ratu Kripto' sedang menjadi incaran FBI. Ia bahkan masuk dalam 10 buronan paling dicari karena kasus skema Ponzi OneCoin. Ruja disebut penipu kelas kakap setelah mengklaim menciptakan mata uang kripto yang bisa menyaingi Bitcon. Ketika sudah banyak orang berinvestasi, Ruja pun menghilang. Kisahnya dilaporkan akan diangkat dalam sebuah serial televisi.

Latar Belakang Ratu Kripto, Dr Ruja Ignatova
Dr Ruja Ignatova lahir pada 30 Mei 1980 di Bulgaria. Ia pindah ke Jerman bersama keluarganya pada usia 10 tahun. Ruja sendiri adalah orang yang pintar. Ia kuliah jurusan hukum di Universitas Oxford dan mendapat gelar PhD di Universitas Konstanz, Jerman. Ibu satu anak itu bisa tiga bahasa yakni Inggris, Jerman, dan Bulgaria.

Ruja mendirikan OneCoin di 2014 ketika belum banyak orang tahu tentang kriptokurensi. Ketika itu, ia memperkenalkannya dengan menggelar pesta-pesta mewah di berbagai negara. Dengan berpakaian ball gown dan perhiasan berlian, Ruja berhasil meyakinkan para investor bahwa kriptokurensinya akan mengalahkan bitcoin.

Dilansir Vice, Ruja Ignatova telah menjerat banyak korban dari 175 negara lewat skema ponzi. Dikatakan jika para korbannya bahkan tidak tahu OneCoin tidak memiliki sistem pembayaran atau teknologi blockchain, sebuah fitur penting dalam kriptokurensi apapun. Dikatakan dana yang sudah terkumpul telah mencapai €4 miliar atau Rp 62 triliunan.

Jadi Wanita ke-11 yang Masuk dalam Daftar Incaran FBI
Wanita tersebut menghilang sejak 2017 ketika mulai dicari pihak berwajib internasional. Ruja mengetahui dirinya jadi buronan setelah menyadap rumah pacarnya Gilbert Armenta dan menemukan pria tersebut bekerja sama dengan FBI untuk membocorkan OneCoin. Ia kemudian terbang dari Bulgaria ke Yunani dan sejak itu jejaknya tidak dapat ditemukan.

Ruja dituntut oleh pemerintah Amerika Serikat dengan delapan tuduhan, termasuk penipuan kawat, penipuan sekuritas, dan pencucian uang. Pada bulan Mei, Europol telah menambahkannya ke dalam daftar orang paling dicari begitu juga dengan FBI yang menawarkan hadiah hingga US$100.000 atau Rp 1,5 miliaran untuk siapapun yang bisa memberi informasi tentangnya.

Dr Ruja IgnatovaDr Ruja Ignatova Foto: Dok. FBI

Kisah Ruja Ignatova Akan Dibuat Serial
Kisah Ratu Kripto yang jadi buronan pernah dibahas jurnalis Inggris Jamie Bartlett dalam podcast BBC, The Missing Cryptoqueen. Setelah semakin banyak orang tahu mengenai kasusnya, cerita hidup wanita itu pun disebut akan diangkat dalam serial dokumenter di Inggris.

Serial tersebut rencananya akan diberi judul 'Crypto Queen' dan membahas mulai dari bagaimana dia menjadi pakar, menipu investor, hingga testimoni para pegawai OneCoin. Dikatakan jika acara yang mengangkat salah satu kasus penipuan paling besar di dunia itu mirip dengan serial 'Inventing Anna'.

Teori Menghilangnya Ruja Ignatova
Banyak teori terkait hilangnya Dr Ruja. Beberapa menyebut ia bersembunyi ke sejumlah negara dengan paspor palsu. Adapun yang mengatakan wanita itu menyamar dengan cara operasi plastik. FBI yang memasukannya sebagai salah satu dari 10 buronan paling dicari juga menduga Ruja mungkin bepergian dengan sekuriti dan kaki tangan. Perusahaannya sendiri disebut masih mengadakan acara dan menarik investor di Amerika Latin, Asia, dan Romania.

(ami/ami)