TikTok Viral Verificator

Viral Pelecehan Seks Berkedok Endorse, Wanita Ini Ungkap Kisah Lengkapnya

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 18 Apr 2022 09:30 WIB
Kisah wanita yang menerima pelecehan seksual berkedok tawaran endorse di media sosial. Wanita viral di media sosial. Foto: Dok. TikTok @jinggaarshabidari.
Jakarta -

Wanita ini mencuri atensi warganet usai menceritakan pengalamannya di media sosial. Ia nyaris mengalami pelecehan seksual berkedok endorse produk.

Jingga Arshabidari melalui akun TikTok @jinggaarshabidari menceritakan pengalaman yang baru saja ia alami. "Pelecehan berkedok ENDORSE (part 1)😣. Pura-pura mau endorse padahal pelecehan (part 1). Guys ini penting banget terutama bagi kamu yang perempuan. Please banget tonton sampai habis hati-hati," ucap Jingga.

Jingga mengaku mendapatkan direct message (DM) di akun Instagramnya dari salah satu akun. Awalnya akun tersebut komentar di salah satu unggahan Jingga di feeds. Ia menawarkan Jingga untuk menjadi endorser produk legging dari Zara.

Akun tersebut memberikan contoh pose ketika memakai legging. Jingga kemudian iseng mengatakan jika ia tidak percaya diri memakai legging. Dan akun Instagram tersebut memberikan balasan yang tak terduga.

"Padahal body kakak bagus sih gak besar dan kecil juga, yang susah nyari body kayak kakak itu karena meskipun kurus tapi pinggul ke bawah dan pantatnya masih tetap berisi. Itu kalau kena pake leggings pasti bagus banget," begitu kata akun Instagram yang diduga sebagai pelaku pelecehan seks tersebut.

"Geli, itu aku sudah tidak balas chatnya dia lagi," ucap Jingga dalam videonya.

Kisah wanita yang menerima pelecehan seksual berkedok tawaran endorse di media sosial.Kisah wanita yang menerima pelecehan seksual berkedok tawaran endorse di media sosial. Foto: Dok. TikTok @jinggaarshabidari.

Konfirmasi Wolipop

Wolipop telah menghubungi Jingga Arshabidari, sebagai pemilik akun TikTok @jinggaarshabidari. Jingga menceritakan kisah di balik video TikToknya.

"Awalnya Selasa lalu (12/4/2022) JIK Agency itu komen di salah satu postingan aku, nanya buka endorsement atau nggak dan aku arahkan ke DM. Nggak lama, dia langsung DM aku dan bilang mau jadiin aku brand ambassador Zara Legging," ungkap Jingga kepada Wolipop.

"Sebelum aku jawab, aku buka dulu akunnya dia. Kebetulan di sana dia masukin link Jimmodels. Alhamdulillah temanku model di sana jadi aku aware kalau link yang dia kasih tu bukan link yang seharusnya. Dan dari jumlah followersnya juga terlihat sebetulnya. Dari situ aku yakin betul kalau dia punya maksud lain. Jadi aku menanggapi seadanya aja dan akhirnya aku nggak bales lagi," ujarnya.

Wanita 25 tahun itu mengungkapkan di waktu yang sama, ia membuka Instagram Story temannya yang mengalami kejadian yang sama dengannya. Bedanya sang teman sudah sempat mengirimkan foto kepada akun tersebut. Dan ternyata akun Instagram yang menggunakan modus endorse untuk melakukan pelecehan seks itu sudah meminta foto yang bermacam-macam.

"Tapi alhamdulillahnya setelah itu temen aku sadar dan ngga kirim lagi. Setelah baca, aku cek lagi akunnya dan sudah deactivated, aku makin yakin. Oh iya, dia juga nggak sebutin namanya sama sekali jadi aku gantian push dia sebutin nama. Dia sebutin namanya, tapi nggak sesuai sama yang sebenarnya," ucap Jingga curiga.

Jingga yang tinggal di Jakarta Selatan ini melanjutkan agensi endorse abal-abal tersebut terus menghubunginya. Jingga pun sengaja tidak memberikan respon.

"Aku sengaja tanya contoh posenya dan ternyata dia beneran kirim. Alhamdilillah bukan foto temanku dan di situ fotonya terlihat 'normal' karena hanya berpakaian olahraga tapi memang pakai legging. Tapi dari cerita temanku, setelah foto pake legging, kemudian akan diminta buat foto melepas busana sama sekali dan diminta kirim foto pakaian dalam. Jadi terus aku setop nggak bales chat dia lagi," tutur Jingga panjang lebar.

Kisah wanita yang menerima pelecehan seksual berkedok tawaran endorse di media sosial.Kisah wanita yang menerima pelecehan seksual berkedok tawaran endorse di media sosial. Foto: Dok. TikTok @jinggaarshabidari.

Usai mengalami kejadian tersebut, Jingga membagikan pengalamannya di akun TikToknya agar bisa menjadi edukasi bagi warganet lainnya. Ia terkejut ketika membaca komentar balasan netizen karena tak sedikit warganet yang pernah tertipu.

"Aku sedih karena ternyata banyak banget DM yang masuk setelah itu menceritakan kejadian serupa dan nggak sedikit yang sudah sampai terlanjur. Lebih sedihnya karena beberapa lapor polisi minta pertolongan, tapi tidak ada yang bisa dilakukan sama pihak kepolisian. Semoga yang kita share bermanfaat untuk orang banyak aamiin," harapnya.

(gaf/eny)