Studi: Influencer Kulit Hitam Berpenghasilan Lebih Kecil dari Kulit Putih
Influencer kini menjadi salah satu profesi baru yang menjanjikan. Tidak jarang para kreator konten ini menghasilkan pundi-pundi uang dengan nilai hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya.
Namun ternyata ada perbedaan penghasilan yang dipengaruhi oleh ras. Berdasarkan data, influencer berkulit hitam mendapat penghasilan lebih sedikit ketimbang yang berkulit putih.
MSL, perusahaan komunikasi bersama organisasi The Influencer League merilis laporan yang mengungkap jumlah penghasilan para influencer. Studi berjudul 'Time to Face the Influencer Pay Gap' itu mencatat ada perbedaan besar antara uang yang dihasilkan influencer berkulit hitam dan putih hingga 35 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi melibatkan 400 kreator konten atau influencer di Amerika Serikat yang menjalani sesi wawancara oleh surveyor. Mereka diminta menjawab beberapa pertanyaan terkait pekerjaan sebagai influencer, mulai dari jumlah follower di media sosial, pemasukan per tahun dan berapa bayaran yang ditawarkan brand untuk endorsement maupun kerja sama.
Hasilnya, 77 persen kreator konten berkulit hitam dianggap sebagai influencer nano dan mikro. Kompensasi dari brand dalam tier ini rata-rata USD 27 ribu per tahun atau sekitar Rp 387 juta. Sebagai perbandingan, influencer makro yang 43 persennya berkulit putih mendapat penghasilan USD 100 ribu per tahun atau sekitar Rp 1,4 miliar.
Sebanyak 49 persen influencer kulit hitam dalam studi tersebut mengatakan, mereka merasa faktor ras berperan besar dalam hal penghasilan. Ada pula 59 persen influencer kulit hitam yang mengaku unggahan mereka tentang ras bisa mengurangi penghasilan per tahun. Sementara itu hanya 14 persen influencer kulit putih yang merasakan dampak dari jenis ras mereka.
Dalam dua tahun terakhir, kreator konten kulit hitam dilaporkan mengalami perundungan online karena ras mereka. Misalnya lelucon tentang warna kulit, cercaan dan tokenisme (tingkah laku positif yang menipu terhadap kelompok minoritas) dari orang-orang yang ada di industri periklanan berbasis media sosial.
Pada Agustus, media Insider juga mendapati algoritma TikTok yang mendiskriminasi influencer kulit hitam. Mereka melaporkan bahwa para kreator konten di TikTok merasakan ada algoritma yang terkesan anti-kulit hitam dengan 'menyensor' konten mereka. Dengan kata lain, konten-konten video influencer kulit hitam jarang atau sedikit muncul di timeline.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
6 Artis Beri Bonus Akhir Tahun untuk Staf, Lisa BLACKPINK Kasih Tas LV
7 Foto Giorgino Abraham-Yasmin Napper, 4 Tahun Pacaran Beda Agama Kini Putus
Ramalan Zodiak Taurus 2026: Perlahan Bangkit, Perubahan Besar Menanti
Sophie Turner Ungkap Tak Sempat Kencan Usai Rumor Pacaran dengan Chris Martin
Ditangkap Bersama, Kisah Pacaran 20 Tahun Presiden Venezuela & Istri Disorot











































