Liputan Khusus Endorse Selebgram

Pemilik Online Shop Pakai Jasa Endorse Selebgram Berakhir Gagal Cuan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 17 Jan 2021 18:30 WIB
Juwita Larasati, pemilik online shop Foto: Dok. Instagram @rubyandme.outfit.
Jakarta -

Curhatan soal endorse selebgram atau selebriti internet lainnya belakangan marak disampaikan pemilik online shop. Drama endorse selebgram ini juga dialami Juwita Larasati yang baru membangun onlineshop @rubyandme.outfit.

Juwita memutuskan memakai jasa selebgram sebagai endorser agar produknya lebih dikenal dan pengikut Instagram online shop miliknya bertambah Namun ternyata kenyataan yang didapatnya setelah mengeluarkan budget untuk menggunakan selebgram sebagai endorser tak sesuai dengan ekspektasinya.

Wita sapaan akrabnya, membuat online shop semenjak pandemi Corona yang melanda seluruh dunia. Dia merintis bisnis menjual busana secara online untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Onlineshop yang memakai jasa endorse selebgram.Onlineshop yang memakai jasa endorse selebgram. Foto: Dok. Instagram @rubyandme.outfit.

"Aku membuat @rubyandme.outfit sejak 30 Desember 2020, karena pandemi. Berasa banget pemasukan menurun dan harus putar otak cari cara lain yang penting halal," ucapnya.

Ibu satu anak itu pun mengungkapkan alasannya memakai jasa selebgram untuk memperkenalkan produknya. Dia ingin produknya lebih dikenal sehingga penjualannya meningkat alias cuan.

"Biar ada yang tahu, barangkali ada yang tertarik dan beli biar laris. Tujuan yang kedua, biar followers naik juga. Buat numbuhin trust bagi yang mampir ke Instagram @rubyandme.outfit," kata Wita seraya menyebutkan nama online shop miliknya.

Namun ternyata pengalaman tidak menyenangkan justru dialaminya saat menggunakan jasa selebgram sebagai endorser. Selebgram yang sudah dibayarnya untuk menjadi endorser, membuat unggahan yang menurutnya terlalu standar saat memakai produk busana yang dijualnya.

Onlineshop yang memakai jasa endorse selebgram.Onlineshop yang memakai jasa endorse selebgram. Foto: Dok. Instagram @rubyandme.outfit.

"Aku kan baru mulai merintis online shop, niatnya aku mau ambil pasar perempuan berhijab. Nah yang harganya nggak mahal biasanya selebgram daerah kan. Eh dia malah minta baju yang dia pilih sendiri di Instagram, di luar yang kita kasih pilihan ke dia. Terus pas udah di posting, fotonya kaya nggak niat gitu, beda sama foto-foto endorse dia yang lain" jelas Juwita sambil menghela nafas panjang.

Gagal di pengalaman pertama memakai jasa selebgram tak membuat Wita kapok. Apalagi dia merasa mendapatkan tawaran yang menggiurkan, yaitu akun online shopnya akan diposting oleh 10 orang selebgram yang mempunyai puluhan ribu pengikut di Instagram.

"Aku ditawarin sama influencer gitu, paketan gitu bayarnya dari manajemennya, nanti di upload 10 orang influencer. Aku ambil satu kali posting di Instagram Story mereka." cerita Wita.

Lagi Wita kembali harus menelan kekecewaan. Katanya, setelah para selebgram itu mengunggah di Instagram mereka, promosi tersebut sama sekali tak berdampak pada online shop miliknya.

"Tak tak ada satu pun pengikut mereka yang follow akun online shop aku. 10 orang selebgram itu pun beragam karakternya. Karena aku ingin memperlebar pasar aja niatnya," ungkap Wita.

Kini Wita memilih memanfaatkan iklan di marketplace yang menurutnya efeknya lebih baik untuk penjualan produknya. Menurutnya iklan di marketplace juga bisa menambah followers Instagram online shop miliknya.

Onlineshop yang memakai jasa endorse selebgram.Onlineshop yang memakai jasa endorse selebgram. Foto: Dok. Instagram @rubyandme.outfit.
(gaf/eny)