Profil PM Swedia yang Mundur Beberapa Jam Usai Diangkat, Dijuluki Bulldozer

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 25 Nov 2021 18:34 WIB
Swedens Finance Minister and Scocial Democratic Party leader Magdalena Andersson poses for a photo  during a press conference after being appointed Swedens new prime minister, in Stockhom, Wednesday, Nov. 24, 2021.  Sweden’s parliament has approved Magdalena Andersson as the country’s first female prime minister. Lawmakers on Wednesday tapped the finance minister who recently became the new leader of the Social Democratic party. Andersson was tapped to replace Stefan Lofven as party leader and prime minister, roles he relinquished earlier this year. (Erik Simander/TT News Agency via AP) Foto: AP/Erik Simander
Jakarta -

Swedia kemarin, Rabu (24/11/2021), telah menunjuk perdana menteri terbaru. Adalah Magdalena Andersson, wanita pertama yang pernah menjabat posisi tersebut. Sayangnya, hanya beberapa jam setelah terpilih, Magdalena memutuskan untuk mundur. Hal itu terjadi karena gagalnya pengajuan anggaran pemerintah di parlemen. Bagaimana sosok Magdalane yang diberi julukan 'Bulldozer'?

Perdana Menteri Wanita Pertama Swedia
Magdalena Andersson adalah wanita pertama yang menjadi Perdana Menteri di Swedia. Ia terpilih untuk menggantikan Stefan Lofven yang mengundurkan diri. Swedia pun akhirnya mengikuti jejak negara-negara tetangga yang memilih wanita sebagai pemimpin negara.

Kader Partai Sosial Demokrat itu terpilih menjadi PM setelah didukung 117 dari 349 anggota parlemen selagi 57 menyatakan abstain. Sayangnya jabatannya sebagai PM tidak lama karena hanya berlangsung kurang dari 12 jam tepatnya tujuh jam.

Sweden's Finance Minister and Scocial Democratic Party leader Magdalena Andersson poses for a photo  during a press conference after being appointed Sweden's new prime minister, in Stockhom, Wednesday, Nov. 24, 2021.  Sweden's parliament has approved Magdalena Andersson as the country's first female prime minister. Lawmakers on Wednesday tapped the finance minister who recently became the new leader of the Social Democratic party. Andersson was tapped to replace Stefan Lofven as party leader and prime minister, roles he relinquished earlier this year. (Erik Simander/TT News Agency via AP)(Erik Simander/TT News Agency via AP) Foto: AP/Erik Simander

Alasan Resign Jadi Perdana Menteri
Akun Twitter resmi Swedia kemudian mengumumkan bahwa Magdalena Andersson tidak lagi menjabat sebagai PM. Bagaimana seorang perdana menteri bisa menjabat selama kurang dari sehari? Dikatakan jika Partai Sosial Demokrat yang dinauinya ditinggalkan oleh Partai Tengah yang menolak pengajuan anggarannya. Dikatakan jika programnya dianggap berhaluan kiri atau sosialis.

Meski begitu, Magdalena Andersson berharap bisa terpilih kembali. "Ada praktik konstitusional bahwa pemerintah koalisi harus mengundurkan diri ketika satu partai mundur. Aku tidak ingin memimpin pemerintahan yang legitimasinya dipertanyakan," katanya kepada media dilansir Euro News.

Sosok Magdalena Andersson
Sosok Magdalena pun menjadi sorotan. Dilansir NDTV, wanita 54 tahun itu sendiri menyebut dirinya sebagai wanita yang baik dan bekerja keras juga suka memimpin. Dalam dunia politik, Magdalena dikenal sebagai orang yang berbicara langsung dan blak-blakan. Ia pun mendapat julukan 'bulldozer' oleh media lokal.

"Orang-orang bahkan bilang mereka takut padanya yang mana lucu, para elit politik atau profesor ekonomi mengatakan mereka takut padanya.

Sweden's Minister of Finance Magdalena Andersson and party chairman of the Social Democratic Party speaks, during a press conference after her meeting with the Swedish speaker of Parliament, in Stockholm, Thursday, Nov. 11, 2021. (Fredrik Persson/TT News Agency via AP) (Fredrik Persson/TT News Agency via AP) Foto: AP/Fredrik Persson

"Dia punya sedikit sisi Angela Merkel ketika berargumen. Tidak benar-benar jelas apa yang ingin disampaikannya tapi dia akhirnya memenangkan argumen karena tidak ada yang bisa menjawab karena dia menguasai semua detailnya," kata Anders Linderg, editor politik Aftonbladet.

Latar Belakang Magdelana Andersson
Magdalena dilahirkan di kota pendidikan Uppsala dari orangtua yang berprofesi sebagai dosen dan guru. Saat kecil ia cukup aktif dalam dunia olahraga dan pernah memenangkan emas di kejuaraan renang nasional. Wanita yang lulus dari Stockholm School of Economics dan Harvard University itu sudah tertarik dengan politik sejak remaja. Ia masuk ke Partai Demokrat Sosial di usia 16 tahun.

Magdalena memiliki dua orang anak dengan suaminya Richard Friberg yang seorang dosen ekonomi. Fakta menarik lain mengenainya adalah ia menyukai band heavy mental, System of a Down.

Sebelum Jadi Perdana Menteri
Magdalena Andersson mulai menjadi penasehat politik PM Goran Persson di 1996. Sebagai ahli ekonomi, ia sering menjabat dalam pemerintahan terkait keahliannya, seperti Sekjen Kementerian Keuangan, Ketua Agensi Pajak Swedia, hingga Menteri Keuangan.

(ami/ami)