Kisah Bule Swiss Tinggal di Perkampungan, Jual Ikan Hingga Bikin Sambal

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 09 Nov 2021 06:00 WIB
Michael, Bule Penjual Ikan Foto: Dok. YouTube Petualangan Alam Desaku
Jakarta -

Seorang pria asal Swiss jadi viral setelah kesehariannya sebagai tukang ikan diunggah di YouTube. Bule bernama Michael tersebut memiliki sebuah warung makan di mana ia membeli hingga mengolah sendiri masakan ikan bakar. Potretnya menarik perhatian netizen karena jago berbahasa Sunda dan terlihat membaur dengan warga di desanya tinggal.

Potret seorang bule yang jadi tukang ikan ditampilkan di akun YouTube Petualangan Alam Desaku. Dalam video disebutkan jika Michael berkewarganegaraan Swiss dan sudah lama tinggal di Kampung Golempang, Desa Ciliang, Parigi, Pangandaran, Jawa Barat. Setelah video pertama yang menampilkannya membeli ikan jadi viral, YouTuber kembali membagikan kisahnya. Dalam video, Michael mengaku suka tinggal di Indonesia.

Michael, Bule Penjual IkanMichael, Bule Penjual Ikan Foto: Dok. YouTube Petualangan Alam Desaku

Michael sudah cukup lama tinggal di Indonesia. Ia pun menikah dengan seorang wanita lokal bernama Julia. Mereka membuka usaha warung makan yang menjual nasi liwet dan ikan bakar. Dalam video, diperlihatkan bagaimana pria itu turun tangan sendiri dalam membeli ikan, mengolahnya, hingga bikin sambal.

YouTuber sempat bertanya-tanya mengenai profesi Michael sebelum datang ke Indonesia. Ternyata ia sempat bekerja di bidang teknik. Sebelumnya, Michael juga pernah mencoba jadi petani di Indonesia.

Michael, Bule Penjual IkanMichael, Bule Penjual Ikan Foto: Dok. YouTube Petualangan Alam Desaku

"Dulu di swiss bekerja dalam bidang teknik listrik," kata Michael.

Usaha warung makan Michael memang lebih sepi selama pandemi tapi pelanggan masih berdatangan. Ia pun terlihat pandai mengolah sambal yang selalu dibuat dadakan. "Kita selalu sambalnya dadakan jadi tidak ada yang tersisa," ucapnya sambil ngulek.

Michael, Bule Penjual IkanMichael, Bule Penjual Ikan Foto: Dok. YouTube Petualangan Alam Desaku

Sudah bukan lagi turis, pria yang sudah punya cucu itu kemudian bercerita bahwa biasanya ia dipanggil Mas Michael oleh warga sekitar. "Asal usul saya bisa disebut Mas Michael gara-gara nenek-nenek. Saya awalnya sering tidur di rumah dia karena kenal sama anaknya akhirnya dia bikin lelucon 'Wah si Michael'. Kalau dulu kan di sini rata-rata pendatang dari orang Jawa Tengah identik dengan mas, jadi Mas Michael," katanya.

Postingan tersebut pun menampilkan bagaimana Michael dan keluarga makan bersama hidangan yang dibuatnya. Pria tersebut terlihat nyaman makan dengan tangan bahkan istrinya sendiri mengaku jika Michael suka sekali lalapan. Makanan memang menjadi salah satu hal yang membuatnya betah tinggal di Indonesia.

"Karena saya suka dan cinta Indonesia, cuaca, orang-orangnya, dan landscape terutama di pedesaan. Di Swiss, selalu dingin jadi lebih nyaman di indonesia yang cuacanya hangat, bisa ke luar rumah, juga makanannya. Kebanyakan orang Indonesia sangat ramah, saya harap akan selalu seperti itu," ujar Michael.

(ami/ami)