TKW Kerja Jaga Anak 'Sultan' di Hong Kong, Ungkap Gaji dan Fasilitasnya

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 29 Jun 2021 13:49 WIB
Mboke Memey Foto: Instagram @markhatin_solikha
Jakarta -

Seorang wanita yang dikenal sebagai Mboke Memey sering membagikan kesehariannya sebagai TKW di Hong Kong lewat YouTube. Dalam berbagai video, wanita berhijab itu menunjukkan dan menceritakan kesibukannya mengurus rumah juga dua anak majikan. Harus bekerja seharian, ia pun mengungkap penghasilan yang didapatkan. Dikatakan jika gajinya per bulan melebihi UMR karena keuletan dan kedekatannya dengan si anak 'sultan'.

Mboke Memey membuat banyak orang merasa iri karena sering diajak jalan-jalan dan makan enak selagi merawat anak majikan yang juga terlihat sangat menyayanginya. Tapi wanita tersebut mengaku pekerjaannya tak selalu menyenangkan. Meski diberi banyak fasilitas, tanggung jawabnya juga banyak dan harus sigap seharian.

Dalam sebuah video, Mboke Memey pun mengungkap gaji yang diterimanya dari menjaga anak 'sultan' bernama Genevieve. Diakuinya jika sang majikan adalah orang kaya yang berprofesi sebagai fotografer terkenal. Bekerja di apartemen yang diprediksi bernilai Rp 30 miliar, di 2019 Memey digaji sekitar Rp 10,5 juta sampai Rp 11 juta per bulan. Sedangkan di awal tahun, asisten rumah tangga yang sudah sembilan tahun ikut dengan keluarga Genevieve itu juga mendapat bonus senilai gaji.

[Gambas:Instagram]



"Bukan berarti kerjanya santai, saya bertanggung jawab 1x24 jam karena dia tidur sama saya, segala macem tentang dia termasuk PR, walau kadang maminya bantu karena mereka itu benar-benar sibuk, masak, belanja, (bersihkan) rumah, cuci WC, 100% saya handle, majikan paling bantu ajak main, ngajar Mandarin, jadi gaji segitu seimbang," ungkap wanita bernama asli Markhatin Solikha tersebut.

Dikatakan jika gajinya memang tidak menentu karena kadang ada tambahan ketika harus bekerja di hari libur. Mboke Memey juga mengungkap bahwa meski penghasilannya bisa dibilang banyak, ia tidak bisa menabungkan semuanya. Tak jarang TKW yang pernah bekerja di Singapura itu juga harus membeli berbagai kebutuhan yang harganya tidak murah di sana.

Terkait gaji, dalam video lain Mboke Memey mengungkap jika gajinya ditambahkan justru karena membuat YouTube. Video-videonya dijadikan semacam CCTV untuk majikan memantau kegiatan anaknya di rumah. Karena Memey selalu terlihat 'open' dengan Genevieve, mereka pun semakin percaya dan gajinya ditambahkan 25% dari UMR. Dikatakan bahwa hal itu adalah hasil dedikasinya menjaga Genevieve sejak bayi.

[Gambas:Instagram]



"Satu tahun saya mendedikasikan hidup untuk dia, baru delapan bulan (setelah dia lahir) saya pegang hape. Awalnya saya hanya pakai hape jadul karena untuk telepon ke Indonesia karena janjiku sama dia kalau jagain anak bayi harus fokus. Padahal majikanku juga nggak apa-apa tapi Mboke tanggung jawab pengen fokus aja ke dia. Alhamdulillah hasil dari perjuanganku dia jadi lengket banget," kata Mboke Memey.

Walau sibuk, diakui jika fasilitasnya selagi bekerja di sana bisa dibilang lebih dari cukup. Mboke Memey mendapatkan makanan yang baik, tidur dengan AC, WiFi, handphone, dan sering diajak jalan-jalan ke luar negeri. Tapi sekali lagi Memey mengingatkan bahwa tidak semua TKW di Hong Kong seberuntung dia.

"Banyak yang nasibnya nggak sebagus saya sebenarnya saya sedih tapi inilah kenyataannya, nggak semuanya enak," katanya. "Sebelum ini Mboke juga perlu perjuangan, dulu dapat majikan jahat, jadi dunia itu berputar," tambah wanita yang bisa berbahasa Kanton dan Inggris itu.

[Gambas:Youtube]




(ami/ami)