Kisah Tukang Bersih-bersih Mengaku Penemu Rasa Cheetos, Terungkap Berbohong

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 17 Mei 2021 13:30 WIB
Richard Montanez Foto: Instagram @hotcheetosrpm
Jakarta -

Cheetos rasa Flamin' Hot bukan hanya menjadi salah satu makanan ringan favorit tapi juga kisah sukses inspiratif dari orang miskin jadi kaya. Selama ini seorang pria Meksiko-Amerika bernama Richard MontaƱez dikenal sebagai penemu rasa camilan pedas tersebut yang memulai perjalanannya dari seorang tukang bersih-bersih hingga jadi direktur. Tapi belakangan cerita itu diragukan keasliannya setelah sejumlah orang memberikan pengakuan merek

Richard Montanez yang kini berusia 62 tahun selama ini dikenal sebagai pencetus Cheetos rasa Flamin Hot. Dikatakan jika awalnya ia merupakan pekerja di pabrik saat masih berusia 12 tahun, putus sekolah, dan tidak lancar berbahasa Inggris. Ia ditelepon oleh sang CEO Roger Enrico untuk membuat makanan ringan itu versi rasa pedas seperti jajanan jagung di jalanan Meksiko.

Richard sendiri sudah menulis dua buku dan sering menceritakan kisahnya dalam pidato motivasi dengan bayaran hingga $50.000 (Rp 714 jutaan). Tapi baru-baru ini beredar kabar bahwa pria tersebut bukanlah orang paling berjasa dalam pembuatan Flamin' Hot. Seorang wanita bernama Lynne Greenfeld yang mengaku bahwa ia lah sosok di balik pengembangan produk tersebut hingga jadi legenda.

Richard MontanezRichard Montanez Foto: Instagram @hotcheetosrpm

"Mengecewakan bahwa 20 tahun setelahnya, seseorang yang tidak punya peran dalam proyek tersebut mulai mengklaim pekerjaan kami dan membuat uang dari itu," kata Lynne kepada The Los Angeles Times.

Kisah sukses Richard Montanez sendiri dikenal sebagai salah satu cerita miskin jadi kaya yang dianggap inspiratif. Dilaporkan jika aktris Eva Longoria bahkan tertarik untuk membuat film berdasarkan pengalaman hidup yang diceritakannya. Dalam memoarnya, Richard menulis bahwa ia adalah tukang bersih-bersih sebelum kemudian diangkat sebagai operator mesin dan naik jadi bos.

Di 1989, ia dikatakan diberi tugas untuk mencari makanan ringan dengan rasa pedas untuk menyaingi produk serupa di pasaran. Sejak 2000an, Richard mulai sering mengisahkan cerita suksesnya sebagai penemu Cheetos rasa pedas.

Richard MontanezRichard Montanez Foto: Instagram @hotcheetosrpm

Selama ini mengaku sebagai pelopor rasa Hot Flamin' namun laporan terbaru menyebutkan sebaliknya. Enam mantan pekerja mengaku mengingat inspirasi rasa pedas itu datang dari toko di Chicago dan Detroit sedangkan Richard bekerja di California. Richard pun mulai bekerja di perusahaan pada 1991 sementara Flamin Hot sudah mulai diluncurkan di 1990.

"Yang lucu adalah aku dengar mungkin setahun lalu seorang pria dari California mengklaim mengembangkan Cheetos pedas yang mana itu gila. Aku tidak mencoba untuk mendapat pujian tapi aku hanya meluruskan fakta," kata Fred Lindsay yang merupakan seorang salesman untuk toko di Chicago.

Meski ada yang meragukan, ada juga yang mendukung cerita versi Richard. Senior Executive Al Carey mengaku benar jika pria tersebut menambahkan rasa pada produk tersebut. Hingga kini Richard sendiri belum memberikan komentar mengenai kontroversi ini.

(ami/ami)