Viral Perusahaan Potong Gaji Karyawan karena Terlalu Sering ke Toilet

Hestianingsih - wolipop Selasa, 13 Apr 2021 17:37 WIB
ilustrasi toilet Ilustrasi toilet. Foto: Thinkstock
Taiwan -

Karyawan magang ini tak menyangka, kebiasaannya pergi ke toilet selama jam kerja, bisa berujung pada pemotongan gaji. Alasannya karena karyawan tersebut terlalu sering dan lama menggunakan kamar kecil.

Peristiwa ini terjadi di sebuah perusahaan di Taiwan. Berdasarkan laporan Oriental Daily, karyawan magang itu dibayar sekitar Rp 80 ribu per jam. Bulan lalu dengan 22 hari kerja dan total waktu kerja 195 jam, dia seharusnya menerima gaji Rp 16 jutaan.

Namun setelah asuransi kesehatannya dipotong, ia hanya menerima gaji sekitar Rp 13 juta. Karyawan itu pun bingung mengapa gajinya kurang dan curiga perusahaan telah memotong penghasilannya.

Mengumpulkan keberanian, dia menanyakan kepada perusahaan perihal gaji yang tak sesuai jam kerja. Ternyata selama ini gerak-gerik karyawan selama bekerja di kantor diawasi.

Perusahaan menjelaskan saat mengecek kamera CCTV, karyawan tersebut kedapatan terlalu sering pergi ke toilet. Bulan lalu dia menghabiskan total 49,5 jam kerjanya di kamar kecil.

Setelah mengurangi durasi satu jam ke toilet per harinya, perusahaan juga merasa perlu memotong gaji 27,5 jam. Penjelasan ini pun membuat sang karyawan magang protes.

"Kenapa saya tidak boleh ke kamar mandi?" ujarnya.

Perusahaan kemudian menjawab bahwa dia menghabiskan terlalu banyak waktu di toilet, yang semakin membuat dirinya meradang. Dia protes bahwa seharusnya sejak awal perusahaan memberitahukan tentang aturan tidak boleh terlalu lama menggunakan toilet.

"Kenapa tidak bilang saja kalau saya tidak boleh di toilet terlalu lama? Tapi malah memotong gaji saya?" tandasnya lagi.

Karyawan magang itu kemudian menjelaskan kalau dia punya masalah dengan pencernaannya sehingga harus beberapa kali pergi ke toilet. Dia juga mengritik kebijakan perusahaan yang memaksa karyawan kerja lembur bahkan mengancam untuk menghentikan masa kerja magang.

Namun protesnya itu justru berujung kritikan. Setelah netizen membaca kalau karyawan tersebut bisa menghabiskan waktu hingga 2 jam per hari di kamar kecil, dia justru dituding sebagai 'pencuri gaji'.

Beberapa netizen mengatakan kalau perilakunya sebagai karyawan tidaklah pantas. Sementara netizen lainnya mengatakan dia harus ke dokter spesialis pencernaan untuk memeriksakan lambungnya yang bermasalah.

(hst/hst)