5 Tips Memilih Jurusan Kuliah, Buat Kamu yang Lagi Galau Menentukan

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 20 Mar 2021 08:00 WIB
Ilustrasi mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di Polandia. (go-poland.pl) Foto: Ilustrasi mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di Polandia. (go-poland.pl)
Jakarta -

Jurusan kuliah perlu dipilih dengan tepat. Agar tidak menyesal atau berujung ganti jurusan, pertimbangan yang matang perlu dilakukan. Bagi para siswa atau lulusan SMA yang sedang bersiap masuk universitas, penting diketahui bahwa kadang 'passion' saja tidak cukup untuk dijadikan patokan. Pastikan pula jika kamu sudah mengeksplor berbagai bidang agar bisa menentukan satu yang paling menarik dan potensial.

Dalam program e-Life yang ditayangkan 20detik, CO-Founder Zenius, Wisnu Subekti memberikan tips memilih jurusan kuliah. Mengangkat tema 'Obat Galau Pilih Jurusan Kuliah', Wisnu mengungkap saran-saran yang bisa jadi panduan baik calon mahasiswa maupun orangtua mereka. Tak perlu selalu melakukan tes minat bakat atau tes psikologi untuk menentukan jurusan kuliah, kamu hanya perlu yakin dengan satu minat yang sungguh-sungguh ingin dipelajari.

1. Tentukan Apa Passion yang Paling Ingin Ditekuni
Cara menentukan jurusan kuliah yang cocok dengan kita tidak selalu sulit. Apalagi untuk kamu yang sudah punya ketertarikan atau bakat tertentu. Setelah yakin dengan pilihan jurusan kuliah kamu bisa mempertimbangkan universitas mana yang dirasa tepat.

2. Cara Mencari Passion
Tapi bagaimana jika kamu merasa tidak punya passion. Hal tersebut bukan akhir dari segalanya jika kamu bisa menemukan sesuatu yang ingin dipelajari dengan sungguh-sunguh. "Banyak nasehat untuk 'ikutin passion' tapi sebagian besar orang nggak tahu passion-nya, jadi 'follow passion' nggak membantu juga. Yang tepat adalah melihat passion sebagai sesuatu yang bisa kita temukan. Jadi dengan begitu kita bisa lebih aktif cari dan eksplor, baca buku, dan bertanya," ungkap Wisnu kata Wisnu pada (19/3/2021).

3. Eksplorasi Berbagai Bidang
Banyak siswa yang bingung pilih jurusan karena ingin menyesuaikan dengan peminatan di SMA yakni IPA dan IPS. Namun hal tersebut tak selalu harus menjadi patokan. Wisnu menyarankan agar para siswa melakukan eksplorasi agar bakat terasah dan mudah memilih bidang studi di universitas. Eksplorasi berbagai kegiatan atau bidang studi juga bisa menjadi salah satu cara mengetahui passion kuliah.

"Salah satu kesalahan umum saat pilih jurusan adalah kurang banyak mengeksplor saat SMA akhirnya tidak tebentuk minat. Ketika kita belum banyak eksplor milihnya agak susah,"

"Tapi jangan khawatir juga kalau memang merasa belum tahu minat, pilihlah yang bisa semangat kalau belajarnya. Jangan kalau karena terpaksa karea nilai kurang bagus. Kalau bisa tanya senior, jurusan ini belajarnya seperti apa dan bisa bangun minat atau nggak," jelasnya Wisnu.

4. Mencari Jurusan yang Potensial
Banyak siswa yang ingin memilih jurusan kuliah sesuai kemampuan. Tapi ada pula yang lebih mengedepankan potensi bidang studi di industri kerja nantinya. Keduanya memang perlu menjadi pertimbangkan. Tips memilih jurusan kuliah penting lain yang juga perlu diperhatikan adalah apakah bidang studi itu bisa membuat kita berkembang secara pemikiran.

"Karena perkembangan teknologi, beberapa pekerjaan mungkin bisa digantikan dengan automasi. Tapi kalau kita punya high skill nggak akan ada masalah tapi kalau low skill ya memang bisa digantikan oleh mesin yang mana berbahaya. Makanya ketika kuliah jangan hanya liat kontennya tapi bagaimana kuliah membuat kita bisa mengolah data (ilmu) dengan baik dan punya kemampuan berpikir rasional, mengambil kesimpulan, dan kritis. Kalau sudah seperti itu ketika lulus bisa dipakai ke mana-mana," ujar Wisnu.

5. Tips Lolos Ujian Masuk Universitas
Setelah tahu tips memilih jurusan kuliah, satu hal yang penting adalah lulus ujian masuk universitas. Satu-satunya cara tentu adalah dengan belajar dengan baik. Wisnu pun menyarankan agar para calon mahasiswa mempersiapkan skill atau basic knowledge terlebih dahulu. Kemudian kembangkan kognitif agar bisa cepat belajar materi untuk ujian atau saat kuliah nanti.

(ami/ami)