Kisah Waitress Selamatkan Anak yang Disiksa Orangtua Lewat Pesan Rahasia

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 16 Jan 2021 15:04 WIB
Flavaine Carvalho Flavaine Carvalho. Foto: GoFundMe/Kepolisian Orlando
Jakarta -

Sebuah perhatian kecil bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Tengok saja kisah waitress yang jadi pahlawan karena berhasil mengeluarkan seorang anak dari situasi berbahaya. Adalah Flavaine Carvalho yang mendapati keanehan pada sebuah keluarga yang mengunjungi restorannya. Karena perhatian dan kesigapannya, ia bisa mengetahui anak tersebut adalah korban kekerasan orangtua yang butuh pertolongan.

Dalam sebuah konferensi pers, Flavaine Carvalho bercerita mengenai proses penyelamatan seorang anak lelaki berusia 11 tahun yang disiksa orangtuanya. Flavaine mengaku jika keluarga itu sudah aneh sejak awal. Ia melihat semuanya menerima makanan kecuali bocah itu. Saat ditanya, ayah tirinya mengaku jika anak tersebut akan makan di rumah. Ketika itu lah, Flavaine melihat ada banyak luka.

"Aku bisa melihat ada sayatan besar di antara alisnya. Beberapa menit kemudian, aku melihat lebam di sisi matanya. Jadi aku merasa ada sesuatu yang salah," ujarnya dilansir WOFL-TV.

Merasa ada yang tidak benar, wanita yang bekerja di Mrs Potato Restaurant itu lalu menulis pesan 'do you need help? Ok' di sebuah kertas. Kertas tersebut diberikan selagi ia membelakangi orangtuanya.

Flavaine CarvalhoFlavaine Carvalho Foto: Kepolisian Orlando

Firasat Flavaine pun tidak salah. Anak itu dilaporkan adalah korban kekerasan dari orangtuanya yang dilaporkan ia pernah diikat, dipukul, bahkan digantung. Ketika melihat tulisan tersebut, anak itu mengangguk kemudian Flavaine langsung memanggil 911.

"Aku sangat khawatir dan aku tidak tahu harus apa, bisakah kamu memberi saran? Apa yang harus aku lakukan? Anak laki-laki itu lebam dan dia tidak makan. Yang lainnya sedang makan," kata Flavaine kepada petugas 911.

Ketika petugas datang, mereka langsung mengintrogasi keluarga tersebut. Anak itu pun dilaporkan kesakitan dan ditemukan beberapa lebam di tangannya. Tak lama kemudian ayah tiri anak tersebut ditahan karena tuduhan penyiksaan anak. Begitu juga dengan ibu kandungnya yang ditahan karena menelantarkan anak sebab mengetahui adanya kekerasan tapi mendiamkan dan tidak mengobati.

Saat dibawa ke rumah sakit, dokter mendapati berat badan anak itu di bawah standar dan banyak lebam di bagian tubuh lain. "Apa yang dilalui anak ini adalah penyiksaan. Melihat anak 11 tahun melalui itu semua, ini akan mengejutkan jiwamu. Kalau saja Carvalho tidak mengatakan apa-apa ketika dia melihatnya, anak kecil itu mungkin tidak bisa bertahan lebih lama," kata polisi.

Banyak orang kagum dengan kebaikan, perhatian, dan kesigapan Flavaine. Bos restoran tempatnya bekerja pun lalu membuat GoFundMe untuk memberi hadiah padanya.

(ami/ami)