Jadi Kontroversi, Cerita Paramedis Jual Konten Seksi Demi Tambah Penghasilan

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 20 Des 2020 19:00 WIB
Hospital COVID Ilustrasi Paramedis. Foto: Getty Images/Tempura
Jakarta -

Seorang paramedis asal New York, AS jadi perbincangan karena terungkap punya pekerjaan sampingan. Wanita bernama Lauren tersebut dikatakan menjual konten seksinya untuk menambah penghasilan. Kisah dan foto Lauren diungkap sebuah media yang kemudian menjadi kontroversi karena memperlihatkan identitas aslinya. Ia pun dibela banyak pihak, termasuk anggota kongres Alexandria Ocasio-Cortez.

Baru-baru ini NY Post merilis artikel mengenai Lauren yang bekerja di perusahaan ambulan dalam hal melayani jasa panggilan darurat. Dikatakan jika Lauren kerap mengunggah konten seksi karena gaji profesinya tidak mencukupi. "Intinya, aku tidak dibayar cukup. Aku hanya mencoba mencari nafkah. Aku benar-benar tidak berpikir itu ada hubungannya dengan menjadi paramedis," ungkapnya.

Dalam wawancara tersebut, Lauren mengungkap jika pekerjaan sampingannya itu tidak seharusnya dihubungkan dengan profesi utamanya sebagai paramedis dan bagaimana caranya merawat para pasien. "Pada akhirnya, itu tidak mempengaruhi bagaimana aku merawat orang. Apa yang aku lakukan dalam waktu luangku, itu tidak ada hubungannya dengan bagaimana aku merawat pasien-pasienku. Aku tahu ketika aku bekerja, aku adalah paramedis. Aku pikir aku cukup baik dalam pekerjaanku," ujar Lauren.

"Ada banyak orang yang bekerja sebagai petugas medis profesional yang punya hak untuk melakukan apapun yang mereka inginkan dengan tubuh mereka. Aku tidak melakukan itu di tempat kerja. Pekerja kesehatan tidak mendapat banyak uang. Dan aku bukan satu-satunya orang berusaha mencari nafkah," katanya.

Lauren awalnya tidak menutupi bahwa ia adalah seorang paramedis yang sering posting konten di Only Fans. Tapi setelah berita mengenainya dirilis, Lauren menghapus sejumlah postingannya karena takut dianggap kurang etis oleh tempat kerjanya dan berharap tidak dipecat di masa pandemi.

Tak lama setelah berita itu diunggah, banyak orang yang menyayangkan jika identitas wanita tersebut diungkap ke publik. Hal itu bahkan menarik perhatian anggota kongres wanita Alexandria Ocasio-Cortez yang memberikan dukungan padanya. Lauren sendiri mengungkap kisahnya di Facebook dan mengaku tidak tahu jika akan diceritakan seperti itu.

Lauren bercerita jika bahwa ia adalah anak pertama dari empat bersaudara yang datang dari keluarga sederhana. Sempat mencoba menjadi aktris, ia akhirnya sekolah dan bekerja sebagai paramedis.

"Aku sangat kesulitan selama masa pandemi. Aku sering berpikir untuk bunuh diri tahun ini. Aku kena serangan panik saat bekerja bahkan atasanku mengatakan aku harus mempertimbangkan pekerjaan lain jika aku tidak bisa menguatkan diri. Aku menyukai pekerjaanku dan aku suka merawat orang. Aku tidak ingin keluar dari pekerjaan dan bekerja hanya di OnlyFans, aku ingin melayani kota New York," tulisnya.

(ami/ami)