Viral Pria Cirebon Menikahi Bule Jerman, Jadi Tukang Rongsok Demi Biaya Hidup

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 19 Agu 2020 06:30 WIB
Viola dan Agus Foto Agus yang jadi tukang rongsok di Jerman. Foto: Youtube Vigus Gitano.
Jakarta -

Pria yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat ini menjadi perhatian warganet karena menikah dengan bule Jerman dan kini malah menjadi tukang rongsok di negara asal istrinya tersebut. Seperti apa ceritanya?

Romansa Agus dan Viola berawal ketika keduanya sama-sama bekerja di sebuah kapal pesiar Jerman pada 2014. Saat itu Agus bekerja sebagai office boy. Sedangkan Viola menjadi terapis spa. Sama-sama bekerja, keduanya pun berkenalan ketika sedang bersantai selepas bekerja di dek khusus kru.

Agus dan Viola pun menikah pada Agustus 2016 di Indonesia. Dan pernikahan keduanya dikaruniai anak laki-laki bernama Theo. Cerita kehidupan keluarga kecilnya pun diabadikan lewat Youtube Vigus Gitano, yang merupakan singkatan dari Viola, Agus, gitar dan piano. Berkat kegigihannya membuat video, akun Youtube mereka kini sudah mendapatkan lebih dari 795 ribu subscriber.

[Gambas:Youtube]

Setelah menikah, Agus dan Viola tinggal di Jerman. Sebagai biaya hidup, Agus bekerja di hotel, sedangkan Viola di sebuah klinik rehabilitasi. Dan untuk mencari uang tambahan untuk kehidupan di Jerman, keduanya mencari barang rongsokan yang sudah dibuang ke tempat sampah di beberapa lokasi untuk dikumpulkan dan dijual kembali.

Kisah mencari barang rongsokan ini pun dibagikan Agus dan Viola di channel YouTube mereka dalam video berjudul 'Jauh-jauh ke Jerman cuman jadi tukang rongsok.' Sampai saat ini video berdurasi 14 menitan itu sudah ditonton lebih dari satu juta kali.

"Halo apa kabar? Pada sehat kan? Ini job baru Agus jadi tukang rongsok. Lihat di belakang saya, Agus lagi memilih botol plastik," kata Viola sambil menyorot Agus yang sedang merapikan botol dalam videonya.

Saat Viola bertanya kepada Agus mengapa ia menjadi tukang rongsok? Agus pun menjawab, "Ini duit cuy."

vigus gitanoFoto Agus yang mengumpulkan botol bekas. Foto: Youtube Vigus Gitano.

Viola yang sedang hamil ini menjelaskan jika ia dan Agus ingin membuat video tentang bagaimana cara bertahan hidup di Jerman, kalau tidak punya banyak uang. Dan salah satu cara itu adalah dengan mencari botol plastik bekas.

"Kita mau menukar ini (sampah botol plastik) akan dapatnya berapa kira-kira? Kalian juga pasti penasarankan ini semua dapatnya berapa segini banyaknya," jelas Agus.

Agus dan Viola juga menampilkan dalam video momen mereka mencari-cari botol bekas. "Sekarang kami mau pergi ke tempat anak muda yang habis bikin party dan biasanya ada botol bekas pakai mereka saat party," kata Viola.

vigus gitanoViola yang membuang sampah di apartemen. Foto: Youtube Vigus Gitano.

Sebelum menukarkan sampah botol plastik, Agus, Viola dan Theo pergi ke hutan tempat anak muda usai mengadakan acara senang-senang. Saat berada di dalam hutan, Viola mengambil tas reusable atau tas yang bisa digunakan kembali yang masih bagus di dalam tong sampah.

"Hey, ini sebenarnya masih bagus kenapa mereka buang ini? Ini masih bagus kan ya? Ini bisa dipakai untuk membawa botol. OMG, lihat itu botol di mana-mana," ucap Viola semangat karena menemukan beberapa botol bekas.

"Kami akan punya bayi baru, jadi harus mencari duit hahaa," kata Viola lagi sambil memegang perutnya yang semakin membuncit.

vigus gitanoFoto Viola yang mengais tas bekas pakai. Foto: Youtube Vigus Gitano.

Setelah mendapatkan cukup banyak botol bekas di hutan tempat anak muda bersenang-senang, Agus dan Viola pun kembali ke rumah untuk membawa barang rongsokan tersebut. Mereka kembali ke rumah untuk menggabungkan semua botol bekas yang sudah dikumpulkan dan akan ditukarkan ke tempat penukaran sampah.

Ketika dalam perjalanan menuju tempat penukaran sampah, ada tempat sampah dan Agus langsung mengais sampah botol bekas minuman di tempat tersebut. "Nah ini bisa ditukar, kadang kita ketemu di jalan dan ditaruh di tas," ujarnya.

Sampai di tempat penukaran sampah, Violamemasukan sampah botol plastik dan botol kaca yang sudah mereka kumpulkan ke dalam mesin penukaran. "Mesin ini seperti mesin ATM dan kamu bisa mendapatkan uang. Dan otomatis kita akan mendapatkan uang. Mesin untuk botol gelas dan plastik itu berbeda. Jadi ini caranya, sebenarnya kita bisa meminta uangnya. Tapi karena kita mau belanja bahan makanan. Kita memakai ini (seperti kupon-red) buat membayar di kasir," kata Agus dan Viola.

vigus gitanoFoto Viola yang memasukkan botol bekas ke mesin daur ulang. Foto: Youtube Vigus Gitano.

Dari hasil penukaran botol rongsokan tersebut, keduanya mendapatkan 10 Euro atau sekitar Rp 176 ribu. "Makanya orang yang tinggal di luar, mereka mengumpulkan sampah ini buat makan sehari-hari. Tapi orang yang nggak punya rumah tidak membayar pajak," ujarnya.

Saat Agus bertanya kepada Viola, apakah dia malu jika suaminya menjadi pemulung, wanita Jerman itu memberikan jawaban jujurnya. "Iya, kan harus grab dari tempat sampah kan? Dan ini tidak merasa bagus kan? Oke kami harus pulang ke rumah untuk menyimpan bahan makanan yang sudah dibeli. Bye!" tutup Viola.



Simak Video "Wow! Ini Katrin Gray si Mermaid Profesional"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)