Hamil 7 Bulan, Dokter Tetap Rawat Pasien Corona yang Berpenghasilan Rendah
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 01 Jun 2020 16:12 WIB
Jakarta
-
(ami/ami)
Tenaga medis di Amerika Serikat tengah berjuang merawat pasien virus Corona yang jumlahnya terbanyak di dunia. Para dokter pun berusaha maksimal untuk menyembuhkan pasien meski kondisi mereka sendiri tidak bisa dibilang prima. Seorang dokter bernama Zafia Anklesaria pun memilih untuk tetap bekerja meski sedang hamil tujuh bulan.
Menjadi garda terdepan dalam penanganan virus Corona tentunya merupakan sebuah berisiko. Apalagi untuk wanita yang tengah mengandung. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat dokter Zafia untuk tetap menjalankan tugasnya di Dignity Health California Hospital Medical Center, Los Angeles. Ia mengaku ingin membantu para pasien di daerah itu yang kebanyakan berpenghasilan rendah.
Zafia merupakan kepala dari perawatan intensif di rumah sakit tempatnya bekerja. Melihat banyak pasien COVID-19, wanita 35 tahun itu tidak bisa tinggal diam walau sedang hamil anak pertama. Apalagi korban terus bertambah hingga sebagian perawat harus jaga 24 jam.
"Kami melayani pasien kelas sosio-ekonomi, orang-orang yang cenderung tinggal berdekatan, mereka tidak benar-benar punya keistimewaan untuk menerapkan social distancing dengan baik dan akhirnya cenderung terinfeksi," kata Zafia dilansir Reuteurs.
Untuk merawat para pasien dari kalangan menengah yang lebih rentan terpapar virus Corona, Zafia bekerja 12 jam mulai pukul 07:00. Ia pun berjaga di ruang ICU empat hari dalam seminggu dan dua hari lain dihabiskan untuk konsultansi dengan pasien lain.
Harus mengerjakan tugas yang bisa dibilang berat ketika hamil, Zafia berterima kasih kepada para perawat yang ikut menjaganya. Ia mengaku jika perawat sering mengeceknya untuk memastikan calon ibu itu terproteksi dengan baik, cukup minum, dan makan teratur. "Aku pikir aku tidak bisa melakukan pekerjaan ini selagi hamil tanpa bantuan mereka,"
Menurut Zafia, bayinya sendiri bisa dibilang cukup penurut karena membiarkan ibunya bekerja dengan baik. Ia mengaku sang jabang bayi tidak pernah menendang ketika ia sedang merawat pasien. Meski begitu, wanita asal India ini kadang cemas jika bayinya akan mendengar berbagai stres dan frustasi yang dilontarkannya saat bekerja.
"Jadi aku mencoba dan menenangkan dia ketika aku ada waktu, aku menunduk padanya dan berkata ini semua baik-baik saja, kita bisa melakukannya," kata wanita yang datang dari keluarga dokter tersebut.
Menjalankan pekerjaan berisiko ditengahpandemi Corona tentu membuatsuamiZafia khawatir.Zafia pun berterima kasih padanya karena bisa mengerti. "Untungnya dia mengerti aku yang ingin dan perlu bekerja. Ini adalah pekerjaan yang kami pilih. Jika bukan kami, siapa yang akan melakukannya?"
Menjadi garda terdepan dalam penanganan virus Corona tentunya merupakan sebuah berisiko. Apalagi untuk wanita yang tengah mengandung. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat dokter Zafia untuk tetap menjalankan tugasnya di Dignity Health California Hospital Medical Center, Los Angeles. Ia mengaku ingin membantu para pasien di daerah itu yang kebanyakan berpenghasilan rendah.
Dr Zafia Anklesaria Foto: Reuters |
Untuk merawat para pasien dari kalangan menengah yang lebih rentan terpapar virus Corona, Zafia bekerja 12 jam mulai pukul 07:00. Ia pun berjaga di ruang ICU empat hari dalam seminggu dan dua hari lain dihabiskan untuk konsultansi dengan pasien lain.
Dr Zafia Anklesaria Foto: YouTube/Reuters |
Dr Zafia Anklesaria Foto: Reuters |
Menjalankan pekerjaan berisiko ditengahpandemi Corona tentu membuatsuamiZafia khawatir.Zafia pun berterima kasih padanya karena bisa mengerti. "Untungnya dia mengerti aku yang ingin dan perlu bekerja. Ini adalah pekerjaan yang kami pilih. Jika bukan kami, siapa yang akan melakukannya?"
Hobi dan Mainan
Anti Slip! Main Game Lebih Presisi dengan Finger Sleeve yang Bikin Gerakan Lebih Smooth
Hobi dan Mainan
Sekali Main Susah Berhenti! 2 Game Pokemon Ini Punya Dunia Open World yang Luas Banget
Hobi dan Mainan
Anak Aktif Tanpa Harus Keluar Rumah, Trampolin Ini Bikin Gerak Jadi Lebih Seru
Hobi dan Mainan
Main Sambil Belajar, 2 Mainan Kayu Ini Bantu Asah Kemampuan Kognitif Anak Sejak Dini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
8 Cara Atasi Stres Setelah Liburan, Biar Balik Kerja Tetap Waras
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Most Popular
1
17 Tahun di Running Man, Song Ji Hyo Picu Perdebatan Semakin Jarang Muncul
2
Kontroversi Batik Aime Leon Dore dan 'Dosa' Brand Internasional yang Berulang
3
Charlie Puth Resmi Jadi Ayah, Nama Anak Terinspirasi Lagu The Beatles
4
Gen Z Lebih Percaya Review 'Orang Biasa' daripada Influencer saat Beli Produk
5
Transformasi Drastis Song Hye Kyo dengan Rambut Super Panjang, Bikin Pangling
MOST COMMENTED














































