Kisah Pilot Pesawat Jet Alih Profesi Jadi Tukang Delivery Gara-gara Corona

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 02 Mei 2020 12:10 WIB
In this April 22, 2020, photo, furloughed Thai commercial airline pilot Kritee Youngfuengmont delivers coffee as a side job to supplement his income in Bangkok, Thailand. Restrictions on air travel imposed on airlines in Thailand have brought a lot of turbulence into the lives of flight and cabin crews, but they’ve been trained to cope with emergencies. More than 200 furloughed staff, facing reduced incomes from big pay cuts, have formed a car and motorbike delivery service, earning vital money and winning fame on the doorstep. (AP Photo/Sakchai Lalit) Kritee Youngfuengmont. Foto: AP/Sakchai Lalit
Bangkok -

Pandemi virus corona telah mengakibatkan banyak bisnis tutup dan pembatasan perjalanan diberlakukan. Hal tersebut membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, termasuk pria yang berprofesi sebagai pilot pesawat jet komersial ini.

Karena pembatasan perjalanan udara, perusahaan penerbangan terpengaruh dan ini telah mendorong karyawan untuk mencari alternatif lain demi memenuhi kebutuhan hidup. Kritee Youngfuengmont, yang dulu bekerja sebagai pilot jet komersial ini pun harus beralih profesi demi mencukupi kebutuhan hidup di tengah pandemi COVID-19.

Pilot asal Thailand ini banting stir menjadi tukang delivery yang bertugas mengantar pengiriman makanan, barang, dan bahkan menyediakan layanan e-hailing atau transportasi kendaraan melalui aplikasi online. Kritee pun mengakui bahwa hidupnya kini tak terduga.

"Hidup ini tidak terduga dan apapun bisa terjadi kapan saja. Kamu bisa menikmati saat-saat indah dalam hidup dan dalam sekejap mata, semuanya mungkin hilang begitu saja, " kata Kritee seperti dilansir World of Buzz.

Kritee kemudian menjelaskan bahwa ketika dihadapkan dengan kesulitan, kita bisa menyerah atau bisa berjuang keluar dari kesulitan. Alih-alih memilih menyerah, Kritee pun memutuskan untuk tetap berjuang.

Menurut laporan, saat ini Kritee menghasilkan sekitar 1.500 Baht atau Rp 692 ribu setiap hari dari menjadi kurir. Karena penguncian wilayah demi mencegah penyebaran COVID-19, orang-orang di Bangkok menggunakan layanan pengiriman untuk menghindari keluar dari rumah mereka. Ini memberikan kesempatan bagi Kritee untuk mendapatkan uang.



Simak Video "Tren Berbusana di Saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)
dMentor
×
Ciptakan Mental Baja Dalam Berbisnis
Ciptakan Mental Baja Dalam Berbisnis Selengkapnya