Ini Naomi Seibt, Saingan Greta Thunberg yang Juga Peduli Perubahan Iklim

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 26 Feb 2020 17:05 WIB
Naomi Seibt Foto: Facebook/YouTube Naomi Seibt
Jakarta -

Aksi Greta Thunberg yang mengonfrontasi masalah perubahan iklim dipuji dunia. Tapi tak sedikit pula yang justru menganggapnya berlebihan. Seorang remaja pun ditunjuk untuk memaparkan 'realita' mengenai iklim global yang berbanding terbalik dari opini Greta. Adalah Naomi Seibt, Youtuber asal Jerman yang dijuluki 'anti-Greta'.

Dilansir New York Post, sebuah grup yang terkait dengan administrasi Trump telah menggandeng Naomi untuk berbicara mengenai realisme iklim. Naomi dilaporkan akan tampil dalam Conservative Political Action Conference, sebuah konferensi terbesar Partai Republik. Acara tersebut akan dihadiri oleh petinggi Republik dan Gedung Putih bahkan sang Presiden sendiri.

Siapakah Naomi Seibt? Ia adalah gadis 19 tahun yang sering memaparkan pandangannya mengenai perubahan iklim di YouTube. Tapi apa yang disampaikan Naomi tidak sama dengan pendapat Greta. Naomi justru mengungkap jika dunia tidak akan berakhir hanya karena hal-hal yang dipaparkan peraih nominasi Nobel Prize itu.

"Orang-orang dipaksa dengan agenda yang distopia (menakutkan) dari peringatan iklim yang mengatakan pada kita bahwa kita adalah manusia yang merusak planet dan kita, terutama anak-anak muda, tidak punya masa depan," ungkapnya dalam video di YouTube.

Ini Naomi Seibt, Remaja 'Anti-Greta' yang Promosikan 'Realisme Iklim'Foto: Facebook/YouTube Naomi Seibt

Greta Thunberg memang menggunakan kalimat yang provokatif dalam aksinya memperingatkan para orang dewasa mengenai perubahan iklim. Hal itu lah yang tak disetujui Naomi. "Aku ingin kamu panik. Aku ingin kamu merasakan ketakutan yang aku rasakan setiap hari lau aku ingin kamu beraksi," tutur Greta dalam World Economic Forum di Swiss beberapa waktu lalu.

Sedangkan Naomi berpikir jika hal tersebut menakut-nakuti anak-anak kecil. "Aku merinding ketika aku melihat anak-anak muda, terutama di acara Fridays For Future. Mereka berteriak dan mereka umumnya ketakutan. Mereka tidak ingin dunia berakhir," ujar Naomi kepada Washington Post.

Karena pandangannya yang seperti bersebrangan dengan Greta, Naomi dijuluki 'anti-Greta' oleh media. Namun wanita muda ini tidak menyukai nama panggilan tersebut.

"Kepada media, aku punya beberapa kata terakhir: Beraninya kalian?" ungkapnya meniru ucapan Greta. "Alasan aku tidak menyukai istilah 'anti-Greta' karena itu memberi kesan aku adalah boneka yang diindroktinasi, aku pikir, untuk sisi yang lain," katanya dalam video "Naomi Seibt vs. Greta Thunberg: Whom Should We Trust?".

Ini Naomi Seibt, Remaja 'Anti-Greta' yang Promosikan 'Realisme Iklim'Foto: Facebook/YouTube Naomi Seibt

"Penting untuk kita terus menanyakan narasi apa yang ada di luar daripada mempromosikannya. Belakangan ini, sains perubahan iklim bukan lagi tentang sains," tambah Naomi.

Terdengar kurang memihak keberlangsungan alam, Naomi yang pernah jadi aktivis yang memberi peringatan tentang iklim ini mungkin terlihat jahat. Namun ia mengaku jika 'ia bisa jadi anak baik yang mungkin ingin kalian ingin ajak bicara suatu hari.' Naomi pun sebenarnya mengakui jika perilaku manusia memang bisa merusak alam.

"Aku tidak ingin orang-orang berhenti percaya dengan perubahan iklim yang dibuat manusia. (Tapi) apakah emisi CO2 yang dibuat manusia bisa berimbas kepada iklim? Aku pikir itu konyol untuk dipercayai," ungkapnya.



Simak Video "Orang Kaya! Tasya Farasya Nggak Tahu Uang Seribu"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)