Tak Perlu Kirim CV, Ini Cara Pakai Twitter untuk Bisa Dapat Kerja

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 17 Feb 2020 19:30 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag #Ring! is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the companys worth at an estimated USD 18 billion.  (Photo by Bethany Clarke/Getty Images) Foto: detikINET - Irna Prihandini
Jakarta -

Di zaman sekarang seseorang tak perlu mengirim surat lamaran atau CV untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Bukan hanya LinkedIn, mereka yang eksis di media sosial tak jarang juga menerima tawaran karier dari Instagram bahkan Twitter. Bagaimana tips cari kerja dari Twitter untuk bisa diterima atau ditawarkan job?

Kini daftar pengalaman kerja tak lagi selalu diperlukan. Seorang headhunter atau siapa pun yang butuh orang kreatif bisa langsung melihat konten media sosial calon pekerja sebagai referensinya. Biasanya orang-orang yang ditawarkan kerja dari Twitter adalah mereka yang pandai menulis sekaligus mengajak atau mempengaruhi netizen dengan kalimat-kalimat singkat.

Senior Recruiter Twitter Jessica Mansell pun mengakui jika cara baru merekrut pekerja ini banyak dilakukan belakangan. Karena itu, ia menyarankan agar pengguna Twitter mulai memperhatikan hal-hal yang diunggah atau jejak yang terekam di sana. Lebih lanjut, Jessica mengungkap beberapa hal yang bisa ditambahkan untuk menarik perekrut.

"Pastikan biomu memuat pekerjaan dan cuitan-cuitanmu mengenai industri tersebut. Lalu buat daftar-daftar akun yang kamu suka, karena akun-akun tersebut bisa menjadi cara yang bagus untuk mengatur ekosistemmu dan melacak apa yang orang-orang tertentu bicarakan tanpa harus mem-follow mereka," jelas Jessica mengenai fitur 'Lists' yang memang masih belum banyak digunakan orang.

"Daftar-daftar ini bisa dikategorikan berdasarkan industri, ketertarikan, posisi perusahaan, kompetitor dan kolega, influencer, dll, dan tetap tidak terlihat dari publik," tambahnya.

Namun hal ini bukan berarti jika Anda harus memfokuskan Twitter untuk mengunggah konten-konten terkait karier. Jessica menyarankan agar Twitter bisa digunakan sebagai wadah untuk sekilas bercerita kepada calon bos mengenai ketertarikan-ketertarikan Anda dengan hal-hal selain kerja. Disana, coba tunjukkan kepribadian dan jangan lupa ikutlah percakapan dengan netizen lainnya.

"Membagikan meme, gifs, retweet bisa membantumu terlihat beda dari kandidat lain dan menunjukkan selera humormu," kata Jessica.



Simak Video "Viral #VogueChallenge di Medsos, Apa Itu?"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)