Cerita Risa Santoso Tentang Perjalanan Barunya Sebagai Rektor Termuda
Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 07 Nov 2019 11:35 WIB
Jakarta
-
Menjadi rektor di usia 27 tentu tidak biasa. Tak heran jika banyak mengagumi Risa Santoso yang belakangan jadi perbincangan setelah menjadi rektor muda.
Risa pun mengaku merasa terhormat dengan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikannya untuk memimpin Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang. Kepada Wolipop, wanita lulusan Universitas Barkeley dan Harvard ini membagi tips suksesnya sebagai rektor termuda.
Untuk menjadi rektor tentu dibutuhkan ilmu dan pengalaman terkait bidang. Meski masih muda, Risa tampaknya sudah cukup punya bekal. Selain menimba ilmu di universitas prestis, ia juga pernah menjadi tenaga ahli muda di staf kepresidenan dan direktur pengembangan Institut Asia Malang.
Namun menurut Risa, pendidikan atau ijazah tak lantas melahirkan pemimpin. Ia pun menekankan pentingnya kerja keras, kreatifitas, dan menciptakan inisiatif baru.
"Saya kira pempimpin itu lahir karena kerja keras dan kreativitas yang terus dikembangkan untuk lingkungan. Dan saya meyakini bahwa ilmu yang saya peroleh bukan untuk diri sendiri, saya ingin berbagi pada adik-adik mahasiswa di negeri ini.
"Yang penting adalah kita semua harus selalu melek akan peluang atau kesempatan, dan tidak takut untuk menciptakan inisiatif baru," ujarnya ketika dihubungi Wolipop pada Kamis (7/11/2019).
Risa bercerita jika ia sebenarnya tak pernah bermimpi menjadi seorang rektor. Namun setelah mendapat amanat baru sebagai Rektor Institut Asia, wanita tersebut melihat sebagai sebuah amanat dan tantangan dalam perjalanan karier dan berkontribusi pada bangsa.
"Sama sekali tidak mimpi ingin menjadi Rektor. Ini adalah amanat baru bagi perjalanan karir saya. Artinya saya ditantang untuk memberikan kontribusi lebih pada dunia pendidikan "
"Dan saya melihat kesempatan emas ini sebagai sebagai bukti bahwa anak muda Indonesia dapat memimpin. Maka saya merasa posisi ini perlu saya ambil agar saya bisa berkontribusi pada pertumbuhan bangsa ini," tambah Risa Santoso.
(ami/eny)
Risa pun mengaku merasa terhormat dengan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikannya untuk memimpin Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang. Kepada Wolipop, wanita lulusan Universitas Barkeley dan Harvard ini membagi tips suksesnya sebagai rektor termuda.
Untuk menjadi rektor tentu dibutuhkan ilmu dan pengalaman terkait bidang. Meski masih muda, Risa tampaknya sudah cukup punya bekal. Selain menimba ilmu di universitas prestis, ia juga pernah menjadi tenaga ahli muda di staf kepresidenan dan direktur pengembangan Institut Asia Malang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. Risa Santoso |
Namun menurut Risa, pendidikan atau ijazah tak lantas melahirkan pemimpin. Ia pun menekankan pentingnya kerja keras, kreatifitas, dan menciptakan inisiatif baru.
"Saya kira pempimpin itu lahir karena kerja keras dan kreativitas yang terus dikembangkan untuk lingkungan. Dan saya meyakini bahwa ilmu yang saya peroleh bukan untuk diri sendiri, saya ingin berbagi pada adik-adik mahasiswa di negeri ini.
"Yang penting adalah kita semua harus selalu melek akan peluang atau kesempatan, dan tidak takut untuk menciptakan inisiatif baru," ujarnya ketika dihubungi Wolipop pada Kamis (7/11/2019).
Risa Santoso. Foto: instagram |
Risa bercerita jika ia sebenarnya tak pernah bermimpi menjadi seorang rektor. Namun setelah mendapat amanat baru sebagai Rektor Institut Asia, wanita tersebut melihat sebagai sebuah amanat dan tantangan dalam perjalanan karier dan berkontribusi pada bangsa.
"Sama sekali tidak mimpi ingin menjadi Rektor. Ini adalah amanat baru bagi perjalanan karir saya. Artinya saya ditantang untuk memberikan kontribusi lebih pada dunia pendidikan "
"Dan saya melihat kesempatan emas ini sebagai sebagai bukti bahwa anak muda Indonesia dapat memimpin. Maka saya merasa posisi ini perlu saya ambil agar saya bisa berkontribusi pada pertumbuhan bangsa ini," tambah Risa Santoso.
(ami/eny)
Hobi dan Mainan
Main Sambil Belajar, 2 Mainan Kayu Ini Bantu Asah Kemampuan Kognitif Anak Sejak Dini
Hobi dan Mainan
Hobi yang Bikin Fokus Tanpa Layar, 2 Mainan Brick Ini Cocok Buat Ngisi Waktu Luang
Pakaian Pria
Weekend Mau Santai atau Hiking Sekalian? 2 Sepatu Outdoor Ini Siap Dipakai ke Dua Gaya Aktivitas
Pakaian Pria
Tas Harian yang Nggak Ribet, 2 Backpack Ini Cocok Buat Kerja, Kuliah, sampai Aktivitas Sehari-hari
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
8 Cara Atasi Stres Setelah Liburan, Biar Balik Kerja Tetap Waras
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Most Popular
1
Kontroversi Batik Aime Leon Dore dan 'Dosa' Brand Internasional yang Berulang
2
17 Tahun di Running Man, Song Ji Hyo Picu Perdebatan Semakin Jarang Muncul
3
Charlie Puth Resmi Jadi Ayah, Nama Anak Terinspirasi Lagu The Beatles
4
Gen Z Lebih Percaya Review 'Orang Biasa' daripada Influencer saat Beli Produk
5
Transformasi Drastis Song Hye Kyo dengan Rambut Super Panjang, Bikin Pangling
MOST COMMENTED












































Foto: Dok. Risa Santoso
Risa Santoso. Foto: instagram