Hebat, Gadis 13 Tahun Ini Hasilkan Belasan Juta Per Hari dari Video ASMR

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 16 Feb 2019 10:36 WIB
Foto: Instagram @lifewithmak2005 Foto: Instagram @lifewithmak2005

Jakarta -

Video ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) belakangan jadi tren di YouTube. Meski menggelitik telinga, video tersebut punya banyak penggemar. Seorang gadis 13 tahun ini pun salah satu bintang ASMR yang paling populer. Makenna Kelly bahkan memiliki lebih dari 1,3 juta subscriber di YouTube dan bisa menghasilkan hingga belasan juta per hari.

Makenna adalah salah satu YouTuber cilik yang sukses berkat video ASMR. Video ASMR biasanya menampilkan sang bintang berbicara, mengunyah, hingga menggesek suatu benda ke mikrofon untuk memberikan sensasi geli di telinga pendengar. Mekanna sendiri pernah 'makan' sepatu, mengetuk gigi, hingga membuat tutorial makeup di depan mikrofon ASMR.

"Aku membuat 'Life with MaK' yang berarti 'Hidup dengan makna, penerimaan, dan kebaikan'. Itu adalah pesan yang ingin aku sebarkan dengan semua media sosialku dan mengajarkan orang bahwa ASMR adalah sesuatu yang bisa kamu lakukan dari pada obat-obatan atau alkohol, untuk merelaksasi dan melepaskan stres," kata Mekenna kepada Teen Vogue.

Mekenna Kelly sudah cukup lama membuat video ASMR. Namun ia mulai populer setelah videonya makan sarang lebah jadi viral. Sejak itu, hampir setiap video Mekenna ditonton jutaan kali, termasuk saat ia makan anggur laut atau menjawab pertanyaan penggemar dengan suara berbisik.

SocialBlade pun mengestimasi bahwa akun YouTube Life With MaK bisa menghasilkan sekitar $1,000 atau sekitar Rp 14 jutaan setiap hari. Selain dari iklan, diperkirakan pula jika Mekenna menerima penghasilan dari permintaan penggemar. Misalnya, saat ia diminta PayPal membuat video ASMR mengunyah sarang lebah yang kemudian ditonton 12 juta kali.

Walau videonya banyak ditonton, Mekanna sering mendapat komentar tak menyenangkan dari netizen yang tak suka suara geli tersebut. "Menyangkut kebencian dan orang-orang yang tidak suka denganku, aku tidak membalasnya. Aku seperti mengabaikannya saja. Aku suka apa yang aku lakukan dan aku banyak orang lain yang suka apa yang aku lakukan, jadi aku fokus pada membuat mereka bahagia dan membuat diriku bahagia," ungkapnya.

Walau Mekenna bisa mengabaikan, kejahatan online tetap bisa membahayakan. YouTube pun mengaku telah melakukan proteksi terhadap anak-anak yang rentan jadi sasaran kebencian dan serangan. Untuk melindungi mereka, beberapa kali YouTube bahkan menghapus akun anak yang dirasa bisa membahayakan selagi berbicara dengan para orangtua.

"Kami telah bekerja dengan pakar untuk memastikan bahwa kami melindungi kreator muda yang juga memiliki konten ASMR yang menghubungkan antara kreator dan penonton dalam cara yang positif," kata Claire Lilley sebgai manajer keamanan anak di YouTube dilansir Wired.
(ami/ami)