Cetak Sejarah, 2 Cheerleader Pria Pertama yang Tampil di Super Bowl

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 07 Feb 2019 18:04 WIB
Foto: Instagram Foto: Instagram

Jakarta -

Cheerleader identik dengan wanita. Jarang terlihat pemandu sorak pria, apalagi di acara-acara olahraga besar. Namun pertandingan football Amerika Serikat Super Bowl untuk pertama kalinya menampilkan cheerleader pria beberapa waktu lalu. Adalah Quinton Peron dan Napoleon Jinnies, dua pria yang mencetak sejarah.

Biasanya yang menjadi cheerleader adalah wanita cantik dan seksi. Padahal di abad 18 cheerleading pertama kali dilakukan oleh para pria sebagai bentuk pemberontakan. Sejak 1928, para wanita baru diperbolehkan ikut menari untuk mendukung para atlet yang bertanding. Di zaman modern, Quinton dan Napoleon pun menjadi dua pria pertama yang berpartisipasi secara penuh dalam cheerleading di acara olaharga seperti Super Bowl.

[Gambas:Instagram]


Sebelumnya cheerleader pria memang sering muncul. Namun mereka tidak selalu menari gerakan yang sama dengan cheerleader wanita atau tidak tampil sepenuhnya. Cheerleader pria pun banyak bertugas untuk membantu para wanita melakukan gerakan akrobatik. Karena itu, Quinton dan Napoleon sangat senang dengan kehadiran bersejarah mereka di Super Bowl LIII bersama tim L.A. Rams.

"Aku sedang menonton pertandingan L.A. Lakers dan aku melihat Laker Girls. Dan aku bertanya pada diriku sendiri, 'Mengapa aku tidak ada di sana?' Aku membuat koreografi dengan wanita-wanita yang menari untuk tim profesional, aku pernah menari dengan mereka di tim profesional sebelumnya. Aku berkata, mengapa bukan aku?" kata Quinton yang menyebutkan pengalamannya ini sebagai 'dongeng' di acara Good Morning America.

[Gambas:Instagram]


Walau dimulai oleh pria, cheerleader sudah dianggap sebagai profesi yang feminin bagi kebanyakan orang. Namun Napoleon tidak mempedulikannya. "Aku merasa bahwa ini adalah tahunnya. Momen ini, dunia terasa lebih menerima. Jika kamu punya talenta dan bekerja keras, mengapa tidak? Jika seseorang menertawakanmu. ini bukan Carrie: The Musical, kulitku sangat tebal," ungkapnya pada Fast Company.

Sebelum tampil di Super Bowl, Napoleon dan Quinton juga menjadi cheerleader di liga football NFL. Selain keduanya, pria yang juga mencetak sejarah setelah tampil di liga olahraga Amerika Serikat adalah Jesse Hernandez. Kehadiran ketiga pria tersebut sebagai pemandu sorak diharap bisa mendobrak stereotipe terhadap pria menari.

(ami/ami)