Cerita Influencer yang Buka Jasa Curhat Berbayar: Rp 100 Ribu per 5 Menit
Nada Saffana - wolipop
Jumat, 11 Jan 2019 15:04 WIB
Jakarta
-
Pengguna media sosial bisa jadi sudah tidak asing lagi mendengar nama Jonathan End. Populer sebagai influencer, namanya jadi perbincangan baru-baru ini di media sosial karena membuka jasa telepon untuk mendengarkan ataupun memberikan saran kepada para pengikutnya.
Pemilik akun Instagram @jonathanend itu mengaku iseng ketika memulai layanan telepon berbayar ini. Beberapa pengikut di Instagramnya menganggap suara yang ia miliki menenangkan . Hal itu yang membuat ia 'menjual waktu' untuk bertukar pikiran mengenai banyak hal dengan para pengikutnya.
"Sesi telepon 5 menit ini berawal dari hal iseng yang dimulai dari akhir Desember kemarin jadi baru sekitar 2-3 mingguan. Waktu itu ada beberapa orang yang bilang di Instagram Story kalau suara saya 'nenangin' dan juga 'adem kayak customer service', lantas iseng aja post di IG Stories, wah bisa nih dijadikan sesi telepon lima menit untuk ngobrol sama saya, ternyata banyak yang merespon positif jadi ya saya bikin aja sekalian," jelas Jonathan saat diwawancara Wolipop melalui pesan teks, Kamis (10/1/2019).
Influencer dengan followers Instagram lebih dari 89 ribu yang pernah menjadi Head of Social Media di GO-JEK itu mengaku awal memulai jasa ini mengalami kesulitan untuk mengatur waktu yang tepat agar tidak mengganggu kegiatan dirinya maupun pihak yang sudah membayar jasanya. Ia akhirnya memutuskan untuk menerima jasa telepon hanya dua jam per hari, satu jam pada pukul 8-9 pagi dan satu jam pada pukul 9-10 malam.
"Penelepon bisa mengatur jadwal sesuai dengan waktu yang dia bisa di jam berapa, dan saya pun jadi fokus akan meluangkan waktu di jam tersebut dan tidak mengganggu aktivitas harian saya," ujar Jonathan yang juga populer di Twitter dengan followers lebih dari 53 ribu itu.
Jonathan menetapkan biaya Rp 100 ribu untuk sesi lima menit mengobrol dengannya. Penetapan harga ini dibuat bukan tanpa pertimbangan. Selama ini pria lulusan jurusan arsitektur dari Institut Teknologi Bandung itu dikenal sebagai influencer yang kerap berbagi tips dunia kerja. Pernah bekerja di Singapura sebagai arsitek selama dua tahun, salah satu tips yang diberikannya contohnya bagaimana lika-liku mencari kerja di Negeri Singa.
Pria kelahiran 18 November 1984 itu juga pernah bekerja di multinational digital marketing agency hingga menduduki jabatan social media director. Dan Jonathan sempat bekerja di Go-Jek, salah satu startup dengan gelar bergengsi Unicorn yaitu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Dengan berbagai pengalaman itulah dia menetapkan biaya Rp 100 ribu untuk sesi lima menit berbicara dengannya. Dan sebagian besar orang yang rela bayar untuk mengobrol dengannya pun berkonsultasi seputar pekerjaan dan bisnis, mulai dari interview hingga strategi pemasaran.
"Rata-rata menanyakan seputar pekerjaan dan bisnis sendiri, jadi mungkin usianya 21 tahun ke atas ya meskipun sebenarnya tidak ada patokan pasti untuk target audiencenya yang saya khususkan karena saya sendiri membebaskan siapapun untuk menelepon saya," imbuh Jonathan yang kini bekerja konsultan digital itu.
Selain mengenai dunia kerja, Jonathan juga membuka topik lainnya untuk orang-orang yang ingin mengobrol dengannya melalui telepon. "Saya juga membuka bahasan seputar percintaan, well-beingness dan bagaimana membuat hidup lebih bahagia, serta financial planning for beginner," pungkas pria yang pernah bekerja di Mirum dan Ogilvy itu.
(eny/eny)
Pemilik akun Instagram @jonathanend itu mengaku iseng ketika memulai layanan telepon berbayar ini. Beberapa pengikut di Instagramnya menganggap suara yang ia miliki menenangkan . Hal itu yang membuat ia 'menjual waktu' untuk bertukar pikiran mengenai banyak hal dengan para pengikutnya.
"Sesi telepon 5 menit ini berawal dari hal iseng yang dimulai dari akhir Desember kemarin jadi baru sekitar 2-3 mingguan. Waktu itu ada beberapa orang yang bilang di Instagram Story kalau suara saya 'nenangin' dan juga 'adem kayak customer service', lantas iseng aja post di IG Stories, wah bisa nih dijadikan sesi telepon lima menit untuk ngobrol sama saya, ternyata banyak yang merespon positif jadi ya saya bikin aja sekalian," jelas Jonathan saat diwawancara Wolipop melalui pesan teks, Kamis (10/1/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Influencer dengan followers Instagram lebih dari 89 ribu yang pernah menjadi Head of Social Media di GO-JEK itu mengaku awal memulai jasa ini mengalami kesulitan untuk mengatur waktu yang tepat agar tidak mengganggu kegiatan dirinya maupun pihak yang sudah membayar jasanya. Ia akhirnya memutuskan untuk menerima jasa telepon hanya dua jam per hari, satu jam pada pukul 8-9 pagi dan satu jam pada pukul 9-10 malam.
"Penelepon bisa mengatur jadwal sesuai dengan waktu yang dia bisa di jam berapa, dan saya pun jadi fokus akan meluangkan waktu di jam tersebut dan tidak mengganggu aktivitas harian saya," ujar Jonathan yang juga populer di Twitter dengan followers lebih dari 53 ribu itu.
Jonathan menetapkan biaya Rp 100 ribu untuk sesi lima menit mengobrol dengannya. Penetapan harga ini dibuat bukan tanpa pertimbangan. Selama ini pria lulusan jurusan arsitektur dari Institut Teknologi Bandung itu dikenal sebagai influencer yang kerap berbagi tips dunia kerja. Pernah bekerja di Singapura sebagai arsitek selama dua tahun, salah satu tips yang diberikannya contohnya bagaimana lika-liku mencari kerja di Negeri Singa.
Pria kelahiran 18 November 1984 itu juga pernah bekerja di multinational digital marketing agency hingga menduduki jabatan social media director. Dan Jonathan sempat bekerja di Go-Jek, salah satu startup dengan gelar bergengsi Unicorn yaitu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Dengan berbagai pengalaman itulah dia menetapkan biaya Rp 100 ribu untuk sesi lima menit berbicara dengannya. Dan sebagian besar orang yang rela bayar untuk mengobrol dengannya pun berkonsultasi seputar pekerjaan dan bisnis, mulai dari interview hingga strategi pemasaran.
"Rata-rata menanyakan seputar pekerjaan dan bisnis sendiri, jadi mungkin usianya 21 tahun ke atas ya meskipun sebenarnya tidak ada patokan pasti untuk target audiencenya yang saya khususkan karena saya sendiri membebaskan siapapun untuk menelepon saya," imbuh Jonathan yang kini bekerja konsultan digital itu.
Selain mengenai dunia kerja, Jonathan juga membuka topik lainnya untuk orang-orang yang ingin mengobrol dengannya melalui telepon. "Saya juga membuka bahasan seputar percintaan, well-beingness dan bagaimana membuat hidup lebih bahagia, serta financial planning for beginner," pungkas pria yang pernah bekerja di Mirum dan Ogilvy itu.
(eny/eny)
Elektronik & Gadget
Ini Alasan ASUS Vivobook 14 A1404VA Cocok Buat Kamu yang Super Sibuk
Elektronik & Gadget
Ini Rekomendasi SSD yang Cepat, Aman, dan Berkualitas
Makanan & Minuman
Nggak Perlu Berjam-Jam di Dapur! Ini Rahasia Rendang Lezat untuk Sajian Lebaran
Olahraga
Nyaman Dipakai Lari, Ini Keunggulan Nike Tempo Swoosh Run Dri-fit
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Most Popular
1
Ramalan Zodiak Cinta 18 Maret: Taurus Harmonis, Gemini Makin Romantis
2
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
3
Tipe Orang Saat Mudik Berdasarkan Zodiak, Kamu Santai atau Panikan? (Bag. 1)
4
Ramalan Zodiak 18 Maret: Libra Jangan Menonjol, Scorpio Hargai Perasaannya
5
Gaya Dramatis Luna Maya di Premier Suzanna, Ronce Melati Curi Perhatian
MOST COMMENTED











































