Saat 2 Cucu Pahlawan Nasional Mengajar Bersama di Universitas Indonesia

Pool - wolipop Rabu, 05 Des 2018 07:40 WIB
Foto: Rahmi Anjani/Wolipop Foto: Rahmi Anjani/Wolipop

Jakarta - Maia Estianty baru-baru ini diundang menjadi dosen tamu. Musisi sekaligus pebisnis tersebut pun membagi ilmu dan pengalamannya soal branding. Dalam kelas, Maia mengungkap sejumlah tips dan trik dalam mengembangkan usaha produk kecantikannya. Yang juga menarik Maia mengajar dengan sesama cucu pahlawan nasional.

Maia Estentianty diketahui adalah keturunan dari Hos Cokroaminoto yang dikenal sebagai pendiri Serikat Islam. Mantan personel Ratu itu juga merupakan cucu dari Oetari Tjokroaminoto yang merupakan istri pertama Soekarno. Ketika menjadi dosen tamu, ia berkesempatan untuk mengajar dalam kelas Shahandra Hanityo dalam mata kuliah Kepemimpinan dan Pengembangan Kelompok yang merupakan cucu Ir. H. Djuanda.

Dalam kelas tersebut, Maia banyak menceritakan tentang caranya melakukan branding dan marketing dalam memasarkan brand kecantikan EMK. Dipasarkan melalui media sosial, merek tersebut mendulang kesuksesan sejak awal. Ia mengaku jika modal awal brand yang dibawa dari Amerika Serikat itu adalah $10 ribu atau sekitar Rp 100 jutaan di tahun 2015. Namun dalam enam bulan pertama, ia sudah bisa memesan produk lagi senilai Rp 3 miliaran. Apa rahasianya?

Saat 2 Cucu Pahlawan Nasional Mengajar Bersama di Universitas IndonesiaFoto: Rahmi Anjani/Wolipop
"Saya sebagai brand ambassador sendiri, Instagram menjadi toko sya sendiri. Kenapa berjualan di Instagram? Karena kebanyakan perempuan main medsos. Dan yang jadi contohnya saya sendiri jadi otomatis mereka percaya. Kebetulan saya diuntungkan dari banyak sisi," kata Maia dalam kelas di Gedung Komunikasi, FISIP UI, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Maia pun semakin meyakinkan para pelanggannya dengan testimoni dari sesama teman artis. Dalam kelas tersebut, wanita 42 tahun itu juga mengungkap sejumlah trik dalam membangun imej sesuai pengalamannya sebagai artis. "Kalau ada berita buruk (tentang perusahaan), keluarin berita yang lebih kontroversi tapi (dalam artian) bagus," tutur Maia.

Terkait branding EMK, sebelumnya Maia pernah mengalami kejadian kurang menyenangkan. Diungkapnya, dulu pernah ada merek kompetitor yang mengunggah foto Maia dengan muka berjerawatan. "Tapi terus saya upload lagi foto tersebut dengan pembanding wajah saya yang sekarang, yang pakai produk itu tapi sudah sembuh," ujarnya.


(ami/ami)