Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Niat Cari Kerja, Wanita Ini Malah Dijebak untuk Nikahi Pria Tak Dikenal

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 31 Agu 2018 12:41 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Kini mencari pekerjaan memang tak selalu mudah. Selain sedikitnya lapangan kerja dan ketatnya persaingan, ada saja pihak tak bertanggung jawab yang mencoba mengelabui pelamar. Seorang wanita asal Hong Kong mengaku menjadi korban penipuan ketika melawar untuk sebuah pekerjaan. Tidak rugi materi atau fisik, wanita itu dijebak untuk menikahi pria tak dikenal.

Pengalaman wanita ini pun bisa menjadi pelajaran bagi Anda yang tengah mencari kerja. Sebaiknya hati-hati dengan lowongan yang menjanjikan terlalu muluk. Karena awalnya wanita itu mengaku menemukan sebuah postingan di media sosial mengenai lowongan sebagai makeup artist magang dengan gaji HK$14,000 (Rp 26 jutaan). Dalam lowongan, dikatakan jika ia akan diberikan les tata rias secara gratis.

Baca Juga: Ketika Wanita Batalkan Pernikahan ke Pengadilan, Ini Daftar Sebabnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya wanita 21 tahun tersebut tidak melihat ada sesuatu yang mencurigakan dan memutuskan untuk mencobanya. Ia pun kemudian segera melamar dan diterima. Ketika itu, ia diyakinkan untuk pindah training menjadi perencana pernikahan agar bisa menghasilkan uang dari komisi. Kebetulan wanita ini memang punya ketertarikan di bidang pernikahan sehingga langsung menyetujui.

Ia kemudian diminta ikut sebuah kursus perencanaan pernikahan di Hong Kong untuk dapat diploma dan pergi ke Fuzhou, China untuk tes finalnya. Wanita tersebut sedari awal sudah diberi tahu akan diminta menikah pura-pura dengan seorang pria di sana namun belum melihat ada yang mencurigakan.

Wanita tersebut mulai mencurigai ada sesuatu yang salah ketika ia dan pria yang diminta menikah pura-pura datang ke kantor pemerintahan lokal dan menandatangani sebuah dokumen. Tapi setelahnya ia diberi tahu jika penyelenggara kenal dengan Walikota sehingga sertifikat pernikahan itu bisa dibatalkan.

Baca Juga: Pasangan Ini Dihujat karena Gelar Resepsi Pernikahan Sederhana, Loh Kok?

Ketika itu, ia pun masih belum sadar telah jadi korban penipuan sampai akhirnya menceritakan hal tersebut pada teman di Hong Kong. Setelahnya, wanita tersebut mencoba menghubungi orang-orang yang membuatnya menikah tapi mereka seperti menghilang. Kini, status wanita itu pun masih menikah dan akan memproses perceraian demi mengembalikan status single-nya.

"Wanita 21 tahun yang ditipu tidak tahu apa-apa mengenai persyaratan itu. Kehilangan terbesarnya adalah pencatatan pernikahan dan menyebabkannya kerusakan psikologis," kata Tong Kan-yiu, direkturHongKongFederationofFradeUnions.
(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads