Viral, Presenter Berita Kena Skors Karena Bilang Rekannya Tampan

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 29 Mei 2018 14:07 WIB
Presenter berita diskors karena puji rekan kerjanya. Foto: Dok. Kuwait TV Presenter berita diskors karena puji rekan kerjanya. Foto: Dok. Kuwait TV

Jakarta - Memuji sesama rekan kerja mungkin adalah hal yang biasa. Tapi ternyata hal tersebut bisa menimbulkan masalah di negara lain apalagi jika dilakukan di depan umum. Seorang presenter berita dilaporkan mendapat skors dari Kementerian Informasi karena memuji penampilan rekannya saat acara berlangsung. Video siaran berita itu pun kini viral.

Basima al-Shammar tengah memandu acara berita terkait pemilihan umum minggu lalu. Ketika itu, presenter berhijab tersebut menerima laporan dari koresponden di lapangan yang tengah memakai aksesori kepala tradisional. Saat laporan dimulai, pria itu terlihat membetulkan aksesorinya. Basima pun mengatakan jika rekannya sudah tampan.

"Nawaf, kamu tidak perlu membetulkan ghutra-mu karena kamu sudah tampan," kata presenter Kuwait TV tersebut.

Terdengar tak ada masalah ternyata kalimat tersebut mengganggu bagi sejumlah orang bahkan politisi Kuwait. Politisi Mohammad Al Hayef pun dilaporkan menghubungi Kementerian Informasi dan meminta menindak Basima. Menurutnya, kesalahan berbicara seperti itu tidak bisa ditoleransi.

Basima sendiri sudah memberi pernyataan bahwa ia tidak bermaksud merayu rekannya di depan televisi. "Apa yang terjadi bukanlah candaan atau yang lain," ungkap Basima kepada Al-Arabiya.

"Sudah diketahui bahwa kebiasaan berkomunikasi di Gulf adalah ketika kamu melihat sesorang membetulkan pakaiannya, kamu berkata padanya 'kamu sudah terlihat bagus atau tampan'. Itu yang aku katakan padanya bahwa kamu tidak perlu membetulkan aksesori kepalamu karena kamu sudah terlihat tampan, artinya pakaianmu terlihat bagus, kamu terlihat bagus, dan kami menunggu kamu untuk melaporkan berita," lanjut Basima.

Meski sudah mendengar penjelasan Basima, Kementrian Informasi tetap akan menskors presenter berita tersebut. Dilaporkan jika sebuah investigasi akan dilakukan untuk mengetahui apakah Basima benar merayu rekannya saat acara berlangsung.



(ami/eny)