Mengejutkan, 62% Aktris dan Staf Film Wanita di Korea Alami Pelecehan Seks
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 14 Mar 2018 19:15 WIB
Jakarta
-
Pelecehan seksual di industri perfilman telah menjadi isu panas setahun belakangan. Bukan hanya di Amerika Serikat, ternyata pekerja film di Korea Selatan juga menghadapi masalah serupa. Survei dari Korean Film Council dan The Women in Film Korea pun mengungkap sebuah fakta mengejutkan. Sebanyak 62% aktris dan staf film wanita di Korea mengaku pernah mengalami pelecehan seksual.
Riset tersebut dilakukan pada 749 aktris, penulis, kru, dan staf lain yang bekerja di industri perfilman Korea. Dari survei tersebut terungkap jika 62% atau enam dari 10 pekerja film wanita di Korea mengalami pelecehan seksual. Hasil penelitian itu tentu cukup mengejutkan karena berarti lebih dari setengah pekerja wanita di sana pernah mengalaminya.
Baca Juga: Disebar Lewat Instagram, Kisah Pelecehan Seks di Industri Model Jadi Viral
Pelecehan seksual di lingkungan pekerjaan memang tengah ramai diperbincangkan di Korea. Terinspirasi gerakan #MeToo yang pertama kali muncul di AS, belakangan para pekerja wanita Korea juga mengungkap kejadian tak menyenangkan serupa yang dialami mereka. Sejumlah pekerja wanita juga telah turun ke jalan untuk memprotes masalah itu.
Mengenai riset ini, aktris Moon Sori mendukung para wanita untuk berbicara mengenai masalah tersebut. "Kita semua hanya jadi pengamat. Survei ini menunjukkan betapa merajalelanya kekerasan terhadap wanita (di industri film) dan kita tidak melakukan apa-apa untuk memperbaiki masalah ini. Semua pekerja di industri film harus mengakui jika mereka adalah korban, pelaku, atau pengamat kekerasan seksual," ungkapnya dilansir Korea Boo.
Di industri hiburan Korea sendiri, sejumlah pesohor perfilman telah dituduh melakukan pelecehan, sebut saja sutradara Kim Kiduk, aktor Jo Jaehyeon serta aktor Jo Minki. Permasalahan tersebut semakin mencuri atensi setelah Jo Minki ditemukan bunuh diri setelah tersangkut kasus itu. Kasus pelecehan seksual pun memaksa Jo Jaehyeon mundur dari serial drama Cross yang tengah dibintanginya.
Kasus pelecehan seks memang baru ramai belakangan di Korea setelah muncul gerakan #MeToo di AS. Salah satu hal yang melatarbelakanginya lambatnya pengungkapan kasus ini adalah budaya hierarki di Negeri Gingseng. Budaya tersebut membuat para korban sulit melaporkan ketika pelecehan seksual dilakukan atasan atau seseorang yang lebih berkuasa.
Baca Juga: Foto: 7 Aktris Cantik Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual di Hollywood
"(Industri ini) lebih hierarkis dari Hollywood. Dan ini mengapa para korban lebih kesulitan untuk mengungkap masalah mereka," kata CEO Myung Film Shim Jaemyung.
Penelitian ini sebenarnya juga dilakukan kepada pria. Berdasarkan hasil riset, pekerja film pria ternyata pernah menghadapi masalah yang sama. Namun hanya 17,2% partisipan yang mengaku pernah mengalami pelecehan seksual. Angka tersebut tiga kali lebih sedikit dari para rekan wanita mereka. (ami/ami)
Riset tersebut dilakukan pada 749 aktris, penulis, kru, dan staf lain yang bekerja di industri perfilman Korea. Dari survei tersebut terungkap jika 62% atau enam dari 10 pekerja film wanita di Korea mengalami pelecehan seksual. Hasil penelitian itu tentu cukup mengejutkan karena berarti lebih dari setengah pekerja wanita di sana pernah mengalaminya.
Baca Juga: Disebar Lewat Instagram, Kisah Pelecehan Seks di Industri Model Jadi Viral
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai riset ini, aktris Moon Sori mendukung para wanita untuk berbicara mengenai masalah tersebut. "Kita semua hanya jadi pengamat. Survei ini menunjukkan betapa merajalelanya kekerasan terhadap wanita (di industri film) dan kita tidak melakukan apa-apa untuk memperbaiki masalah ini. Semua pekerja di industri film harus mengakui jika mereka adalah korban, pelaku, atau pengamat kekerasan seksual," ungkapnya dilansir Korea Boo.
Foto: Istimewa |
Kasus pelecehan seks memang baru ramai belakangan di Korea setelah muncul gerakan #MeToo di AS. Salah satu hal yang melatarbelakanginya lambatnya pengungkapan kasus ini adalah budaya hierarki di Negeri Gingseng. Budaya tersebut membuat para korban sulit melaporkan ketika pelecehan seksual dilakukan atasan atau seseorang yang lebih berkuasa.
Baca Juga: Foto: 7 Aktris Cantik Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual di Hollywood
"(Industri ini) lebih hierarkis dari Hollywood. Dan ini mengapa para korban lebih kesulitan untuk mengungkap masalah mereka," kata CEO Myung Film Shim Jaemyung.
Penelitian ini sebenarnya juga dilakukan kepada pria. Berdasarkan hasil riset, pekerja film pria ternyata pernah menghadapi masalah yang sama. Namun hanya 17,2% partisipan yang mengaku pernah mengalami pelecehan seksual. Angka tersebut tiga kali lebih sedikit dari para rekan wanita mereka. (ami/ami)
Hobi dan Mainan
Menariknya Iron Man Mark 39, Action Figure Resmi Marvel yang Mudah Dirakit dan Siap Pajang
Kesehatan
Sering Pegal & Kaku Saat Kerja? Lenovo Massage Gun 8 Kepala Ini Jadi Andalan Kaum Jompo
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 11 Januari: Taurus Rintangan Menghadang, Gemini Terus Maju
2
Hailey Bieber Diduga 'Repost' Video Tentang Justin Bieber Bersikap Toksik
3
Sudah Bisa Pre-Order! 10 Brand Lokal Rilis Koleksi Baju Lebaran 2026
4
Meghan Trainor Tanggapi Sindiran Ashley Tisdale soal Geng Ibu-ibu Toxic
5
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
MOST COMMENTED












































Foto: Istimewa