Kisah Haru Bocah 6 Tahun yang Jadi Kurir Antar 30 Paket Per Hari
Anggi Mayasari - wolipop
Selasa, 23 Jan 2018 07:29 WIB
Qingdao
-
Biasanya anak-anak berusia dini akan menghabiskan waktunya dengan bermain. Tapi, tidak untuk bocah berusia enam tahun asal Cina ini yang menghabiskan waktunya untuk bekerja.
Di usianya yang masih sangat kecil, Xiaochangjiang sudah mencari nafkah untuk dirinya sendiri dengan mengantarkan barang di Qingdao, Provinsi Shandong. Sosoknya pun menjadi viral setelah foto Xiaochangjiang muncul di media sosial China, WeChat, karena salah satu pelanggan kurirnya.
Seorang pria bernama Wang Qingwei mengunggah foto Xiaochangjiang ke akun WeChatnya, dan mendapat perhatian besar dari netizen Cina. Bagaimanapun, Wang jelas terkejut melihat kurir berusia enam tahun itu di depan pintunya mengantarkan paket.
"Dia menyerahkan saya paket besar dengan berbagai kesulitan dan meminta saya untuk menandatangani konfirmasi tanda terima," kata Wang seperti dikutip dari China Daily.
Melihat tangan anak laki-laki itu merah karena cuaca yang dingin, Wang mengundang Xiaochangjiang masuk untuk menghangatkan tubuhnya. Diketahui bahwa Xiaochangjiang rupanya tinggal dengan teman ayahnya, Yan Shifang di sebuah bangunan darurat STO Express di distrik Shibei.
Yan mengungkapkan bahwa ayah anak itu telah meninggal saat ibunya menikah lagi. Ia pun sudah merawat Xiaochangjiang sejak berusia tiga tahun saat ibunya menyerahkannya pada Yan. Ia kemudian membawa bocah malang itu dari Zaozhuang ke Qingdo.
"Saya takut Xiaochangjiang akan hilang jika saya meninggalkannya sendirian di rumah. Oleh karena itu, saya membawa dia keluar mengantarkan paket. Setelah beberapa lama, Xiaochangjiang mengerti bagaimana keseluruhan sistem paket ini berjalan, dan ia mengajukan diri untuk membantu saya dengan layanan kurir," jelas Yan.
"Tentu saja, saya juga khawatir pada awalnya, dan akan selalu mengikutinya dari belakang. Tapi setelah beberapa kali, saya yakin keamanannya. Saya hanya mengizinkan dia mengirim paket ke daerah sekitar saja. Dalam dua bulan atau lebih, Xiaochangjiang sekarang dapat mengirimkan 30 paket per hari," tambahnya.
Banyak netizen China mengemukakan kekhawatiran mereka tentang masalah kesejahteraan dan pendidikan Xiaochangjiang. Tak sedikit dari mereka pun telah menyumbangkan uang untuknya saat mendengar cerita itu. Beruntungnya kini Xiaochangjiang telah dikirim ke rumah kesejahteraan anak Qingdao, yang berjanji untuk merawat dan menyekolahkannya.
(dtg/dtg)
Di usianya yang masih sangat kecil, Xiaochangjiang sudah mencari nafkah untuk dirinya sendiri dengan mengantarkan barang di Qingdao, Provinsi Shandong. Sosoknya pun menjadi viral setelah foto Xiaochangjiang muncul di media sosial China, WeChat, karena salah satu pelanggan kurirnya.
Xiachangjiang saat mengantarkan paket. Foto: Istimewa |
Seorang pria bernama Wang Qingwei mengunggah foto Xiaochangjiang ke akun WeChatnya, dan mendapat perhatian besar dari netizen Cina. Bagaimanapun, Wang jelas terkejut melihat kurir berusia enam tahun itu di depan pintunya mengantarkan paket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat tangan anak laki-laki itu merah karena cuaca yang dingin, Wang mengundang Xiaochangjiang masuk untuk menghangatkan tubuhnya. Diketahui bahwa Xiaochangjiang rupanya tinggal dengan teman ayahnya, Yan Shifang di sebuah bangunan darurat STO Express di distrik Shibei.
Foto: Istimewa |
Yan mengungkapkan bahwa ayah anak itu telah meninggal saat ibunya menikah lagi. Ia pun sudah merawat Xiaochangjiang sejak berusia tiga tahun saat ibunya menyerahkannya pada Yan. Ia kemudian membawa bocah malang itu dari Zaozhuang ke Qingdo.
"Saya takut Xiaochangjiang akan hilang jika saya meninggalkannya sendirian di rumah. Oleh karena itu, saya membawa dia keluar mengantarkan paket. Setelah beberapa lama, Xiaochangjiang mengerti bagaimana keseluruhan sistem paket ini berjalan, dan ia mengajukan diri untuk membantu saya dengan layanan kurir," jelas Yan.
"Tentu saja, saya juga khawatir pada awalnya, dan akan selalu mengikutinya dari belakang. Tapi setelah beberapa kali, saya yakin keamanannya. Saya hanya mengizinkan dia mengirim paket ke daerah sekitar saja. Dalam dua bulan atau lebih, Xiaochangjiang sekarang dapat mengirimkan 30 paket per hari," tambahnya.
Banyak netizen China mengemukakan kekhawatiran mereka tentang masalah kesejahteraan dan pendidikan Xiaochangjiang. Tak sedikit dari mereka pun telah menyumbangkan uang untuknya saat mendengar cerita itu. Beruntungnya kini Xiaochangjiang telah dikirim ke rumah kesejahteraan anak Qingdao, yang berjanji untuk merawat dan menyekolahkannya.
(dtg/dtg)
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Jernih & Tidak Cepat Keruh? Ini Rekomendasinya
Kesehatan
Si Kecil Malas Sikat Gigi? Coba Cara Ini Biar Lebih Semangat
Home & Living
AC Ini Berteknologi Turbo Cool, Bisa Bikin Ruang Dingin Lebih Cepat!
Olahraga
Tecnifibre TFIGHT 285: Raket Tenis Versatile untuk Main Lebih Agresif
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Beda Banget! Transformasi Shindy Samuel Usai Turun BB 104 Kg, Banjir Pujian
2
Sinopsis Veil of Shadows, Drama China Terbaru Netflix dengan Cerita Misterius
3
Ramalan Zodiak 5 April: Aries Kurang Agresif, Taurus Jangan Menyerah
4
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Capricorn Bersabar, Leo Jangan Banyak Komentar
5
Gaya Pacar Cristiano Ronaldo Pakai Tas Langka, Koleksinya Senilai Rumah Mewah
MOST COMMENTED












































Xiachangjiang saat mengantarkan paket. Foto: Istimewa
Foto: Istimewa