Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bintang Video Streaming Cantik Ungkap Kisah Pilu di Balik Gaji Rp 500 Juta

Anggi Mayasari - wolipop
Rabu, 23 Agu 2017 16:48 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: dok. BBC
Jakarta - Menjadi influencer dan superstar di media sosial merupakan salah satu profesi yang semakin diminati. Meskipun terlihat sempurna dan selalu bersenang-senang di media sosial, namun nyatanya ada hal pilu dibalik itu. Seperti dialami oleh influencer cantik asal China ini yang mengungkapkan bahwa hidupnya penuh tekanan.

Di usia yang masih muda yakni 24 tahun, Lele Tao merupakan superstar di industri live streaming China yang menghasilkan Rp 6,1 miliar per tahun. Tapi, meski kelihatannya itu seperti cara yang glamor untuk mencari nafkah, menjadi influencer juga dipenuhi dengan jam-jam melelahkan dan tuntutan standar kecantikan yang harus sempurna.
Bintang Video Streaming Cantik Ungkap Kisah Pilu di Balik Gaji Rp 500 Juta Foto: dok. BBC

Ketika Tao pertama kali memulainya pada usia 18 tahun, ia tak tahu bahwa live streaming bisa menjadi karier yang produktif dan cukup menjanjikan. Namun setelah menghabiskan waktu untuk menyanyi dan live streaming di depan laptop, superstar ini mulai menjadikannya sebagai pundi-pundi keuangannya.

"Saya ingat dengan sangat jelas di bulan pertama saya menghasilkan Rp 35 juta selama 15 hari streaming. Ayahku pun terkejut dan tak percaya bagaimana saya bisa dibayar hanya dengan duduk di sana dan bernyanyi," ujar Tao kepada BBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Tao tak hanya tampil di kamar tidurnya lagi. Ia membeli sebuah studio kecil, bernyanyi, bermain game dan chatting dengan satu juta penggemarnya. Meskipun menghasilkan Rp 500 juta sebulan, Tao mengatakan bahwa dia merasa stres secara emosional dan terus-terusan mendapat tekanan untuk tampil sempurna.
Bintang Video Streaming Cantik Ungkap Kisah Pilu di Balik Gaji Rp 500 Juta Foto: dok. BBC

Gadis cantik ini juga mengakui bahwa ia tak pernah tampil di depan kamera tanpa makeup karena takut kehilangan penggemar. Mengingat banyak anggapan bahwa kesuksesan seorang influencer dinilai dari banyak followers, maka kehilangan penggemar bagi Tao adalah ancaman terbesarnya.

"Saya merasakan tekanan karena semakin banyak wanita cantik bergabung. Ada persaingan di antara influencer atau live streamer dan orang-orang akan membandingkan kamu dengan orang lain. Karena saya tahu orang lain lebih cantik dan lebih baik dari saya, saya harus bekerja lebih keras untuk disukai oleh lebih banyak orang," imbuh Tao. (agm/agm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads