Viral, Karyawan Dihukum Minum Air Toilet Karena Tak Capai Target

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 03 Agu 2017 09:03 WIB
Foto: ist
Jakarta - Tidak mencapai target penjualan memang kurang menyenangkan baik bagi karyawan maupun perusahaan. Namun hal tersebut tak seharusnya membuat bos menerapkan hukuman kejam kepada pegawai. Baru-baru ini sebuah video pun viral di media sosial karena menunjukkan betapa kejam dan menjijikannya hukuman perusahaan pada karyawan training yang tidak mencapai target. Bayangkan, mereka diminta minum air toilet!

Peristiwa tersebut terjadi di China. Dilansir Beijing News, para karyawan yang disuruh minum air toilet tersebut bekerja untuk sebuah studio fotografi di Guang'an, Sichuan. Karena tidak mencapai target yang ditetapkan perusahaan, mereka dipaksa melakukan hal tersebut sebagai hukuman. Tidak bisa dibayangkan betapa menjijikan dan tidak higienisnya hukuman itu.

Dalam video yang viral beredar terlihat ada dua karyawan yang dihukum untuk minum air toilet. Satu pegawai pria terlihat mengambil air dengan gelas dari toilet duduk. Meski sempat ragu untuk beberapa saat, pria berbaju abu-abu kemudian rela meminumnya. Satu lagi adalah pegawai wanita yang juga diminta untuk melakukan hal yang sama. Ia terlihat langsung menenggaknya.

Hukuman dan video ini sendiri merupakan tindakan kriminal. Orang yang mengambil video tersebut pun dikabarkan langsung ditahan oleh pihak berwajib setempat. Dia kemudian ditahan selama empat hari di penjara.

Bagaimana dengan nasib kedua karyawan? Malangnya mereka harus merasakan jijik dan sakit setelah mendapat hukuman itu. Dilaporkan jika si wanita menderita diare dan tidak bisa makan tanpa ingin muntah. Sedangkan kabar pegawai pria tidak diketahui.

Video ini awal diunggah di grup aplikasi pesan. Kemudian video tersebut diunggah di media sosial dan menjadi viral. Menurut si manajer, video tersebut tidak direkam di perusahaan. Hukuman itu pun diterapkan dan diunggah ke media sosial grup mereka untuk memotivasi para karyawan lainnya untuk bekerja lebih keras. Kini polisi tengah menginvestigasi peristiwa ini. (ami/ami)