Jangan Lewatkan Istirahat Siang, Ini Bahayanya untuk Karier dan Mental
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 26 Jul 2017 12:13 WIB
Jakarta
-
Hari ini berencana makan siang di mana? Baik di restoran mewah atau hanya di kantin kantor, sebaiknya manfaatkan waktu istirahat siang Anda dengan maksimal. Jika bisa jangan hanya menggunakannya untuk makan. Agar kesehatan mental dan prestasi karier tetap terjaga, pakai kesempatan itu untuk bersantai sejenak dan mengembalikan fokus. Jangan pula dilakukan sambil bekerja karena justru bisa menggangu performa dan menambah hari kerja.
Sebuah penelitian dilakukan terkait kebiasaan para pekerja saat istirahat siang. Dari satu jam waktu istirahat siang yang umumnya diberikan perusahan, ternyata kebanyakan dari mereka hanya menggunakan 34 menit saja. Riset yang dilakukan situs Workthere pada pekerja Inggris tersebut pun mengungkap jika istirahat siang hanya digunakan untuk makan yang sebenarnya merugikan.
Rata-rata orang menghabiskan waktu 34 menit saat istirahat artinya mereka membuang 26 menit sisanya setiap hari. 26 menit itu pun biasanya dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan. Jika dipikir-pikir itu adalah sebuah kerugian karena menambah waktu kerja Anda. Kalau dihitung per tahun, ada 6.032 menit atau lebih dari 12 hari ekstra kerja yang dilakukan. Kalau dijadikan cuti, Anda bisa keliling negara dengan sisa waktu istirahat itu.
Sebenarnya tidak memakai waktu istirahat dengan maksimal bukan sepenuhnya kesalahan pekerja. Terkadang mereka tertekan untuk meminimalisir istirahat karena tuntutan pekerjaan. Sebagian juga mengeluhkan tidak adanya ruang untuk bersantai untuk memanfaatkan waktu istirahat. Berdasarkan survei, 12% dari 2.000 pekerja mengaku merasa tertuntun untuk istirahat sambil kerja. 32% merasa adanya area tenang akan membantu mereka 'melarikan diri' sejenak saat istirahat.
Kesimpulan dari riset ini adalah pentingnya memanfaatkan secara maksimal istirahat siang. Meski terdengar sepele, istirahat yang sebentar bisa membahayakan kesehatan mental karena membuat Anda semakin stres dengan pekerjaa. Itu tidak baik pula untuk performa karier karena bisa mencegah Anda untuk konsentrasi sehingga produktivitas berkurang.
Founder Workthere pun mengatakan penting untuk perusahaan mendukung budaya istirahat siang yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. "Perusahaan mulai meningkatkan kesadaran akan manfaat dari memastikan staff senang, bahagia, dan yang paling penting sehat. Ini bisa menciptakan lingkungan kerja produktif di mana pekerja mereka nyaman istirahat lebih lama dan berhubungan dengan kolega," ungkap Cal Lee.
Untuk Anda yang selama ini juga mengindahkan sisa 26 menit istirahat siang, mulailah memanfaatkannya dengan bijaksana. Itu bisa dilakukan dengan mendengarkan musik, menonton film atau drama, membaca buku, berolahraga, atau mengobrol dengan teman. (ami/ami)
Sebuah penelitian dilakukan terkait kebiasaan para pekerja saat istirahat siang. Dari satu jam waktu istirahat siang yang umumnya diberikan perusahan, ternyata kebanyakan dari mereka hanya menggunakan 34 menit saja. Riset yang dilakukan situs Workthere pada pekerja Inggris tersebut pun mengungkap jika istirahat siang hanya digunakan untuk makan yang sebenarnya merugikan.
Rata-rata orang menghabiskan waktu 34 menit saat istirahat artinya mereka membuang 26 menit sisanya setiap hari. 26 menit itu pun biasanya dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan. Jika dipikir-pikir itu adalah sebuah kerugian karena menambah waktu kerja Anda. Kalau dihitung per tahun, ada 6.032 menit atau lebih dari 12 hari ekstra kerja yang dilakukan. Kalau dijadikan cuti, Anda bisa keliling negara dengan sisa waktu istirahat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesimpulan dari riset ini adalah pentingnya memanfaatkan secara maksimal istirahat siang. Meski terdengar sepele, istirahat yang sebentar bisa membahayakan kesehatan mental karena membuat Anda semakin stres dengan pekerjaa. Itu tidak baik pula untuk performa karier karena bisa mencegah Anda untuk konsentrasi sehingga produktivitas berkurang.
Founder Workthere pun mengatakan penting untuk perusahaan mendukung budaya istirahat siang yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. "Perusahaan mulai meningkatkan kesadaran akan manfaat dari memastikan staff senang, bahagia, dan yang paling penting sehat. Ini bisa menciptakan lingkungan kerja produktif di mana pekerja mereka nyaman istirahat lebih lama dan berhubungan dengan kolega," ungkap Cal Lee.
Untuk Anda yang selama ini juga mengindahkan sisa 26 menit istirahat siang, mulailah memanfaatkannya dengan bijaksana. Itu bisa dilakukan dengan mendengarkan musik, menonton film atau drama, membaca buku, berolahraga, atau mengobrol dengan teman. (ami/ami)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Mengenal Cigarette Jeans, Model Celana Jeans Ala 80an yang Tren di 2026
2
Drakor Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk Tayang 2026, Aktingnya Tuai Sorotan
3
Ramalan Zodiak 9 Januari: Aries Tetap Waspada, Taurus Banyak Tekanan
4
TikTok Viral Verificator
Viral Momen Dosen Pertanian Mantu, Souvenir Bibit Tanaman Jadi Sorotan
5
Ramalan Zodiak 9 Januari: Capricorn Harus Sabar, Aquarius Lebih Teliti
MOST COMMENTED











































