Viral, Curhat Wanita yang Dilaporkan Pria karena Menstruasi Saat Kerja

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 26 Jul 2017 06:55 WIB
Ilustrasi wanita sedang menstruasi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Setiap bulannya wanita harus berhadapan dengan sakit dan repotnya menstruasi. Meski bisa jadi pertanda baik untuk tubuh, bukan rahasia lagi jika menstruasi kerap menggangu aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya, wanita pun kerap mengandalkan pereda nyeri, misalnya botol air hangat seperti yang dilakukan pekerja bernama akun Snuffalo ini. Tak disangka jika hal tersebut bisa mengganggu seorang rekan pria yang kemudian melaporkan Snuffalo kepada HRD.

Cerita ini pun jadi viral dan mendapat perhatian dari para wanita karier lainnya. Tentu adalah hal yang aneh jika seseorang sampai dilaporkan ke HRD hanya karena menstruasi. Apalagi jika pihak HRD yang juga seorang wanita seperti tidak memihak Snuffalo.
Ilustrasi wanita sedang menstruasi. Ilustrasi wanita sedang menstruasi. Foto: Thinkstock
Baca juga: Duh, Model Ini Dipecat Karena Haid

Diceritakan dalam sebuah unggahan di situs Mumsnet bahwa Snuffalo tengah mengalami nyeri perut karena sedang datang bulan. Ia pun telah mencoba meredakannya dengan obat namun tidak mempan. Kemudian Snuffalo beralih pada botol air hangat yang biasa digunakan untuk pereda nyeri atau penghangat tubuh. Lalu ada seorang rekan pria menanyakan kondisinya dan terlihat tidak suka.

"Supervisor-ku, sebuat saja Guy datang menanyakan kepadaku mengenai sesuatu, lalu dia menyadari botol air hangat itu, dan berkata 'tidak mungkin hari ini kamu kedinginan, kan?' Aku berkata, 'oh, tidak, ini hanya pereda sakit.' Dia lalu terlihat bingung, ketakutan, kemudian pergi," tulis Snuffalo.




Tak disangka, beberapa saat kemudian Snuffalo mendapat pesan dari HRD. Awalnya pesan tersebut terkesan baik karena menyatakan jika si supervisor melihat Snuffalo sedang tak sehat dan seharusnya pulang saja. Namun Snuffalo menjelaskan kondisinya dan mengklaim baik-baik saja.

"(Setelah dijelaskan melalui pesan) dia lalu diam dan sempat benar-benar offline. 10 menit kemudian, atasan HRD memanggilku dan meminta dicarikan ruang meeting, yang mana aku lakukan. Dia lalu mengatakan padaku bahwa aku tidak seharusnya membuka masalah medis kepada orang-orang yang bukan HRD, karena itu membuat mereka tidak nyaman," ungkap Snuffalo.

"Aku benar-benar syok, aku jelaskan yang sebenarnya terjadi, dan dia berkata, 'ya, aku mengerti. Tapi jika kamu sangat sakit sampai butuh botol air hangat, kamu seharusnya pulang. Guy sangat tidak nyaman dan itu tidak profesional.'," tulisnya lagi.

Baca juga: Karya Seni Unik, Pamer Stretch Mark Hingga Noda Darah Menstruasi Pelangi

"Aku berkata, 'ini aneh, oke, ada hal lain?' (Jawaban) dia cukup santai dan profesional, 'tidak, itu saja, jika kamu merasa lebih baik itu bagus tapi jika kamu harus pulang, pulang saja, oke, bye!' curhat Snuffalo.

Curhatan ini pun cukup viral di media massa. Sebagian orang mengungkapkan ketidaksetujuan mereka kepada Guy dan berkata jika tindakan itu adalah diskriminasi seksual. Bagaimana menurut Anda?

(ami/ays)