Cara Menjadi Kartini Masa Kini Menurut Asma Nadia
Anggi Mayasari Violita Utami - wolipop
Senin, 24 Apr 2017 16:10 WIB
Jakarta
-
Peringatan hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April setiap tahunnya dirayakan oleh bangsa Indonesia. Hari Kartini ini memiliki peran tersendiri bagi kaum perempuan yang ada di Tanah Air. R.A Kartini membuka cakrawala bahwa wanita tak hanya sebagai pengurus rumah tangga tetapi juga bebas berekspresi mewujudkan cita-cita setinggi mungkin selayaknya pria.
Jika R.A. Kartini berjuang untuk mendapatkan hak persamaan gender dan emansipasi wanita, di era milineal ini kaum wanita juga harus tetap melanjutkan perjuangannya untuk menjadi Kartini masa kini. Hal itu diungkapkan oleh Asma Nadia, penulis cerpen dan novel Indonesia. Penulis novel Surga Yang Tak Dirindukan ini menuturkan bahwa berkarya dan menginspirasi wanita lainnya merupakan salah satu cara untuk meneruskan perjuangan Kartini.
Penulis yang telah menerbitkan 53 buku ini percaya setiap kaum wanita memiliki keberanian untuk bermimpi. Angan dan keinginan mereka dapat terwujud dengan tidak menyederhanakan mimpi karena kondisi-kondisi atau keterbatasan yang ada.
Baca Juga: 21 Kartini Masa Kini
"Mereka berani bermimpi dan membuang excuse, semua alasan untuk tidak berhasil. Mimpi ada untuk dikejar dan hanya berhenti ketika kita mulai mimpi baru," kata Asma kepada Wolipop baru-baru ini.
Menurut Asma untuk menjadi Kartini masa kini, wanita Indonesia harus gigih dan kejar mimpi sampai tercapai dengan terus berproses dan belajar. "Sebenernya ngotot sih kalau menurut aku ya plus doa. Kekeh jadi misalnya pingin ini ya udah kejer aja , kita nggak tahu di masa depan tercapai atau nggak, tapi siapa tahu kalau kita gigih akan tercapai," jelas Asma.
Meneruskan perjuangan Kartini dibuktikan dengan kesuksesan berkarir. Hal itu yang disampaikan oleh penulis dan traveler 45 tahun yang menyatakan kesuksesan juga diraih dengan mengambil inspirasi dan cerita dari tokoh-tokoh yang ada sebagai bentuk pembelajaran diri untuk maju.
"Kita ngomong Oprah yang bukan dari keluarga ideal. Dia punya masa lalu yang kelam, dia pernah 14 tahun melahirkan anak, kemudian anaknya meninggal. Tapi nggak jadi alasan untuk dia menjadi sampah masyarakat. Itu loh kita harus berani membuang excuse keterbatasan yang ada," pungkasnya.
(eny/eny)
Jika R.A. Kartini berjuang untuk mendapatkan hak persamaan gender dan emansipasi wanita, di era milineal ini kaum wanita juga harus tetap melanjutkan perjuangannya untuk menjadi Kartini masa kini. Hal itu diungkapkan oleh Asma Nadia, penulis cerpen dan novel Indonesia. Penulis novel Surga Yang Tak Dirindukan ini menuturkan bahwa berkarya dan menginspirasi wanita lainnya merupakan salah satu cara untuk meneruskan perjuangan Kartini.
Penulis yang telah menerbitkan 53 buku ini percaya setiap kaum wanita memiliki keberanian untuk bermimpi. Angan dan keinginan mereka dapat terwujud dengan tidak menyederhanakan mimpi karena kondisi-kondisi atau keterbatasan yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka berani bermimpi dan membuang excuse, semua alasan untuk tidak berhasil. Mimpi ada untuk dikejar dan hanya berhenti ketika kita mulai mimpi baru," kata Asma kepada Wolipop baru-baru ini.
Menurut Asma untuk menjadi Kartini masa kini, wanita Indonesia harus gigih dan kejar mimpi sampai tercapai dengan terus berproses dan belajar. "Sebenernya ngotot sih kalau menurut aku ya plus doa. Kekeh jadi misalnya pingin ini ya udah kejer aja , kita nggak tahu di masa depan tercapai atau nggak, tapi siapa tahu kalau kita gigih akan tercapai," jelas Asma.
Meneruskan perjuangan Kartini dibuktikan dengan kesuksesan berkarir. Hal itu yang disampaikan oleh penulis dan traveler 45 tahun yang menyatakan kesuksesan juga diraih dengan mengambil inspirasi dan cerita dari tokoh-tokoh yang ada sebagai bentuk pembelajaran diri untuk maju.
"Kita ngomong Oprah yang bukan dari keluarga ideal. Dia punya masa lalu yang kelam, dia pernah 14 tahun melahirkan anak, kemudian anaknya meninggal. Tapi nggak jadi alasan untuk dia menjadi sampah masyarakat. Itu loh kita harus berani membuang excuse keterbatasan yang ada," pungkasnya.
(eny/eny)
Home & Living
Pentingnya Alat Masak Berkualitas! 3 Spatula Andalan Bikin Sajian Masakan Lebih Praktis
Pakaian Wanita
3 Rekomendasi Cardigan Wanita Versatile! Simpel, Timeless, dan Nyaman Dipakai ke Bepergian
Home & Living
Lagi Cari Standing Mirror? Ini 3 Rekomendasi Berbagai Ukuran Cermin yang Bisa Dipilih
Elektronik & Gadget
iPhone 16 Plus Masih Menarik Dibeli, Layar Besar dan Baterai Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
8 Momen Artis Mudik Lebaran 2026, Bella Shofie Pakai Sheet Mask di Mobil
2
Pakai Gaun Ketat & High Heels 20 Cm, Kim Kardashian Tersandung di Party Oscar
3
Dikenal dari Keluarga Agamis, Bintang Reality Show Ini Didakwa Pelecehan Anak
4
Lee Young Ae Tapak Tilas ke Jeju, Visualnya Tetap Sama Setelah 22 Tahun
5
9 Parfum Tahan Lama Terbaik untuk Lebaran, Wanginya Awet Tanpa Semprot Ulang
MOST COMMENTED











































