5 Pertanyaan yang Membuat HRD Terkesan Saat Wawancara Kerja

Anggi Mayasari Violita Utami - wolipop Senin, 10 Apr 2017 09:50 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - "Apakah Anda memiliki pertanyaan untuk saya?" adalah pertanyaan yang tak terelakkan dalam wawancara pekerjaan. Anda harus selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pewawancara untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dalam pekerjaan itu.

Mengajukan pertanyaan yang tepat bisa mengesankan pewawancara, itu juga dapat membuat Anda terlihat bijaksana dan antusias. Pertanyaan Anda juga merupakan kesempatan untuk mengetahui apakah Anda adalah orang yang tepat dan sesuai untuk perusahaan. Dilansir dari laman Pop Sugar, berikut pertanyaan yang dapat membuat pewawancara terkesan pada Anda saat wawancara pekerjaan.

1. Apakah Anda dapat memberi tahu saya tentang pengalaman Anda di perusahaan?
Ini adalah sebuah pertanyaan bagus karena orang suka berbicara tentang diri mereka sendiri, sehingga dapat membuat tim perekrut berpikir lebih positif pada percakapan Anda. Faktanya, scan otak menunjukkan bahwa berbicara tentang diri sendiri mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan kesenangan yang juga didapatkan dari hal-hal seperti makanan dan seks.

Singkatnya, memberikan pewawancara Anda kesempatan untuk berbicara tentang diri mereka sendiri akan membuat mereka bahagia. Pada saat yang sama, jawaban yang diberikan pewawancara Anda akan menjadi petunjuk bagaimana rasanya bekerja di perusahaan dan bagaimana kemajuan karir Anda nantinya.

Variasi lain tentang pertanyaan ini adalah 'Apa yang paling Anda sukai tentang bekerja di sini?' atau 'Apa yang telah membuat Anda berada di perusahaan ini begitu lama?'

2. Mengapa posisi ini tersedia?
Mungkin posisi yang tersedia baru dibuat atau orang yang telah berada di posisi ini keluar ke perusahaan lain. Ini akan membantu Anda mengetahui harapan dalam pekerjaan itu. Jika karyawan yang memegang posisi ini pindah ke posisi lain di perusahaan yang sama, ini menunjukkan bahwa mobilitas dan pertumbuhan mungkin terjadi dalam perusahaan.

Namun jika orang tersebut resign, bisa jadi bahwa posisi ini tidak menawarkan pertumbuhan atau perkembangan seperti yang Anda cari atau Anda lebih baik mendapatkan tawaran di perusahaan lain. Jika posisi baru saja dibuat, Anda mungkin akan memulai segala sesuatunya dari bawah. Ini berarti Anda hanya memiliki sedikit panduan dan pengetahuan dengan peran ini, karena bisa jadi posisi ini tidak familiar dengan Anda.

3. Bagaimana harapan Anda tentang perekrutan baru ini agar dapat membantu mengatasi hambatan dalam bekerja?
Pertanyaan ini menunjukkan jika Anda serius melakukan hal yang diperlukan untuk sukses ketika Anda diterima sebagai karyawan. Jawaban pewawancara akan membantu Anda untuk mendapatkan ide yang lebih baik dari apa yang diharapkan pada peran ini. Pertanyaan itu juga akan membantu memberikan gambaran situasi tim dan perusahaan, apakah keahlian serta pengalaman Anda sesuai dengan yang mereka cari.

4.Apa yang harus menjadi fokus utama saya pada beberapa bulan pertama?
Dengan pertanyaan ini, Anda tidak hanya meminta pewawancara secara jelas tentang apa yang mereka cari dari kandidat. Anda dapat spesifik dan mencari tahu hal yang mereka harapkan dari karyawan baru dan akan dicapai pada awal pekerjaan. Hal ini menunjukkan antusiasme Anda untuk melakukan pekerjaan yang baik, dan jawabannya akan membantu Anda mengetahui apakah perusahaan ini adalah tempat yang cocok dan tepat untuk Anda.

Jika Anda mendapatkan tawaran dan memutuskan untuk menerimanya, respon pewawancara juga akan membantu Anda untuk mengerjakan rencana pada beberapa bulan pertama yang akan membuat mereka terkesan.

5. Apakah Anda dapat menjelaskan tentang budaya perusahaan?
Ini juga adalah pertanyaan yang bagus karena tidak hanya menunjukkan minat Anda tetapi juga dapat mencari tahu apakah Anda akan senang di lingkungan kerja perusahaan tersebut.
(hst/hst)