Waspada! 5 Tanda Anda Berada dalam Pertemanan Tidak Sehat
Hestianingsih - wolipop
Senin, 06 Mar 2017 10:26 WIB
Jakarta
-
5 Tanda Anda Berada dalam Pertemanan Tidak Sehat
Pertemanan yang sehat bisa membuat seseorang berkembang menjadi individu yang lebih baik lagi. Sebaliknya, pertemanan yang 'beracun' akan menurunkan kualitas Anda sebagai individu. Namun bagaimana mengenali apakah hubungan pertemanan Anda masuk kategori positif dan negatif?
Pakar hubungan dan percintaan India Kang menyebutkan ada lima tanda yang bisa menjadi alarm ketika pertemanan sudah menjadi 'racun' dalam kehidupan pribadi Anda. Yang artinya, demi kebaikan, sebaiknya hubungan tersebut. Seperti apa? Ini uraiannya seperti dikutip dari Daily Mail.
1. Anda yang Selalu Menghubungi Terlebih Dahulu
Siapa yang berinisiatif menghubungi terlebih dahulu merupakan barometer penting dalam sebuah pertemanan. Sebuah hubungan pertemanan menjadi tidak sehat ketika satu pihak jauh lebih tertarik untuk berkomunikasi ketimbang pihak lain. Jika Anda yang selalu menghubungi teman terlebih dahulu, atau hanya Anda yang mengusahakan agar bertemu atau mengobrol, maka baiknya kurangi frekuensi komunikasi sementara waktu untuk melihat apa yang terjadi. Jika setelah berbulan-bulan sang teman tak juga menghubungi Anda tanpa ada alasan, maka akan sulit terjalin hubungan pertemanan yang simbiosis mutualisme.
2. Bagaimana Teman Memengaruhi Suasana Hati
Apa yang Anda rasakan ketika dan setelah bersama-sama dengannya juga menjadi cara yang tepat untuk mengetahui kualitas hubungan pertemanan kalian. Jika yang tertinggal adalah rasa lelah, kesal, marah atau mengganjal, maka sudah saatnya perlahan-lahan melepaskan diri dari pertemanan itu. Tapi jika Anda merasa lebih senang, dan berpikiran terbuka setelah bertemu, maka ia/mereka adalah teman yang 'sehat' untuk Anda.
3. Tidak Berkembang
Ketika pertemanan membuat Anda jalan di tempat, atau mengakibatkan Anda terperangkap di satu zona nyaman maka sudah saatnya mencari pertemanan baru. Sebuah pertemanan yang sehat dan baik seharusnya membuat Anda berkembang dan melihat dunia dengan kacamata baru.
4. Tidak Pernah Mendukung
Kritikan dan kejujuran dari teman memang diperlukan. Tapi jika kritikan itu tidak membangun dan justru membuat Anda makin enggan mengejar mimpi maupun impian, maka bisa dibilang pertemanan yang Anda jalani saat ini tidak sehat. Pertemanan yang 'beracun' juga ditandai dengan dibuatnya Anda merasa bersalah karena ingin mengejar obsesi, sehingga Anda enggan untuk maju. Sebuah pertemanan yang baik adalah ketika orang-orang di dekat Anda mendukung dan menyemangati Anda untuk meraih prestasi.
5. Selalu Membatalkan Janji
Dia selalu beralasan 'sangat sibuk' ketika diminta bertemu, atau secara terus-menerus mengganti jadwal pertemuan. Terlepas dari apakah benar dirinya sibuk atau tidak, seharusnya dalam satu kesempatan, ia memiliki cukup waktu untuk bercengkerama dengan Anda. Selalu menolak bertemu bisa menjadi tanda bahwa sang teman sebenarnya tidak terlalu antusias menghabiskan waktu dengan Anda. Jika itu yang terjadi, sudah waktunya mencari teman yang bisa menghargai kebersamaan dengan Anda. (hst/hst)
Pertemanan yang sehat bisa membuat seseorang berkembang menjadi individu yang lebih baik lagi. Sebaliknya, pertemanan yang 'beracun' akan menurunkan kualitas Anda sebagai individu. Namun bagaimana mengenali apakah hubungan pertemanan Anda masuk kategori positif dan negatif?
Pakar hubungan dan percintaan India Kang menyebutkan ada lima tanda yang bisa menjadi alarm ketika pertemanan sudah menjadi 'racun' dalam kehidupan pribadi Anda. Yang artinya, demi kebaikan, sebaiknya hubungan tersebut. Seperti apa? Ini uraiannya seperti dikutip dari Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa yang berinisiatif menghubungi terlebih dahulu merupakan barometer penting dalam sebuah pertemanan. Sebuah hubungan pertemanan menjadi tidak sehat ketika satu pihak jauh lebih tertarik untuk berkomunikasi ketimbang pihak lain. Jika Anda yang selalu menghubungi teman terlebih dahulu, atau hanya Anda yang mengusahakan agar bertemu atau mengobrol, maka baiknya kurangi frekuensi komunikasi sementara waktu untuk melihat apa yang terjadi. Jika setelah berbulan-bulan sang teman tak juga menghubungi Anda tanpa ada alasan, maka akan sulit terjalin hubungan pertemanan yang simbiosis mutualisme.
2. Bagaimana Teman Memengaruhi Suasana Hati
Apa yang Anda rasakan ketika dan setelah bersama-sama dengannya juga menjadi cara yang tepat untuk mengetahui kualitas hubungan pertemanan kalian. Jika yang tertinggal adalah rasa lelah, kesal, marah atau mengganjal, maka sudah saatnya perlahan-lahan melepaskan diri dari pertemanan itu. Tapi jika Anda merasa lebih senang, dan berpikiran terbuka setelah bertemu, maka ia/mereka adalah teman yang 'sehat' untuk Anda.
3. Tidak Berkembang
Ketika pertemanan membuat Anda jalan di tempat, atau mengakibatkan Anda terperangkap di satu zona nyaman maka sudah saatnya mencari pertemanan baru. Sebuah pertemanan yang sehat dan baik seharusnya membuat Anda berkembang dan melihat dunia dengan kacamata baru.
4. Tidak Pernah Mendukung
Kritikan dan kejujuran dari teman memang diperlukan. Tapi jika kritikan itu tidak membangun dan justru membuat Anda makin enggan mengejar mimpi maupun impian, maka bisa dibilang pertemanan yang Anda jalani saat ini tidak sehat. Pertemanan yang 'beracun' juga ditandai dengan dibuatnya Anda merasa bersalah karena ingin mengejar obsesi, sehingga Anda enggan untuk maju. Sebuah pertemanan yang baik adalah ketika orang-orang di dekat Anda mendukung dan menyemangati Anda untuk meraih prestasi.
5. Selalu Membatalkan Janji
Dia selalu beralasan 'sangat sibuk' ketika diminta bertemu, atau secara terus-menerus mengganti jadwal pertemuan. Terlepas dari apakah benar dirinya sibuk atau tidak, seharusnya dalam satu kesempatan, ia memiliki cukup waktu untuk bercengkerama dengan Anda. Selalu menolak bertemu bisa menjadi tanda bahwa sang teman sebenarnya tidak terlalu antusias menghabiskan waktu dengan Anda. Jika itu yang terjadi, sudah waktunya mencari teman yang bisa menghargai kebersamaan dengan Anda. (hst/hst)
Pakaian Pria
Sholat Jumat Tetap Rapi Tanpa Effort, 2 Kemeja Ini Nyaman Dipakai dan Tetap Sopan
Pakaian Pria
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Upgrade Tampilan dengan Kemeja Batik yang Lebih Fresh
Hobi dan Mainan
Rekomendasi Kertas HVS A4 75gr 1 Rim untuk Printer Harian dan Fotocopy
Hobi dan Mainan
Kalau Foto di HP Terlalu Biasa, Kamera Instax Ini Punya Cara Lebih Seru Menyimpan Kenangan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Kisah Pengusaha Nikahi Pria 30 Tahun Lebih Muda, Disebut Beri Mahar Rp 112 M
2
Kim Kardashian & Lewis Hamilton Makin Mesra, Liburan Bareng Anak-anak di Tokyo
3
7 Drama Korea Terbaru Populer yang Lagi Viral, Wajib Masuk Watchlist!
4
Viral Verificator
Pria Ini Viral Pakai Baju Lebaran yang Sama Selama 10 Tahun, Ini Alasannya
5
Ramalan Zodiak 25 Maret: Cancer Untung Besar, Leo Ada Kaba Baik
MOST COMMENTED











































