4 Profesi Ini Diramal Akan Populer 10 Tahun Mendatang
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 04 Okt 2016 19:03 WIB
Jakarta
-
Seiring perkembangan zaman dan teknologi, profesi yang banyak dicari atau diminati pun kerap berganti. Banyak pula bermunculan pekerjaan-pekerjaan baru untuk memenuhi kebutuhan pasar serta menyediakan solusi permasalahan di masyarakat. Sebagai orang yang selalu ingin meningkatkan karier, Anda pun perlu mengetahui. Tak perlu selalu diikuti, informasi itu pun bisa dijadikan sekadar pengetahuan atau motivasi untuk menyiapkan diri. Berikuat adalah empat profesi yang diramal akan populer 10 tahun mendatang:
1. Smart-Home Handyperson
Bisa diprediksi jika orang-orang di masa depan akan semakin ketergantungan dengan gadget. Bukan hanya untuk bekerja namun juga menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga dan mempermudah keseharian. Teknologi smart-home bakal diminati seiring dengan semakin inovatifnya alat elektronik. Menurut Graeme Codrington selaku futurist, alat-alat untuk mendukung smart-home perlu diintergrasi. Kita pun akan membutuhkan insinyur untuk memastikan teknologi itu berjalan dengan baik.
2. Profesor Freelance
Menurut futurist dan desainer strategis bernama Joe Tankersley, sistem edukasi di masa depan bakal berubah. Para murid tidak akan terlalu bergantung dengan guru atau dosen karena bisa belajar dengan cara e-learning. Untuk itu, banyak dibutuhkan profesor yang bekerja secara lepas. "Ada kebutuhan besar akan profesor freelance yang independen karena pengajar bergerak ke arah on-demand," ungkap Joe.
3. Desainer Virtual Reality
Teknologi virtual reality tentunya akan semakin canggih dalam 10 tahun ke depan, terutama dalam dunia hiburan juga profesional. Graeme mengatakan jika bakal banyak dibutuhkan spesialis yang bisa mendesain dan mengimplementasikan pengalaman virtual reality. Teknologi yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan suatu lingkungan melalui komputer itu juga digunakan dalam aspek travel hingga belanja.
4. Petani Urban
Petani mungkin menjadi pekerjaan yang tidak diminati di masa sekarang. Namun dalam 10 tahun ke depan, petani bisa jadi profesi yang banyak dicari pasar. Apalagi jika petani tersebut bisa menangani situasi di zaman yang semakin urban. "Semakin banyak orang tinggal di area urban dan kesadaran akan dampak negatif dari pertanian industrial meningkat. Akan ada permintaan untuk pilihan yang lebih lokal dan berkelanjutan," kata Joe. (ami/ami)
1. Smart-Home Handyperson
Bisa diprediksi jika orang-orang di masa depan akan semakin ketergantungan dengan gadget. Bukan hanya untuk bekerja namun juga menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga dan mempermudah keseharian. Teknologi smart-home bakal diminati seiring dengan semakin inovatifnya alat elektronik. Menurut Graeme Codrington selaku futurist, alat-alat untuk mendukung smart-home perlu diintergrasi. Kita pun akan membutuhkan insinyur untuk memastikan teknologi itu berjalan dengan baik.
2. Profesor Freelance
Menurut futurist dan desainer strategis bernama Joe Tankersley, sistem edukasi di masa depan bakal berubah. Para murid tidak akan terlalu bergantung dengan guru atau dosen karena bisa belajar dengan cara e-learning. Untuk itu, banyak dibutuhkan profesor yang bekerja secara lepas. "Ada kebutuhan besar akan profesor freelance yang independen karena pengajar bergerak ke arah on-demand," ungkap Joe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknologi virtual reality tentunya akan semakin canggih dalam 10 tahun ke depan, terutama dalam dunia hiburan juga profesional. Graeme mengatakan jika bakal banyak dibutuhkan spesialis yang bisa mendesain dan mengimplementasikan pengalaman virtual reality. Teknologi yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan suatu lingkungan melalui komputer itu juga digunakan dalam aspek travel hingga belanja.
4. Petani Urban
Petani mungkin menjadi pekerjaan yang tidak diminati di masa sekarang. Namun dalam 10 tahun ke depan, petani bisa jadi profesi yang banyak dicari pasar. Apalagi jika petani tersebut bisa menangani situasi di zaman yang semakin urban. "Semakin banyak orang tinggal di area urban dan kesadaran akan dampak negatif dari pertanian industrial meningkat. Akan ada permintaan untuk pilihan yang lebih lokal dan berkelanjutan," kata Joe. (ami/ami)
Kesehatan
Bye Kusam! Suplemen Harian yang Bikin Kulit Tetap Sehat dan Lembap Saat Ramadan
Kesehatan
Anti Lemas Saat Puasa! Ini Rekomendasi Suplemen Tambah Darah yang Bikin Ramadan Lebih Fit
Kesehatan
Stop Andalkan Sikat Gigi! Ini Cara Biar Napas Tetap Fresh Saat Puasa
Kesehatan
Sering Merasa Napas Kurang Segar Saat Ramadan? Tambahkan Rutinitas 10 Detik Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
8 Foto Anak CEO yang Jadi Aktris China, Dijuluki 'Huawei Princess'
2
Foto: Toko Perhiasan Tiffany & Co. Masih Tutup Setelah Disegel Bea Cukai
3
Ini yang Terjadi pada Tubuh Kalau Kamu Makan Pisang Setiap Hari
4
Gaya Bold Elegan Mahalini, Padukan Dress Hitam Dengan Lipstik Merah
5
5 Gaya Seduktif Hailey Bieber Berbalut Lingerie Dress dari Saint Laurent
MOST COMMENTED











































