Tren Hobi Merajut
Bosan Merajut Sendiri? Gabung Saja di Komunitas Merajut
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 30 Sep 2016 15:07 WIB
Jakarta
-
Tidak hanya dikerjakan untuk mengisi waktu luang, merajut pun juga bisa dilakukan bersama-sama. Ada banyak komunitas merajut yang mengajak Anda untuk bergabung dan memproduksi kerajinan tangan yang bermanfaat, salah satunya adalah Komunitas Rajutan Mama yang terbentuk sejak 2003 silam.
Octiani Laraswati selaku pendiri komunitas tersebut mengatakan, dahulu ia bersama teman-temannya sering berkumpul untuk merajut bersama-sama. Kini berkat sosial media sepetri Facebook, anggota komunitas tersebut mulai bertambah banyak. Bahkan ada sekitar 13 ribu member yang tergabung di dalam grup atau milisnya.
Wanita yang akrab disapa Oty ini menuturkan, anggotanya terdiri dari berbagai macam golongan dan usia. Anggota termuda mulai dari mahasiswi berusia 20 tahunan hingga ibu-ibu berusia 45 tahun.
Dalam satu kali perkumpulan, ada sekitar 20 hingga 30 anggota yang datang. Mereka bersama-sama merajut topi, tas, sweater, bros, hingga baju untuk dipakai sendiri atau dijual.
"Karena kami kebanyakan domisilinya di Depok jadi lebih sering ketemuan di Depok. Biasanya suka adain acara seperti workshop atau mengundang nara sumber yang lebih pro," tutur Oty saat dihubungi Wolipop, Jumat, (30/9/2016).
Wanita 40 tahun itu menerangkan, jika Anda ingin bergabung dalam Komunitas Rajutan Mama, tidak ada biaya keanggotaan alias gratis. Anda dipersilakan bergabung di dalam milis keanggotaan dan akan diberikan pengumuman saat ada pertemuan selanjutnya.
Komunitas lainnya yang juga aktif mengadakan gathering adalah Komunitas Pondok Kreatif Bekasi. Sesuai dengan namanya, komunitas ini berlokasi di Bekasi. Diterangkan oleh pendirinya, Ellida Yunus, Pondok Kreatif Bekasi terbentuk pada dua tahun silam. Hingga kini, ada sekitar 56 anggota yang bergabung di dalamnya. Usia anggotanya juga cukup beragam. Mulai dari 19 tahun hingga 60 tahunan.
"Kami ngumpul setiap dua minggu sekali, hari Minggu jam 10 pagi sampai selesai biasanya jam 4 atau 5 sore. Setiap kumpul ada materinya, misalnya mau bikin tas pesta, kalau ada yang bisa ngajarin, bisa disiapin materinya jadi mereka tinggal bawa benangnya," tutur Ellida saat diwawancarai Wolipop, Jumat, (30/9/2016).
Selama berkumpul, sudah banyak produk yang berhasil dibuat. Mulai dari cardigan, tas, dompet, sepatu sandal, dan lain-lain. Sama seperti Komunitas Rajutan Mama, tidak ada biaya keanggotaan jika ingin bergabung di dalam Pondok Kreatif Bekasi. Yang penting, siapkan alat-alat merajut dan datang tepat waktu agar para anggota yang lebih mahir bisa mengajarkan Anda. Bagaimana, tertarik untuk bergabung? (itn/itn)
Octiani Laraswati selaku pendiri komunitas tersebut mengatakan, dahulu ia bersama teman-temannya sering berkumpul untuk merajut bersama-sama. Kini berkat sosial media sepetri Facebook, anggota komunitas tersebut mulai bertambah banyak. Bahkan ada sekitar 13 ribu member yang tergabung di dalam grup atau milisnya.
Wanita yang akrab disapa Oty ini menuturkan, anggotanya terdiri dari berbagai macam golongan dan usia. Anggota termuda mulai dari mahasiswi berusia 20 tahunan hingga ibu-ibu berusia 45 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Dalam satu kali perkumpulan, ada sekitar 20 hingga 30 anggota yang datang. Mereka bersama-sama merajut topi, tas, sweater, bros, hingga baju untuk dipakai sendiri atau dijual.
"Karena kami kebanyakan domisilinya di Depok jadi lebih sering ketemuan di Depok. Biasanya suka adain acara seperti workshop atau mengundang nara sumber yang lebih pro," tutur Oty saat dihubungi Wolipop, Jumat, (30/9/2016).
Wanita 40 tahun itu menerangkan, jika Anda ingin bergabung dalam Komunitas Rajutan Mama, tidak ada biaya keanggotaan alias gratis. Anda dipersilakan bergabung di dalam milis keanggotaan dan akan diberikan pengumuman saat ada pertemuan selanjutnya.
![]() |
Komunitas lainnya yang juga aktif mengadakan gathering adalah Komunitas Pondok Kreatif Bekasi. Sesuai dengan namanya, komunitas ini berlokasi di Bekasi. Diterangkan oleh pendirinya, Ellida Yunus, Pondok Kreatif Bekasi terbentuk pada dua tahun silam. Hingga kini, ada sekitar 56 anggota yang bergabung di dalamnya. Usia anggotanya juga cukup beragam. Mulai dari 19 tahun hingga 60 tahunan.
|
"Kami ngumpul setiap dua minggu sekali, hari Minggu jam 10 pagi sampai selesai biasanya jam 4 atau 5 sore. Setiap kumpul ada materinya, misalnya mau bikin tas pesta, kalau ada yang bisa ngajarin, bisa disiapin materinya jadi mereka tinggal bawa benangnya," tutur Ellida saat diwawancarai Wolipop, Jumat, (30/9/2016).
Selama berkumpul, sudah banyak produk yang berhasil dibuat. Mulai dari cardigan, tas, dompet, sepatu sandal, dan lain-lain. Sama seperti Komunitas Rajutan Mama, tidak ada biaya keanggotaan jika ingin bergabung di dalam Pondok Kreatif Bekasi. Yang penting, siapkan alat-alat merajut dan datang tepat waktu agar para anggota yang lebih mahir bisa mengajarkan Anda. Bagaimana, tertarik untuk bergabung? (itn/itn)
Perawatan dan Kecantikan
Bulu Mata Badai untuk Bukber! 3 Fake Lashes Ini Bikin Tatapan Auto On Point
Kesehatan
Puasa Lancar Tanpa Drama Pencernaan & Mulut Bau? Coba Rahasia Probiotik Ini Saat Ramadan!
Hobi dan Mainan
Momen Bukber Ramadan Makin Seru & Hangat dengan Speaker Portable Andalan yang Wajib Kamu Punya!
Kesehatan
Tubuhmu Butuh Magnesium! Nutrisi yang Jaga Tulang Setiap Hari
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Model Ini Diburu Anggota Kartel Setelah Kematian Gembong Narkoba El Mencho
2
Most Popular: Pesona Elea, Putri Ussy-Andhika Pratama di Pemotretan Lebaran
3
Foto: Momen Kate Middleton Langgar Protokol Kerajaan Demi Peluk Anak-anak
4
Reaksi Putri Beatrice & Eugenie Dilarang ke Royal Ascot karena Kasus Andrew
5
Transformasi Ekstrem Christian Bale Jadi Monster Frankenstein, Makeup 6 Jam
MOST COMMENTED














































