Kisah Inspiratif Wanita yang Berhasil Jadi Model Pasca Diprediksi Lumpuh
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 19 Jan 2016 16:45 WIB
Jakarta
-
Sara Najm pernah mengalami kerusakan otak karena tertabrak mobil di usianya yang ke-17. Peristiwa itu pun sempat membuatnya kehilangan sebagian ingatan dan tidak bisa berjalan. Wanita cantik keturunan India tersebut juga harus belajar untuk makan serta duduk sendiri. Para dokter bahkan meramalkan jika warga Inggris ini akan lumpuh selamanya.
Untungnya, prediksi tersebut berhasil dipatahkan Sara. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, ia sudah bisa berjalan bahkan mendaki gunung. Meski dapat kembali beraktivitas, Sara kehilangan sesuatu pasca kecelakaan itu. Yakni kepercayaan diri yang hancur pasca ditindas oleh orang-orang di kampusnya.
"Setelah kecelakaan kondisiku sangat sulit tetapi lebih ke emosinal dari pada fisik. Aku kesulitan untuk berjalan tetapi masalah sebenarnya adalah mental. Orang-orang di kampus memanggilku 'kejang' dan 'cacat'. Aku harus belajar dari rumah karena itu sangat sulit secara emosional," ungkap Sara pada Dailymail.
Melihat kondisi tersebut, sang ibu, Pam Singh terus mendukung bahkan mendorong Sara untuk mengejar karier modeling agar Sara kembali percaya diri. Setelah mencari agensi via online dan coba melamar, ia pun tidak menyangka jika sebuah agensi modeling London, Inggris yang cukup ternama mau merekrutnya. Sebagai ibu, Pam tentu merasa sangat bahagia.
"Butuh dua tahun untuk membangun percaya diri dan dia adalah inspirasi untuk banyak orang. Dia berhasil membuktikan bahwa semua dokter itu salah dan dia bisa kembali berjalan. Dia sangat tegar. Beberapa kali dokter mengatakan dia tidak akan selamat, tapi dia berhasil melewatinya," kata Pam.
Tak hanya menjadi model pemotretan, Sara juga mengikuti kontes Miss United British. Ia pun mencetak prestasi dengan menempati juara kedua di ajang kecantikan itu. Kompetisi tersebut juga semakin mengembangkan karier modeling Sara karena hadiahnya adalah kontrak dengan agensi modeling Models For Charity selama setahun.
Saat ini, Sara berusaha menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak menyerah pada keadaan. Ia juga menyarankan agar orang tidak menyerah saat mengejar ambisi mereka. "Aku tidak ingin orang merasa kasihan padaku dan jika orang merasakan situasi yang sama, mereka tidak seharusnya depresi." tambah Sara (ami/ami)
Untungnya, prediksi tersebut berhasil dipatahkan Sara. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, ia sudah bisa berjalan bahkan mendaki gunung. Meski dapat kembali beraktivitas, Sara kehilangan sesuatu pasca kecelakaan itu. Yakni kepercayaan diri yang hancur pasca ditindas oleh orang-orang di kampusnya.
![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kondisi tersebut, sang ibu, Pam Singh terus mendukung bahkan mendorong Sara untuk mengejar karier modeling agar Sara kembali percaya diri. Setelah mencari agensi via online dan coba melamar, ia pun tidak menyangka jika sebuah agensi modeling London, Inggris yang cukup ternama mau merekrutnya. Sebagai ibu, Pam tentu merasa sangat bahagia.
"Butuh dua tahun untuk membangun percaya diri dan dia adalah inspirasi untuk banyak orang. Dia berhasil membuktikan bahwa semua dokter itu salah dan dia bisa kembali berjalan. Dia sangat tegar. Beberapa kali dokter mengatakan dia tidak akan selamat, tapi dia berhasil melewatinya," kata Pam.
![]() |
Tak hanya menjadi model pemotretan, Sara juga mengikuti kontes Miss United British. Ia pun mencetak prestasi dengan menempati juara kedua di ajang kecantikan itu. Kompetisi tersebut juga semakin mengembangkan karier modeling Sara karena hadiahnya adalah kontrak dengan agensi modeling Models For Charity selama setahun.
Saat ini, Sara berusaha menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak menyerah pada keadaan. Ia juga menyarankan agar orang tidak menyerah saat mengejar ambisi mereka. "Aku tidak ingin orang merasa kasihan padaku dan jika orang merasakan situasi yang sama, mereka tidak seharusnya depresi." tambah Sara (ami/ami)













































