For Boss Only! Agar Karyawan Tetap Semangat Kerja Setelah Liburan
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 06 Jan 2016 16:38 WIB
Jakarta
-
Lesu dan kurang bersemangat kerja adalah permasalahan klasik yang kerap dialami para karyawan di pekan pertama kerja setelah liburan panjang. Tentunya ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi para atasan yang membawahi mereka.
Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan bagi mereka yang memegang posisi pimpinan untuk membangun kembali semangat bawahan atau karyawan mereka.
1. Gelar Acara Bersama
Dikutip dari Huffington Post, salah satu cara yang cukup ampuh untuk membangun kembali semangat karyawan Anda adalah menggelar semacam acara kecil-kecilan pada pekan pertama kerja. Entah itu acara makan bersama di kantor atau kafe favorit, atau nonton film terbaru di bioskop. Pilih waktu dan lokasi yang memungkinkan seluruh karyawan Anda berpartisipasi. Cara ini sekaligus bisa mempererat kembali hubungan para karyawan setelah lama tidak bertemu karena libur panjang.
2. Rencanakan Aktivitas Fisik di Luar Kantor
Masih tentang acara bersama, Anda juga bisa merencanakan aktivitas fisik di luar kantor seperti olahraga bersama. Bukan untuk mengakrabkan saja, cara ini juga efektif membakar kalori setelah absen berolahraga dan mengonsumsi masakan 'jahat' sepanjang liburan. Selain itu olahraga berkelompok juga bermanfaat meningkatkan kemampuan kerjasama tim.
3. Berikan Target yang Lebih Relevan
Kebanyakan karyawan belum sepenuhnya 'move on' dari liburan mereka. Hal ini membuat mereka belum siap seratus persen mengerjakan kembali tugas-tugas di kantor. Supaya lebih bersemangat, Anda bisa mengingatkan mereka betapa puasnya bisa mencapai target. Caranya dengan memberikan semacam target, namun dapat dijabarkan menjadi tahapan-tahapan kecil yang lebih relevan sehingga terasa mudah untuk direalisasikan.
4. Berikan Waktu Luang
Melalui masa transisi dari liburan ke hari-hari kerja adalah salah satu tantangan yang kerap dialami para karyawan. Terkadang butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan waktu kerja setelah mengalami jam tidur yang berantakan selama liburan. Oleh karena itu, berikanlah kelonggaran waktu kerja bagi karyawan Anda. Misal, kebijakan bekerja dari rumah selama satu hari pada pekan-pekan pertama kerja. Dengan begitu, mereka bisa memiliki waktu untuk mengumpulkan kembali 'nyawa' demi kinerja yang maksimal. (dng/hst)
Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan bagi mereka yang memegang posisi pimpinan untuk membangun kembali semangat bawahan atau karyawan mereka.
1. Gelar Acara Bersama
Dikutip dari Huffington Post, salah satu cara yang cukup ampuh untuk membangun kembali semangat karyawan Anda adalah menggelar semacam acara kecil-kecilan pada pekan pertama kerja. Entah itu acara makan bersama di kantor atau kafe favorit, atau nonton film terbaru di bioskop. Pilih waktu dan lokasi yang memungkinkan seluruh karyawan Anda berpartisipasi. Cara ini sekaligus bisa mempererat kembali hubungan para karyawan setelah lama tidak bertemu karena libur panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih tentang acara bersama, Anda juga bisa merencanakan aktivitas fisik di luar kantor seperti olahraga bersama. Bukan untuk mengakrabkan saja, cara ini juga efektif membakar kalori setelah absen berolahraga dan mengonsumsi masakan 'jahat' sepanjang liburan. Selain itu olahraga berkelompok juga bermanfaat meningkatkan kemampuan kerjasama tim.
3. Berikan Target yang Lebih Relevan
Kebanyakan karyawan belum sepenuhnya 'move on' dari liburan mereka. Hal ini membuat mereka belum siap seratus persen mengerjakan kembali tugas-tugas di kantor. Supaya lebih bersemangat, Anda bisa mengingatkan mereka betapa puasnya bisa mencapai target. Caranya dengan memberikan semacam target, namun dapat dijabarkan menjadi tahapan-tahapan kecil yang lebih relevan sehingga terasa mudah untuk direalisasikan.
4. Berikan Waktu Luang
Melalui masa transisi dari liburan ke hari-hari kerja adalah salah satu tantangan yang kerap dialami para karyawan. Terkadang butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan waktu kerja setelah mengalami jam tidur yang berantakan selama liburan. Oleh karena itu, berikanlah kelonggaran waktu kerja bagi karyawan Anda. Misal, kebijakan bekerja dari rumah selama satu hari pada pekan-pekan pertama kerja. Dengan begitu, mereka bisa memiliki waktu untuk mengumpulkan kembali 'nyawa' demi kinerja yang maksimal. (dng/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
2
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
3
Pesona Natural Steffi Zamora Usai Lewati Flamingo Era, Makin Glowing & Fresh
4
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
5
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
MOST COMMENTED











































