Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Riset: Semakin Banyak Pekerja Dipecat Karena Belanja Online

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 28 Des 2015 18:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Berbagai promo dan diskon menarik banyak ditawarkan para e-commerce menjelang akhir tahun. Hal ini membuat banyak orang tak terkecuali pegawai sulit menahan godaan untuk tak berbelanja online bahkan ketika bekerja. Mereka pun menganggap jika hal itu tidak terlalu mengganggu karier atau menyalahi aturan sehingga boleh saja dilakukan.

Hal tersebut terungkap dalam sebuah riset terbaru yang dilakukan CareerBuilder. Situs pencarian kerja dan pengembangan karier itu membeberkan jika belanja online dilakukan setengah karyawan yang disurveinya. Angka ini bahkan naik sebanyak 3% dari hasil riset tahun lalu.

CareerBuilder pun melakukan penelitian tentang siapa saja yang paling sering menyempatkan waktu untuk belanja di tengah-tengah kerja. Staff Sales menempati urutan pertama dengan 63%. Diikuti dengan bagian keuangan dengan prosentase 62%. Adapun 57% pekerja IT yang juga kerap mencuri waktu untuk bertransaksi online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga untuk menghindari pemantauan situs dari perusahaan, sebanyak 42% pekerja menggunakan gadget pribadi mereka. Angka itu juga meningkat cukup tajam dari hasil riset tahun lalu yang hanya 27%.

Belanja online itu pun umumnya dilakukan di ruang kerja mereka. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 42% responden mengaku melakukan belanja online selama satu jam atau lebih.

Meski begitu, para pegawai tidak menganggapnya salah karena merasa masih bertanggung jawab dengan pekerjaan dengan datang ke kantor. Tidak seperti 40% responden yang sering bolos dengan alasan tidak jelas di bulan Desember. Meski begitu, sepertinya Anda perlu tetap berhati-hati serta lebih menahan diri dalam membeli barang di situs belanja tahun depan. Karena aktivitas tersebut telah menyebabkan sejumlah pekerja dipecat di tahun 2015.

Menurut penelitian ini, cukup banyak atasan yang tak ragu-ragu memecat bawahan yang tertangkap sedang belanja pnline. Hal tersebsut dilakukan satu dari tiga manager atau sebanyak 28%. Pemecatan karena melakukan aktivitas tak terkait kerja itu bahkan meningkat hingga 4% dari tahun sebelumnya. (ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads