Berdayakan Wanita, Indari Mastuti Ajari Ibu Rumah Tangga Jadi Penulis

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 16 Des 2015 13:10 WIB
Foto: Dok. Pribadi Indari Mastuti
Jakarta - Indari Mastuti adalah wanita di balik Indscript Creative. Bisnis yang didirikan pada 2007 tersebut bergerak dalam bidang jasa penulisan yang mengerjakan berbagai macam hal, mulai dari mencarikan penulis hingga menyalurkan naskah untuk para penerbit. Meski sempat dianggap aneh dan dipandang sebelah mata, usaha itu kini telah mendulang sukses. Indari juga berhasil mengembangkan komunitas penulis khusus ibu rumah tangga bertajuk Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) yang sudah diikuti lebih dari 16.000 wanita.

Wanita kelahiran Bandung tersebut memang memiliki misi mengedukasi selain menjadikan perusahaannya copywriting nomor satu di Indonesia. Ia juga ingin membuktikan bahwa penulis adalah profesi yang bisa menghasilkan. Terlebih untuk para ibu rumah tangga yang dianggap potensial menjadi penulis karena bisa dikerjakan di rumah. Melalui komunitas IIDN, Indari pun berusaha mewujudkan misinya itu.

"Saya concern dengan ibu rumah tangga yang buta dengan dunia penulisan. Untuk itu, kami memberi pelatihan sampai bisa menulis bahkan biografi. Saya juga share gimana bisnis di rumah hingga manajemen waktunya," kata Indari ketika diwawancara Wolipop via telepon beberapa waktu lalu.

Selain membentuk komunitas untuk berbagi ilmu, ibu dua anak tersebut juga membangun sebuah media onine sebagai corong pelatihan penulisan mereka bernama Emak Pintar. Di sana, para reporter yang membuat kontennya tentu merupakan para ibu rumah tangga. Menurut Indari, hal tersebut menjadi ketertarikan sendiri bagi mereka.

"Di situ kami nggak melihat background mereka. Apakah dia pemalu, pernah bisnis sebelumnya atau nggak, buta dengan penulisan atau nggak. Kami mengedukasi pelan-pelan dengan belajar menulis dari pengalaman sehari-hari," tambah wanita yang mengaku membesarkan branding Indscript dengan mengikuti dan menang Wirausaha Muda Mandiri 2011 itu.

Membimbing para ibu rumah tangga untuk bisa menulis tentu memiliki tantangannya sendiri. Misalnya saja ketika berhadapan dengan tenggat waktu penyelesaian tulisan. Para mama yang sering disibukkan dengan urusan keluarga kerap menemui sejumlah hambatan, misalnya ketika anak sakit.

Namun tidak sedikit pula yang bersikap konsisten sehingga dapat lompat menjadi mentor untuk sesama teman dalam komunitas. Setelah sudah mengerti penulisan dengan baik, Indari pun sering membantu karier mereka agar terus berkembang. Misalnya dengan mengenalkan para ibu rumah tangga pada penulisan pengasuhan anak, menawarkan karya kepada penerbit, dan lain-lain hingga mereka bisa mandiri.

Menjadi seorang ibu yang memiliki bisnis sukses namun tetap aktif mengurus keluarga menjadi impian banyak wanita. Wanita 35 tahun ulusan Fakultas Pendidikan PPKN Universitas Pasundan itu pun memberikan kiatnya. Yakni dengan berbagi peran dengan suami dan menjalankan bisnis berbasis online.

"Misalnya suami bagian beresin ruangan bawah, saya bagian atas. Kalau meeting di luar kota, suami jagain bisnis di rumah. Kita juga benar-benar fokus pada online jadi klien dari Singapura misalnya meeting lewat Facebook atau Skype. Saya juga menerapkan pola komunikasi voice training untuk memudahkan pertemuan," tutur Indari.

Ingin bisa sukses seperti Indari, Anda bisa mendaftar menjadi peserta Wirausaha Muda Mandiri. Klik di sini untuk mendapatkan kesempatan menjadi pemenang dan meraih hadiah puluhan juta rupiah. (ami/ami)