Liputan Khusus Mendadak PHK
Agar Tak Larut Dalam Kesedihan Pasca Kena PHK
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 27 Nov 2015 18:35 WIB
Jakarta
-
Rasa sedih, kecewa, dan marah tak ayal kerap menghampiri para karyawan yang terkena PHK secara tiba-tiba dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah buruknya kondisi ekonomi perusahaan sehingga mengakibatkan terjadinya efisiensi atau pengurangan jumlah karyawan, atau sang pegawai melakukan hal-hal yang bertentangan dengan perusahaan.
Perasaaan tersebut wajar dan manusiawi dirasakan oleh setiap karyawan yang di-PHK oleh perusahaan. Namun ada baiknya tidak terlalu lama berlarut-larut dalam kesedihan dan terpuruk begitu saja.
Dikatakan oleh Ainy Fauziyah selaku motivator dan pakar kepemimpinan, satu hal yang perlu diingat adalah PHK bukanlah akhir dari segalanya. "Jika terkena PHK, sudah saatnya move on dan perbaiki diri. Banyak orang yang sulit move on karena mereka tidak bisa memperbaiki dirinya," tuturnya saat dihubungi Wolipop, Kamis, (26/11/2015).
Selain itu, buang jauh-jauh sifat yang akan menghambat Anda dalam urusan karier dan kehidupan sosial. Misalnya, selalu merasa paling benar dan tidak bersalah, selalu merasa hebat dan dicari orang-orang. Sifat tidak terpuji seperti itu harus segera 'dibuang' agar bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.
"Fokus pada tujuan utama kita dan terus memperbaiki diri membuat kita lebih bahagian dan tidak terus merasa bersedih saat dipecat perusahaan. Karena di PHK bukanlah akhir dari segalanya," lanjut pemilik Ainy Leadership Center itu.
Ibu dua anak ini menambahkan, meski terkena PHK, tanamkan di dalam diri untuk bekerja sepenuh hati. Menurutnya banyak orang yang ingin sukses dalam dunia karier namun lupa syarat utama yang harus dilakukan adalah dengan bekerja sepenuh hati.
Jika hal tersebut tidak dilakukan, performa kerjanya tidak terlalu bagus. Sedangkan pegawai yang bekerja sepenuh hati, ketika akan ada pengurangan jumlah karyawan oleh perusahaan, para atasan akan berpikir untuk mempertahankannya karena cara kerjanya yang bagus.
"Percayalah di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Ketika Anda di-PHK, tidak perlu sedih terlalu lama. Segera melamar pekerjaan dan bekerja dengan sepenuh hati. Yang paling penting, jangan terlalu perhitungan dengan pekerjaan karena hasil yang didapat nanti tidak sesuai dengan harapan," tutup lulusan S-2 Master of Urban Management di Canberra University, Australia itu.
(int/eny)
Perasaaan tersebut wajar dan manusiawi dirasakan oleh setiap karyawan yang di-PHK oleh perusahaan. Namun ada baiknya tidak terlalu lama berlarut-larut dalam kesedihan dan terpuruk begitu saja.
Dikatakan oleh Ainy Fauziyah selaku motivator dan pakar kepemimpinan, satu hal yang perlu diingat adalah PHK bukanlah akhir dari segalanya. "Jika terkena PHK, sudah saatnya move on dan perbaiki diri. Banyak orang yang sulit move on karena mereka tidak bisa memperbaiki dirinya," tuturnya saat dihubungi Wolipop, Kamis, (26/11/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fokus pada tujuan utama kita dan terus memperbaiki diri membuat kita lebih bahagian dan tidak terus merasa bersedih saat dipecat perusahaan. Karena di PHK bukanlah akhir dari segalanya," lanjut pemilik Ainy Leadership Center itu.
Ibu dua anak ini menambahkan, meski terkena PHK, tanamkan di dalam diri untuk bekerja sepenuh hati. Menurutnya banyak orang yang ingin sukses dalam dunia karier namun lupa syarat utama yang harus dilakukan adalah dengan bekerja sepenuh hati.
Jika hal tersebut tidak dilakukan, performa kerjanya tidak terlalu bagus. Sedangkan pegawai yang bekerja sepenuh hati, ketika akan ada pengurangan jumlah karyawan oleh perusahaan, para atasan akan berpikir untuk mempertahankannya karena cara kerjanya yang bagus.
"Percayalah di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Ketika Anda di-PHK, tidak perlu sedih terlalu lama. Segera melamar pekerjaan dan bekerja dengan sepenuh hati. Yang paling penting, jangan terlalu perhitungan dengan pekerjaan karena hasil yang didapat nanti tidak sesuai dengan harapan," tutup lulusan S-2 Master of Urban Management di Canberra University, Australia itu.
(int/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Fresh dalam 15 Menit, Rahasia Glow Alami dengan SKINFOOD Food Mask!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Elektronik & Gadget
Lari, Gowes, atau Workout? Tetap Dengar Sekitar dengan JOVITECH Wireless BC61 Bone Conduction Runfree Earphone!
Perawatan dan Kecantikan
Review Cushion Lokal Favorit untuk Makeup Lebaran yang Flawless dan Tahan Seharian!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Adu Gaya Personel BLACKPINK di Paris Fashion Week 2026, Lisa Pamer Pusar
2
Foto: Koleksi Raya 2026 Wilsen Willim, Hadirkan Sentuhan Kontemporer Elegan
3
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
4
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
5
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
MOST COMMENTED











































