Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Pakai Baju Warna-warni Bisa Picu Kenaikan Gaji dan Promosi, Benarkah?

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 05 Nov 2015 16:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Bagi Anda yang cenderung cuek dalam berbusana, ada baiknya untuk mulai memperhatikan pakaian kerja. Menurut pendapat ahli bahkan penelitan, busana bisa mempengaruhi perkembangan karier seseorang. Psikolog Daniel Levitin beberapa waktu lalu mengatakan jika pakai seragam atau baju yang sama setiap hari baik untuk karier karena mengurangi stres di pagi hari. Sementara sebuah riset baru-baru ini mengungkapkan bila menggunakan busana warna-warni memicu kenaikan gaji dan promosi.

Studi yang dilakukan oleh perusahaan Case Station itu mengungkapkan memakai busana berwarna cerah membuat Anda terlihat imaginatif. Untuk itu, Anda lebih menonjol untuk diberi kenaikan gaji dan promosi. Satu dari lima pekerja berusia 18-34 tahun pun mengatakan demikian. Sedangkan 20% responden berusia 25-34 mengaku jika berpakaian warna-warni membuat penghasilan lebih terjamin.
 
Apa penyebabnya? Ada dua hal yang bisa menjadi alasannya. Yang pertama, memakai banyak warna membuat kita merasa lebih baik sehingga tugas kantor bisa dilaksanakan dengan lebih maksimal. Yang kedua, hal tersebut menampakkan jika pamakai baju berpalet cerah adalah orang yang percaya diri dan kreatif. Psikolog Sir Cary Cooper pun mengatakan hal serupa.

"Aku pikir itu mengatakan bahwa aku kreatif, aku tidak mau hanya memakai jas. Itu pasti akan membuat orang-orang menyadari kehadiran Anda," ungkap psikolog yang juga profesor di Organisational Psychology and Health at Manchester Business School pada Telegraph.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski dianggap bisa mengembangkan karier, cara ini tidak mudah diterapkan bagi pria. Tidak semua pria bisa mengenakan baju cerah kecuali mereka bekerja di sektor kreatif, seperti media atau PR. Namun bukan berarti teknik ini tak dapat diterapkan sama sekali. Menurt Cary, pria yang umumnya mengenakan baju kerja formal dapat menampilkan warna pada dasi bahkan kawat gigi.

"Lihat saja yang dipakai Jon Snow di TV. Dia memakai dasi dan kaus kaki warna-warni dan dia memberikan statement. Dia seperti berkata bahwa aku bukan pembaca berita biasa, tetapi ada yang sesuatu yang lebih padaku," kata Cary.

Pakaian kantor yang cerah tidak hanya berpengaruh pada mood pemakainya namun juga rekan-rekan di sekitar. Menurut penelitian, hal tersebut dapat memunculkan aura positif pada pemakai sehingga sebanyak 23% responden mengaku jika orang yang memakai busana terang terlihat lebih senang di tempat kerja. Lalu 21% lainnya mengatakan jika mereka mengagumi gaya pakaian seperti itu.

Lalu warna seperti apa yang dapat mempengaruhi karier? Menurut riset, 27% responden mengatakan busana dengan multiwarna adalah yang paling membuat seseorang terlihat kreatif atau imaginatif. Dikuti dengan warna merah sebanyak 15%. Sementara warna ungu dipilih 10%.

"Kami percaya tren personalisasi pakaian dan lingkungan pekerjaan akan semakin banyak diterapkan, dan pekerja akan semakin mencari cara baru untuk terlihat menonjol dari rekan-rekan mereka dalam hal gaya individua," tutur Cary.

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads