5 Cara Tinggalkan Kesan Baik Sebelum Resign
Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 01 Agu 2015 14:10 WIB
Jakarta
-
Anda sudah dapat pekerjaan baru atau ingin berhenti kerja untuk jadi ibu rumah tangga? Setelah mantap memutuskan, kini waktunya untuk resign dari perusahaan. Sebelum resmi mengundurkan diri, pastikan bila Anda meninggalkan kesan yang baik pada bos serta rekan. Hindari mencari masalah yang membuat rekan-rekan ingin mempercepat hari pengunduran diri Anda. Berikut lima cara lainnya:
1. Memberi Tahu Bos
Hal pertama yang perlu dilakukan ketika Anda sudah mantap meninggalkan perusahaan adalah memberi tahu atasan langsung. Jangan sampai bos mendengar berita kurang menyenangkan tersebut dari orang lain. Untuk itu, hindari bercerita kepada terlalu banyak teman sehingga berita tidak tersebar. Bila Anda belum yakin dengan pengunduran diri, ada baiknya untuk tidak bercerita kepada siapa-siapa.
2. 2 Minggu Sebelumnya
Pemberitahuan resign yang mendadak akan membuat kesal para rekan dan atasan. Bila Anda dimusuhi tentu suasana kerja menjadi tidak nyaman. Untuk itu, ajukan surat pengundurkan diri minimal dua minggu sebelum ingin pergi. Namun pastikan kembali batas pengiriman surat resign sesuai dengan aturan masing-masing perusahaan.
3. Terima Kasih Kepada Rekan-Rekan
Sebelum meninggalkan rekan-rekan, jangan lupa untuk berterima kasih kepada mereka. Bagaimana pun mereka telah membantu dalam perjalanan karier Anda. Rasa terimakasih tersebut bisa disampaikan melalui ucapan atau mungkin traktir makan siang. Dikutip dari situs Time, selagi menunjukkan apreasi kepada mereka, gunakan kesempatan tersebut untuk bertukar kontak. Siapa tahu kalian saling membutuhkan di masa depan.
4. Rapikan Dokumen dengan Baik
Untuk meninggalkan kesan baik kepada rekan, bos, dan calon pengganti Anda, rapikan lah dokumen-dokumen kerja. Jika bisa, beritahu salah seorang rekan di mana letak kertas atau file penting. Jangan meninggalkan kantor dengan meja berantakan atau menyisakan banyak sampah. Beritahu kepada teman-teman untuk tidak ragu menghubungi Anda bila memerlukan suatu bantuan.
5. Jangan Jadi Malas
Ketika tahu Anda sudah tidak akan bertahan lama di perusahaan, pasti ada rasa malas dalam bekerja. Namun hindari bersikap seperti itu. Hal tersebut akan membuat rekan, atasan, atau klien jadi tidak menghormati Anda dan mencap Anda sebagai pekerja yang buruk. Jika bisa saat-saat terakhir dihabiskan dengan bekerja keras sehingga meninggalkan kesan dan keuntungan yang baik kepada perusahaan.
(ami/kik)
1. Memberi Tahu Bos
Hal pertama yang perlu dilakukan ketika Anda sudah mantap meninggalkan perusahaan adalah memberi tahu atasan langsung. Jangan sampai bos mendengar berita kurang menyenangkan tersebut dari orang lain. Untuk itu, hindari bercerita kepada terlalu banyak teman sehingga berita tidak tersebar. Bila Anda belum yakin dengan pengunduran diri, ada baiknya untuk tidak bercerita kepada siapa-siapa.
2. 2 Minggu Sebelumnya
Pemberitahuan resign yang mendadak akan membuat kesal para rekan dan atasan. Bila Anda dimusuhi tentu suasana kerja menjadi tidak nyaman. Untuk itu, ajukan surat pengundurkan diri minimal dua minggu sebelum ingin pergi. Namun pastikan kembali batas pengiriman surat resign sesuai dengan aturan masing-masing perusahaan.
3. Terima Kasih Kepada Rekan-Rekan
Sebelum meninggalkan rekan-rekan, jangan lupa untuk berterima kasih kepada mereka. Bagaimana pun mereka telah membantu dalam perjalanan karier Anda. Rasa terimakasih tersebut bisa disampaikan melalui ucapan atau mungkin traktir makan siang. Dikutip dari situs Time, selagi menunjukkan apreasi kepada mereka, gunakan kesempatan tersebut untuk bertukar kontak. Siapa tahu kalian saling membutuhkan di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk meninggalkan kesan baik kepada rekan, bos, dan calon pengganti Anda, rapikan lah dokumen-dokumen kerja. Jika bisa, beritahu salah seorang rekan di mana letak kertas atau file penting. Jangan meninggalkan kantor dengan meja berantakan atau menyisakan banyak sampah. Beritahu kepada teman-teman untuk tidak ragu menghubungi Anda bila memerlukan suatu bantuan.
5. Jangan Jadi Malas
Ketika tahu Anda sudah tidak akan bertahan lama di perusahaan, pasti ada rasa malas dalam bekerja. Namun hindari bersikap seperti itu. Hal tersebut akan membuat rekan, atasan, atau klien jadi tidak menghormati Anda dan mencap Anda sebagai pekerja yang buruk. Jika bisa saat-saat terakhir dihabiskan dengan bekerja keras sehingga meninggalkan kesan dan keuntungan yang baik kepada perusahaan.
(ami/kik)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
2
Potret Cilia Flores, Istri Presiden Venezuela Maduro yang Ikut Ditangkap AS
3
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
4
Tipe Balas Chat Berdasarkan Zodiak: Aries Gercep, Ada yang Hilang Berhari-hari
5
Ramalan Zodiak 5 Januari: Capricorn Lebih Mandiri, Pisces Jangan Egois
MOST COMMENTED











































