Pengeluaran yang Sebaiknya Dibayar dan Tidak Dibayar dengan Kartu Kredit
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 29 Jun 2015 18:31 WIB
Jakarta
-
Kartu kredit memang bisa memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Walau penggunaan secara berlebihan bisa membuat hutang Anda menumpuk, pemakaian kartu kredit tak perlu ditakuti jika bisa memanfaatkannya dengan benar. Misalnya ketika ada pembelian yang harus dilakukan secara mendadak atau belanja online. Pastikan saja bila tagihannya setiap bulan tidak melebihi penghasilan dan dibayar tepat waktu.
Meski begitu, pemakaian kartu kredit sebaiknya tidak diterapakan pada sejumlah pengeluaran yang terlalu besar. Karena hutang dan bunga dari biaya tersebut akan membebani kondisi keuangan Anda di kemudian hari. Inilah tiga pengeluaran yang seharusnya dibayar dan tidak dibayar dengan kartu kredit:
1. Biaya Rumah Sakit
Dikutip dari situs Time, meski kartu kredit sebaiknya digunakan untuk kebutuhan yang mendadak, jangan memakainya untuk membayar biaya kesehatan. Apalagi untuk tagihan rumah sakit yang mahal. Pasalnya Anda harus membayar bunga dan hutang dari biaya tersebut di bulan-bulan berikutnya sehingga akan membebani pengeluaran masa depan. Jika bisa, gunakanlah uang tabungan atau asuransi kesehatan. Itulah pentingnya mempersiapkan dana kesehatan.
2. Pernikahan
Membayar biaya pernikahan juga tidak seharusnya dilakukan dengan kartu kredit. Kecuali bila Anda yakin akan mendapatkan uang angpau yang sangat besar dari para tamu undangan. Bila Anda berencana untuk membayar biaya tersebut secara kredit karena tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat pesta yang megah, sebaiknya jangan lakukan. Pernikahan tidak seharusnya didasarkan pada hutang. Kondisi keuangan rumah tangga Anda bisa tersiksa nantinya.
3. Belanja Online
Tidak seperti biaya rumah sakit dan pernikahan, Anda justru disarankan untuk menggunakan kartu kredit ketika berbelanja online. Mengapa? Tidak seperti debit, kartu kredit bisa memberikan Anda perlindungan dari tindakan hack atau peretasan. Terlebih beberapa bank dan situs belanja online sering memberikan penawaran menarik dengan penggunaan kartu kredit. Namun tetap hindari penggunaan berlebihan, misalnya dengan membeli barang-barang mahal yang tidak setara dengan penghasilan atau kebutuhan.
(ami/kik)
Meski begitu, pemakaian kartu kredit sebaiknya tidak diterapakan pada sejumlah pengeluaran yang terlalu besar. Karena hutang dan bunga dari biaya tersebut akan membebani kondisi keuangan Anda di kemudian hari. Inilah tiga pengeluaran yang seharusnya dibayar dan tidak dibayar dengan kartu kredit:
1. Biaya Rumah Sakit
Dikutip dari situs Time, meski kartu kredit sebaiknya digunakan untuk kebutuhan yang mendadak, jangan memakainya untuk membayar biaya kesehatan. Apalagi untuk tagihan rumah sakit yang mahal. Pasalnya Anda harus membayar bunga dan hutang dari biaya tersebut di bulan-bulan berikutnya sehingga akan membebani pengeluaran masa depan. Jika bisa, gunakanlah uang tabungan atau asuransi kesehatan. Itulah pentingnya mempersiapkan dana kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membayar biaya pernikahan juga tidak seharusnya dilakukan dengan kartu kredit. Kecuali bila Anda yakin akan mendapatkan uang angpau yang sangat besar dari para tamu undangan. Bila Anda berencana untuk membayar biaya tersebut secara kredit karena tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat pesta yang megah, sebaiknya jangan lakukan. Pernikahan tidak seharusnya didasarkan pada hutang. Kondisi keuangan rumah tangga Anda bisa tersiksa nantinya.
3. Belanja Online
Tidak seperti biaya rumah sakit dan pernikahan, Anda justru disarankan untuk menggunakan kartu kredit ketika berbelanja online. Mengapa? Tidak seperti debit, kartu kredit bisa memberikan Anda perlindungan dari tindakan hack atau peretasan. Terlebih beberapa bank dan situs belanja online sering memberikan penawaran menarik dengan penggunaan kartu kredit. Namun tetap hindari penggunaan berlebihan, misalnya dengan membeli barang-barang mahal yang tidak setara dengan penghasilan atau kebutuhan.
(ami/kik)











































