Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Peluang Bisnis Ramadan

Pilah-pilih Waktu yang Tepat untuk Persiapkan Diri Bisnis Saat Ramadan

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 19 Jun 2015 10:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta -

Merintis suatu usaha baru yang dikerjakan sendiri memang banyak diperlukan pengetahuan. Terlebih lagi jika usaha tersebut baru dirilis saat Ramadan, di mana orang-orang seolah berlomba-lomba untuk berjualan aneka ragam produk demi mencari penghasilan tambahan.

Demi menghindari kerugian, banyak orang-orang yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya bahkan jauh sebelum berjualan dimulai. Lantas, kapankah waktu yang tepat untuk mempersiapkannya?

Perencana keuangan independen Farah Dini Novita dari Zeus Consulting, mengatakan, waktu yang tepat untuk mempersiapkan dagangan tergantung dari jenis produk yang dijual. Misalnya, jika Anda berbisnis kuliner seperti kolak atau es buah, bahan makanan hendaknya masih dalam keadaan segar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya jualan kolak buah, pastikan bahan-bahannya masih dalam keadaan segar. Pilih pisang atau ubi yang masih bagus kualitasnya," tuturnya pada Wolipop, Selasa, (16/6/2015).

Tetapi jika Anda ingin berjualan kue-kue kering yang dibuat sendiri, sebaiknya lakukan persiapan khusus untuk membuatnya jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Memang usaha, waktu, dan tenaga yang dikeluarkan akan lebih banyak, tetapi keuntungan yang didapat pun juga lebih maksimal dibandingkan menjual kue kering yang didapat dari pemasok.

Baca Juga: 50 Inspirasi Baju Lebaran 2015 https://wolipop.detik.com/thespotlight/bajulebaran/

"Kalau memang tidak mau repot sebaiknya ambil dari pemasok saja, kecuali Anda memiliki tenaga kerja memadai yang bisa dilatih untuk membuat kue-kue kering. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah, saat mengambil barang dari pemasok, perlu dihitung harga pokok penjualan sehingga Anda tidak rugi ke depannya," lanjut lulusan University of Nottingham Malaysia itu.

Wanita yang akrab disapa Dini itu menambahkan, selain kuliner, bisnis pakaian juga menjadi salah satu jenis usaha yang banyak dilakukan orang saat Ramadan. Dini melihat itu adalah peluang yang cukup menggiurkan mengingat banyak orang-orang yang tidak ingin repot untuk membeli baju Lebaran di pusat-pusat perbelanjaan.

Cara menyiasatinya adalah berjualan pakaian secara online atau dari mulut ke mulut. Penulis buku keuangan 'Fin: Chick Up' ini menyarankan untuk menyediakan baju-baju tersebut minimal seminggu sebelum puasa hingga dua minggu sebelum Lebaran.

"Sebelum puasa, Anda sudah bisa mulai mencari pemasok pakaian dengan harga yang tidak terlalu mahal, kemudian promosikan di media sosial dan perlihatkan foto baju itu agar orang-orang bisa lihat dan langsung membelinya," tutupnya.

(int/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads