Sosok Kartini Modern
Tips Jadi Kartini Modern dari Presiden Direktur Mustika Ratu
Di Era Raden Ajeng Kartini, wanita tidak bisa bebas mengenyam pendidikan tinggi ataupun meraih kesuksesan seperti yang dia inginkan. Namun di zaman modern ini, berkat perjuangan Kartini juga, wanita bebas berekspresi, mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya dan berkarier di bidang yang diminati.
Kesempatan luas yang didapat para wanita hingga kini, menurut Putri Kuswisnu Wardani patut disyukuri dan dirayakan setiap tahunnya. Presiden direktur PT Mustika Ratu, Tbk. ini mengatakan, betapa kaum wanita kini sudah melangkah begitu jauh dari ketertinggalannya.
"Kenapa kita mengenal adanya Ibu kartini dan sebagainya? Dulu kita mau menuntut ilmu saja susahnya setengah mati. Sekarang eranya kita diberi kesempatan yang sama (dengan pria). Apalagi Indonesia sudah pernah punya presiden wanita. Amerika saja belum pernah. Kadang kita menganggap itu sepele tapi sebenarnya sesuatu yang perlu disyukuri, dirayakan posisi wanita Indonesia yang kita capai saat ini," tutur Putri saat ditemui di Gedung Smesco, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 50 Momen Menghebokan dari Pekan Mode Dunia
Lalu bagaimana melakukan selebrasi di era Kartini Modern ini? Menurut wanita yang juga menjadi ketua Yayasan Putri Indonesia ini, caranya adalah memaksimalkan potensi Anda miliki sebagai kaum wanita. Tidak harus menjadi seorang CEO di perusahaan ternama, menduduki jabatan tinggi di pemerintahan atau memiliki gaji tinggi, namun mengetahui dan menggali kemampuan sendiri meskipun masih di level terkecil sekalipun.
"Saya melihat mereka yang tidak melakukan apa-apa memakai dalih, 'saya nggak bisa takut keluarga berantakan', 'nanti rumah siapa yang urus?' Menurut saya (pemikiran) itu harus dikikis. Itu sebenarnya ketakutan wanita sendiri dalam berekspresi karena sekarang bekerja di rumah pun bisa," tukas Putri.
Ia pun mencontohkan, wanita bisa mulai membuka online shop, jika dia ibu rumah tangga yang sehari-harinya beraktivitas di rumah. Sambil mengelola online shop, wanita bisa juga mengurus anak dan rumah. Bisa juga dengan menjadi desainer yang menciptakan rancangannya di rumah menggunakan laptop.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan oleh kaum wanita terlebih lagi di era serba gadget seperti sekarang ini. Pekerjaan bisa dilakukan dengan saling berkirim email dengan klien, melakukan tele-conference lewat Skype atau cukup berkomunikasi dengan pesan teks dan chat online.
"Saya mengingatkan wanita betapa berharganya dirinya dan harus memanfaatkan semaksimalnya kondisi yang sudah dimiliki saat ini untuk melakukan yang terbaik bagi dirinya, keluarga, lingkungan dan bangsa," tutup pemegang gelar MBA di National University, California, Amerika Serikat ini.
(hst/fer)
Fashion
Tas Serbaguna untuk Ngantor & Travel, Thule Subterra 2 26L Jawabannya!
Home & Living
Mudik Lebaran? Ini Rekomendasi Koper yang Praktis dan Muat Banyak
Pakaian Pria
Rekomendasi Batik Rp 100 Ribuan, Cocok buat Kondangan hingga Meeting Kantor
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
Ramalan Zodiak 8 Maret: Cancer Keuangan Menurun, Leo Banyak Peluang
Ramalan Zodiak Cinta 8 Maret: Capricorn Sabar, Pisces Jangan Dengar Gosip
TikTok Viral Verificator
Tidak Gengsi! Viral Pasangan Gen Z yang Pilih Nikah Sederhana di KUA Malang











































