Alamat Email Seperti Ini Bisa Buat Anda Sulit Diterima Kerja
Bagi para pelamar, kesempurnaan CV dan surat lamaran adalah segalanya. Mereka yang sedang mencari kerja akan memastikan jika di dalam dua dokumen tersebut tidak ditemukan cacat, seperti salah ketik atau istilah yang kurang tepat Untuk memikat hati perekrut, pelamar juga tak lupa mencantumkan segala fitur menarik tentang diri mereka. Namun masih ada hal yang lain yang bisa membuat pelamar dinilai kurang baik sehingga tidak tidak diterima kerja. Yakni jika alamat email tidak formal.
Hal tersebut didasarkan pada sebuah penelitian terbaru yang menunjukkan jika nama alamat email ternyata mempengaruhi penilai para perekrut kerja. Hasil riset menunjukkan jika nama email yang berkesan imut atau melucu serta menggunakan garis bawah bisa menghambat seseorang dipanggil untuk wawancara. Bagi mereka alamat yang terdengar kurang profesional sama saja dengan salah ketik dalam menulis CV atau surat lamaran.
Survei tersebut dilakukan oleh Departemen Sosial dan Organisasi Psikologi di VU University, Amsterdam, Belanda. Para peneliti membuat enam resume palsu dengan variasi alamat email, beberapa diantaranya adalah sannejong@hotmail.com serta luv_u_sanne@hotmail.com. CV tersebut ditulis dengan berbagai tingkatan pendidikan dan usia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil menunjukkan jika para perekrut menilai lamaran dengan alamat email formal lebih baik dari yang tidak. Meski begitu jika email yang tidak formal terlihat memiliki ketelitian dan kerendahan hati lebih tinggi kesempatannya menjadi sama. Hal tersebut memang wajar mengingat dua karakteristik tersebut dianggap sebagai tanda bahwa seseorang memiliki jiwa kooperatif. Sikap itu juga menunjukkan jika orang itu tidak narsis.
Narsis sendiri merupakan kepribadian yang dihindari para perekrut sehingga mereka tidak memilih orang yang alamat emailnya tidak formal. Selain narsis, menurut para peneliti pelamar dengan alamat email 'unik' dianggap tidak jujur dan tidak rendah hati sehingga kurang layak diterima bekerja.
"Kesimpulannya hasil menunjukkan bahwa ketika menulis resume, penting untuk menggunakan alamat email yang formal. Penilaian sekilas bisa berdampak kuat pada kesan pertama. Bahkan karakteristik sepele, seperti alamat email bisa memberi dampak positif dan negatif untuk perekrut," ungkap salah satu peneliti pada Dailymail.
(ami/als)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut Berkilau Saat Mudik Lebaran dengan MO.RA Keratin Intensive Hair Repair Mask!
Elektronik & Gadget
Ide Hadiah Lebaran untuk yang Aktif, Xiaomi Smart Band 10, Stylish, dan Siap Temani Olahraga!
Olahraga
Golfer Wajib Coba! 2 Sepatu Golf yang Nyaman Dipakai dan Bikin Swing Lebih Mantap
Olahraga
Main Padel Pertama Kali? Coba 2 Raket Ini yang Ramah untuk Pemula
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Potret Prewedding El Rumi & Syifa Hadju, Memukau Dengan Gaya Tradisional
Most Pop: Gadis Tercantik di Dunia Dilamar, Siapa Calon Suaminya?
Buku Baru Klaim Camilla Sebut Meghan Markle 'Cuci Otak' Pangeran Harry
Gaun Rusak hingga Jatuh di Tangga, 5 Momen Oscars yang Nyaris Jadi Malapetaka











































